Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Nomor Faktur Pajak Tidak Berurut

Posted by Faisal, S.Mn. pada 9 Oktober 2012


Layaknya sebuah ketentuan tentu ada ketentuan formal dan ada ketentuan material begitu pun dengan faktur pajak,  antara lain ketentuan formal yang diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-13/PJ/2010 yang diubah dengan PER-65/PJ/2010 adalah mengenai tatacara penomoran, pengisian, dan saat pembuatan faktur pajak.

Namun dari beberapa ketentuan formal tersebut ternyata banyak terjadi adalah penomoran faktur pajak yang tidak berurut yakni nomor urut tua tetapi tanggal faktur pajak muda, contoh kasusnya misalnya nomor seri faktur pajak 010.000-12.00000145 tanggal 9 Oktober 2012 sedangkan nomor seri faktur pajak nomor 010.000-12.00000146 tertanggal  5 Oktober 2012, dan nomor seri 010.000-12.00000147 tertanggal 19 september 2012, dan malah nomor seri 010.000-12.00000148 tertanggal 15 juli 2012, kenapa bisa terjadi seperti ini mungkin bapak/ibu bisa menjawabnya ?

Dari sisi pajak dan pandangan umum, penomoran seperti ini bisa diindikasikan tanggal penerbitan yang dicantumkan tidak sesuai dengan tanggal sebenarnya faktur pajak dibuat karena bisa terjadi transaksi sudah terjadi sementara faktur pajak belum dibuat untuk menghindari sanski maka dibuatlah tanggal faktur pajak seolah-olah dibuat sesauai pada saat seharusnya faktur pajak dibuat sehingga karena penemoran telah terlajur dipakai maka yang dipakai adalah nomor urut terakhir sehingga terjadilah tanggal muda namun nomor urut faktur pajak tua.

Bapak/ibu perlu mengingat bahwa dalam pasal 15 ayat (1) huruf b Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-13/PJ/2010 sebagaimana diubah dengan PER-65/PJ/2010  diatur bahwa faktur pajak yang diterbitkan tidak sesuai yang diatur  pasal 2 maka dikenaia sanksi bunga 2% dari DPP sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (4) UU KUP tahun 2007 dan bahkan apabila faktur pajak diterbitkan melebihi dari 3(tiga) bulan dari seharusnya faktur pajak dibuat maka dianggap bukan faktur pajak hal ini diatur dalam pasal 14 Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-13/PJ/2010.

Namun demikian memang kondisi seperti ini Bapak/ibu tidak dapat langsung diterbitkan sanksi namun melaui proses himbauan permintaan penjelasan terlebih dahulu, dan ketika terbukti faktur pajak diterbitkan bukan pada tanggal seharusnya atau bapak/ibu tidak menaggapi surat himbauan, maka proses selanjutnya adalah usul pemeriksaan agar sanksi tersebut dapat diterbitkan berikut juga PPN  kurang bayar lainnya (apabila ada).

About these ads

13 Tanggapan to “Nomor Faktur Pajak Tidak Berurut”

  1. Mega said

    Siang Pak..saya mau tnya ttg eSPT Pajak,saya mw edit pajak yg sLh tertera d faktur..saya mw ubah d eSPT knp tdk bsa y??Versi yg saya gunakan V 1.3.0.0

    =======Faisal=======

    Faktur pajak yang akan ibu perbaiki sudah ibu laporkan belum bu ? Kalau sudah maka ibu harus membuat faktur pajak pengganti untuk mengubahnya, tolong dibaca tulisan saya tentang faktur pajak penggati..

    Terima Kasih. :)

    • Mega said

      udah saya Lapor..pajak yg bermasaLah bLn juLi..bagaimana cara’y buat faktur pajak pengganti??

      Thx :)


      =======Faisal========

      Maaf bu mega sudah dibaca tulisan saya tentang faktur pajak pengganti ?

      Terima Kasih. :)

  2. Dedi said

    Siang Pa Faisal,
    Pa, gimana kalo tanggal fakturnya tidak berurutan pada bulan yang sama , masih kena sangsi ngga? soalnya kalo sama pemerintahan kadang2 tanggal faktur pajaknya suka minta dikosongin dulu?


    =======Faisal========

    Kalau faktur pajak ke instansi pemerintah pak dedi terbitkan(cantumkan tanggal) sesuai tanggal pada saat pengajuan invoice, sehingga klu tanggal faktur pajak melebihi tanggal tersebut maka faktur pajak dianggap terlambat diterbitkan. Atas keterlambatan penerbitan faktur pajak akan dikenakan sanksi 2% dari DPP.

    Terima Kasih. :)

  3. Ari said

    Pak klo No FP longkap bukannya boleh y? selama masih dalam rentang bulan tersebut? mohon penjelasannya yah pak

    terima kasih


    =======Faisal========

    Faktur pajak diterbitkan sesuai diatur dalam Pasal 2 Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-13/PJ/2010, jika faktur pajak diterbitkan lebih dari satu hari maka faktur pajak dianggap terlambat diterbitkan, atas faktur pajak ini bagi pembeli tetap dapat dikreditkan namun bagi penjual akan dikenakan sanksi denda 2% dari DPP, namun jika diterbitkan lebih dari 3 bulan maka selaian dikenakan sanksi denda 2% bagi penjual atas faktur pajak tersebut juga tidak dapat dikreditkan oleh pembeli pak ari.

    Terima Kasih. :)

  4. nita said

    pak Faizal mau tanya PPN yang dibayar sendiri oleh pembeli (BUMN) cara inpu SPT PPN bagaimana? tks


    =======Faisal========

    Sama saja ibu nita dengan menginput faktur pajak keluaran lainnya, begitu ibu input kode transaksi 03 maka otomatis masuk ke faktur pajak keluaran yang dipungut oleh selain bendaharawan pemerintah…

    Terima Kasih. :)

  5. dina said

    pak kalau tanggal faktur pajaknya tidak berurutan dalam bulan yang sama bagaimana?


    ========Faisal==========

    Dapat dikenakan sanksi Pasal 14 ayat (4) UU KUP ykani 2% dari DPP jika dibuktikan faktur pajak diterbitkan bukan pada waktunya karena idealnya nomor urut yang kecil tanggalnya lebih muda jika dibandingkan dengan nomor urut besar. Bukan kah begitu bu dina :)

    Terima Kasih. :)

  6. Ellis said

    asslkum.pak sy ikutan nanya, ditempat sy no.FP memang kadang g berurutan (kendala di lapangan) tapi tgl invoice ama tanggal FP pajak pasti sama, apakah hal tsb kena sangsi …???


    =======Faisal========

    Ketentuan faktur pajak PER-13/PJ/2010 s.t.d PER-65/PJ/2010 yang berlaