Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Status SPT Pembetulan

Posted by Faisal Abet pada 23 September 2010


Sebenarnya tulisan ini mungkin akan menjadi singkat dan lebih tepat dimasukan di kolom “INFO” namun siapa tau mendapat tanggapan sehingga permasalah dapat lebih fokus dan memudahkan pembaca menelusuri permasalahan yang ada.

Permasalah ini sebenarnya sederhana namun banyak beberapa Wajib Pajak yang komplain dan sudah mulai terjadi pada akhir tahun lalu sejak berlakunya fomulir SPT Masa PPh Pasal 21 yang baru sesuai Per-32/PJ/2009 namun karena pertanyaan itu masih timbul dari Wajib Pajak yang lain ada baiknya saya tuliskan disini.  Permasalhan tersebut adalah Wajib Pajak ketika melakukan pembetulan SPT Masa PPh Pasal 21 tidak terima karena status nilai lebih bayar di tanda terima tidak sesauai perhitungannya.

Sekedar contoh, berdasarkan keterangan Wajib Pajak status SPT Normalnya adalah  PPh Pasal 21 terutang adalah Rp. 10.000.000,-  sehingga nilai Kurang Bayar senilai yang sama yakni  Rp. 10.000.000,- setelah dilakukan penelitian ternyata ada salah perhitungan sehingga PPh terutang menjadi lebih kecil yakni Rp. 8.000.000,- maka menurut Wajib Pajak status SPT PPh Pasal 21 setelah pembetulan seharusnya adalah lebih bayar senilai Rp. 2.000.000,- namun ternyata tanda terimanya menyatakan status menjadi Kurang Bayar senilai Rp. 8.000.000,- untuk itu Wajib Pajak tidak terima.

Hal ini menjadi masalah wajar bagi Wajib Pajak karena cara pemikiran ini karena pada formulir SPT lain selain SPT Masa PPh Pasal 21 (1721) dan SPT Masa PPN (1107 atau 1108) tidak dikenal perhitungan nilai dari SPT yang dbetulkan sehingga nilai SSP yang telah dibayarkan pada SPT yang dibetulkan muncul kembali sehingga status SPT Pembetulan di Tanda Terima SPT menjadi sesuai yakni nilai PPh terutang yang baru dikurangi SSP yang telah dibayarkan (jika PPh terutang menjadi lebih kecil) atau sesuai nilai PPh terutang baru (jika PPh terutang menjadi lebih kecil).

Nah  yang membedakan SPT Masa PPh Pasal 21 dan SPT Masa PPN dengan SPT Lainnya adalah :

  1. SPT Masa PPN nilai status SPT Pembetulan adalah selisih nilai Kurang Bayar/Lebih Bayar pada SPT Pembetulan dengan nilai Kurang Bayar/(Lebih Bayar) pada SPT yang dibetulkan.   
  2. SPT Masa PPh Pasal 21 status SPT Pembetulan adalah nilai Kurang Bayar/(Lebih Bayar) pada SPT Pembetulan, sedangkan selisih Kurang Bayar  apabila Nilai Kurang Bayar menjadi lebih besar atau nilai Lebih Bayar menjadi lebih kecil pada SPT Pembetulan maka nilai tersebut harus disetorkan kembali sedangkan apabila Nilai Kurang Bayar menjadi lebih kecil atau nilai Lebih Bayar menjadi lebih besar maka nilai tersebut dapat diperhitungkan ke SPT Masa PPh Pasal 21 masa berikutnya atau masa berjalan.  Untuk itu di SPT Masa PPh Pasal 21 ini  tidak dikenal dengan pembayaran menggunakan Pemindahbukuan.
  3. Untuk SPT lain selain kedua point diatas (mengulang penjelasan sebelumnya) nilai pada SPT Pembetulan adalah nilai PPh terutang yang baru dikurangi nilai SSP yang telah dibayar (apabila nilai PPh terutang menjadi lebih kecil pada SPT Pembetulan) atau sesuai nilai PPh terutang yang baru apabila nilai PPh terutang pada SPT Pembetulan menjadi lebih besar.  Untuk jenis SPT ini tidak dikenal perhitungan lebih bayar dari masa sebelumnya, karena itu lebih bayar dari SPT Pembetulan ini agar dapat diperhitungkan ke masa berikutnya atau masa berjalan diajukan melalui pemindahbukuan.
Mudah-mudahan dengan pemaparan ini persepsi kita tentang status SPT Pembetulan menjadi lebih jelas dan tidak ada pertanyaan lagi.
About these ads

19 Tanggapan to “Status SPT Pembetulan”

  1. none berkata

    Terima kasih atas penjelasannya Pak Faisal

    =======Faisal=======

    Sama-sama ibu none…

    Terima Kasih. :)

  2. frangky berkata

    Siang Pak Faisal,

    kebetulan sekali bpk ada membahas masalah ini. Ada yang mau sy tanyakan mengenai Status nilai (KB/LB/Nihil) di Bukti Penerimaan Surat (BPS) atas SPT Pembetulan.

    Sepengetahuan sy apabila sy terima BPS SPT Pembetulan, angka yang tercetak di BPS adalah angka KB/LB/NIHIL sesuai dgn SPT Pembetulan

    Contoh:
    SPT Tahunan WPOP (Normal) th 2009 Kurang Bayar (KB) = Rp 1.000.000,-
    ternyata setelah dilakukan pembetulan Kurang Bayarnya = Rp 1.200.000,-
    maka angka KB yg tercetak di BPS adalah sebesar Rp 1.200.000,-

    Contoh diatas adalah yg biasa sy lihat di BPS apabila sy ada melakukan pembetulan SPT.

    Namun belakangan ini ada beberapa KPP yang mencetak angka di BPS SPT Pembetulan sebesar selisihnya saja (misal sebesar Rp 200.000,- saja sesuai dgn SSP SPT Pembetulan).

    Petugas KPP menjelaskan bahwa apabila WP ada melakukan pembetulan SPT & ternyata kurang bayar lebih besar, maka angka yg tercetak di BPS adalah angka sesuai dengan SSP yg disetorkan saja.

    Contoh:
    SPT Pembetulan KB = Rp 1.200.000,-
    SPT Normal KB = Rp 1.000.000,-
    ————————————-
    Selisih SSP yg KB = Rp 200.000,-

    dari contoh diatas, petugas KPP menjelaskan bahwa angka yg tercetak di BPS adalah sebesar Rp 200.000,- (sesuai dgn SSP yg dibayarkan).

    apakah ada peraturannya mengenai masalah ini? karena sy terima informasi yg berbeda2 dari beberapa KPP mengenai masalah ini.

    terima kasih,
    frangky

    =========Faisal========

    Ya bener namun setelah formulir SPT PPN diganti dari 1195 menjadi 1107 dan SPT Masa PPh Pasal 21 juga diganti status SPT Pembetulan PPN dan PPh Masa Pasal 21 menjadi tidak demikian tetapi seperti uraian saya di atas..
    Mungkin yang mas frangky maksud SPT Masa PPN ya ? Kalau secara sistem seharusnya sama secara nasional..
    Peraturan khususnya tidak ada namun hal itu mneyesuaikan dengan perubahan formulir yang ada, coba dibandingkan..

    Terima Kasih. :)

  3. Hana berkata

    Siang Pak Faisal,

    Saya mau tanya cara pengisian di formulir SPT PPH Psl 21 1721 karena di bulan januari ini Perusahaan kami CV hanya mengeluarkan bonus sja tanpa ada gaji dll, trus apakah harus membuat daftar perubahan karyawan tetap yg keluar? karena status perusahaan kmi dari CV ke PT dgn karyawan yg sma, jadi yg cv nya kita tdk ada kegiatan

    ======Faisal=======

    tidak perlu ibu…
    Kan hanya perubahan status bukan pembubaran perusahaan ..

    Terima Kasih. :)

  4. Anto berkata

    Slmat sore pak mo tanya mengenai pembetulan spt pph.21 apabila salah perhitungan dan kurang bayarnya lebih besar dari spt normal…..di kolom manakah spt normal yg telah di bayar agar mengurangi kurang bayarnya dlm Form 1721 ……tks

    =======Faisal=======

    Angka 26 SPT Induk…

    Terima Kasih. :)

  5. roel berkata

    Salam kenal mas,
    Mau tanya mas, kalo kita salah setor pph pasal 29 misalnya seharusnya rp 5.000.000 tetapi disetor sbesar rp 7.000.000 (spt tahunan belum dilapor)apakah atas kelebihan penyetoran tersebut bisa dipindahbukukan ke angsuran pph pasal 25?
    terima kasih

    =======Faisal=======

    Sebaiknya pengajuan pemindahbukuan atas pemecahan SSP bersamaan dengan pelaporan SPT Tahunan

    Terima Kasih. :)

  6. lince berkata

    salam kenal,
    mau tanya pak, saya mengalami kendala dibulan januari saya mau lakukan pembetulan ke 2 di pajak keluaran hanya merubah tanggal dan DPP apa bisa ya caranya gimana ya pak, thanks

    =======Faisal========

    Buat faktur pajak pengganti kemudian entry di spt masa PPN pembetulan Januari

    Terima Kasih. :)

  7. NickN berkata

    Untuk pembetulan SPT Masa PPN dan SPT Tahunan Badan, kapan batasnya pak?

    Terimakasih

    =======Faisal=========

    Mulai tahun pajak 2008 lima tahun kecuali SPT LB maka batas waktunya adalah tiga tahun..

    Terima Kasih. :)

  8. rini berkata

    salam kenal>> pak sy mau brtanya… bagemana pembetulan spt 21 yg kelupaan di tandatangani dan cap…. terima kasih

    =======Faisal=========

    Seharusnya sih ditolak bu…. Mungkin pas padat-padatnya sehingga petugasnya kurang teliti.. Coba konsultasikan dengan AR ibu solusinya, diganti atau buat pembetulan SPT.

    Terima Kasih. :)

  9. nico berkata

    Salam kenal pak,jika malakukan pembetulan pph 21 kurang bayar,apakah ada denda administrasi?? Jika ada,berapa dendanya pak??

    Terima kasih

    ======Faisal=========

    Pasal 8(2a) UU KUP pak nico, sanksi bunga 2% perbulan terhitung dari jatuh tempo pembayaran sampai dibayarkan namun maksimal 24 bulan

    Terima Kasih. :)

  10. audie berkata

    salam kenal pak…

    saya mau tanya, jika spt pph 21 des 2010 posisinya Lebih Bayar Rp 90.000.000,- (angka bonus masih merupakan estimasi). Lantas di bln Maret 2011 ada realisasi pembayaran bonus, dan setelah diperhitungkan lagi ke SPT PPh 21 bln Des 2010 (pembetulan I) ternyata posisi Lebih Bayarnya menjadi Rp 80.000.000,-

    Berarti atas selisih sebesar Rp10jt akibat adanya penurunan jumlah Lebih Bayar, apakah harus dibayarkan ke Kas Negara jumlah selisih tsb saat melaporkan pembetulan SPT PPh 21 Des 2010?

    Bukankah masih Lebih Setor juga cuma jumlahnya berkurang? Mohon jawabannya ya pak…karena sd hari ini ternyata pembetulan SPT PPh 21 Des 2010 tsb blum dilaporkan ke KPP.

    ========Faisal==========

    Maaf bu Audie apakah LB 90juta pada SPT Normal PPh Pasal 21 masa Desember 2010 telah diperhitungkan dengan PPh Pasal 21masa berikutnya dan/atau PPh Pasal 21 masa yang lain ? Kalau sudah berarti sebenarnya yang ibu berhak perhitungkan nilainya hanya 80juta saja sesauai SPT Pembetulan PPh Pasal 21 untuk itu nilai 10juta yang sudah terlajur ibu perhitungkan wajib disetorkan kembali dan dilaporkan di SPT PPh Pasal 21 Pembetulan masa Desember 2010.

    Terima Kasih. :)

    • audie berkata

      Maaf pak baru baca lagi jawabannya.
      Iya, atas kelebihan bayarnya memang sudah digunakan untuk SPT Jan 2011. Terima kasih atas penjelasannya…cuma jadinya krn baru dilaporkan bln oktober, atas setoran penurunan lebih bayar tsb sekarang dikirimkan STP nya.

      terima kasih

      =======Faisal=========

      Sama-sama bu Audie senang dapat membantu…

      Terima Kasih. :)

  11. ervput berkata

    salam kenal pak, saya mau tanya kalo terjadi kesalahan dalam penghitungan PPh Pasal 15, misalnya bruto imbalan 547.435.200 dan pph yg dipotong di spt 6.565.600 yg seharusnya 6.569.222, berarti kurang bayar. jd apa yg seharusnya dilakukan oleh pemotong pajak tsb(with holding tax)? terimakasih

    =======Faisal=======

    Sebaiknya dibuat pembetulan bukti potong dan menagih kekurangnya ke costumer pak ervput, kalau tidak karena nilai juga tidak material Rp. 3.622,00 nanati pas pemeriksaan kantor pajak akan menagihnya… :)

    Terima Kasih. :)

  12. lina berkata

    salam kenal pak, sy mau tanya kalo penghasilan bruto PPh 21 dr masa januari s.d. november salah apakah harus pembetulan karena pas sy hitung ternyata penghasilan brutoY lebih kecil dari sebelumY yang dilaporkan & untuk pph 21 masa januari & desember itu nihil tp pas d desember sy mmbyr kekuranganY.
    trima kasih.

    ========Faisal==========

    PPh Pasal 21 adalah pajak bulanan ibu lina, tidak termasuk pajak tahunan karena itu PPh Pasal 21 terutang setiap ada pembayaran atau seharusnya dibayar. Begitu pun untuk masa Desember pph pasal 21 yang dibayar sesuai yang terutang di bulan Desember, hanya saja penghasilan bruto yang dlaporkan adalah penghasilan selama masa kerja pada tahun yang bersangkutan. Jadidengan kekeliruan itu sebaiknya ibu melakukan pembetulan SPT Masa PPh Pasal 21.

    Terima Kasih. :)

  13. Dudy berkata

    Salam Kenal pak, Saya mau tanya pak… kalau pph 21 yang kita bayarkan tiap bulan adalah berdasarkan perhitungan pph tahunan, ternyata pada bulan july perusahaan bubar sehingga seluruh karyawan berhenti hal ini mengakibatkan banyak perhitungan gaji karyawan yang di bawah ptkp sehingga mengakibatkan lebih bayar pada SPT desember,

    Yang sudah dibayar s/d july 8jt, karyawan keluar bln july sehingga PPh 3jt, Lebih bayar 5 jt

    apakah utk laporan SPT 21 bulan desember bisa dilaporkan nihil saja (walau sebenarnya lebih bayar), kalau sudah terlanjur lapor lebih bayar apakah bermasalah nantinya kalau dilakukan pembetulan dengan SPT Nihil, karena perusahaan tidak mau repot kalau nanti ada pemeriksaan karena lebih bayar

    Terimakasih sebelumnya


    ======Faisal======

    Seharusnya pak dudy, paling lambat 31 Agustus perusahaan membuatkan 1721A1 masing-masing karyawan dan mengembalikan lebih bayar tersebut ke masing-masing karyawan. Status Lebih Bayar SPT Masa PPh Pasal 21 Perusahaan mulai masa Agustus sampai dengan masa berjalan. Sebagai pemotong PPh Pasal 21 perusahaan mempunyai kewajiban mengembalikan kelebihan potong ke masing-masing karyawan paling lambat akhir bulan berikutnya sejak pegawai yang bersangkutan berhenti dan berhak memperhitungkan kelebihan tersebut ke PPh Pasal 21 terutang direksi/pengurus perusahaan sampai habis.

    Terima Kasih. :)

  14. Fitri berkata

    Ass Pak,

    Pak kalo pembetulan SPT terdapat lebih bayar apa ada sanksinya juga

    Thanks


    ======Faisal======

    Tidak ada bu asal tidak lebih dari 3 tahun…

    Terima Kasih. :)

  15. lia berkata

    mau tanya pak,

    Saya bermaksud membayar pajak PPh Pasal 23 Masa Juni 2013 yang didalamnya terdapat pembayaran PPh Masa 23 dengan perincian setoran atas Jasa (kode MAP 104) Rp 950.000,- dan setoran PPh Masa (kode MAP 100) Rp 50.000,- namun telah terjadi kekeliruan saat pembayaran tersebut setorannya dijadikan satu Surat Setoran Pajak (SSP) dengan kode MAP 104 sejumlah pembayaran Rp 1.000.000,- Sehingga setoran PPh 23 atas Jasa menjadi lebih bayar dan Masa PPh pasal 23 jadi tidak terbayar…
    itu nanti pelaporan SPT PPh Masa Juni 2013 nya gimana ya?

    Solusinya bagaimana pak? apa saya musti bayar lagi PPh Masa nya, terus kelebihan pembayaran atas Jasa-nya dikompensasikan ke bulan berikutnya, apa bagaimana? apa di surat pemindahbukuan hanya disebutkan jumlah yang Rp.50.000? terimakasih


    =======Faisal=========

    Tidak apa-apa bu lia, walaupun keliru namun tidak fatal. Tidak perlu dilakukan pemindahbukuannya untuk ke depannya saja diajukan pemindahbukuan..

    Terima Kasih. :)

    • lia berkata

      maaf pak apakah saya lapor SPT nya nihil dulu disertai pbk baru kmudian pembetulan?


      ======Faisal========

      Menurut saya seperti itu bu lia..

      Terima Kasih. :)

  16. Raymond berkata

    Bagaimana cara mengisi Formulir 1111 untuk Butir II.Perhitungan Kurang bayar/Lebih bayar untuk PPN yang dipungut oleh Pemungut PPN.
    dalam hal ini pak, saya ingin melakukan pembetulan-1 untuk SPT ppn yang awalnya nihil menjadi kurang bayar, namun saya mengalami kendala pada butir II. perhitungan kurang bayar/lebih bayar, karena status ppn-nya dipungut oleh pemungut ppn.

    Tolong bantuannya pak,

    Salam,
    Raymond

    =======Faisal=========

    Kalau seperti itu statusnya tetap nihil pak raymond karena PPN dipungut oleh WAPU.. Nihil bisa bearti PK=PM atau PK dipungut WAPU dan tidak ada PM atau tidak ada transaksi.

    Terima Kasih. :)

  17. ni nengah artini berkata

    salam kenal pak,saya ada kekeliruan dalam menghitung pph 21,karna tidak tahu utk ptkp 2013 sudah berubah,setelah saya hitung kembali ,jadi ada kelebihan bayar,bagaimana caranya utk pembetulan.dan bagaimana cara menghitung pph 21 kalo ada karyawan yang gajinya naik di pertengahan tahun???


    ========Faisal==========

    Buat pembetulan lebih bayarnya diperhitungkan dengan masa berjalan misalnya masa Nopember 2013 dan seterusnya sampai habis..
    Diketentuannya tidak diatur tetapi menurut saya agar tidak lebih bayar disetahunkan dengan sisa bulan pada tahun bersangkutan untuk masa selain Desember.

    Terima Kasih. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 773 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: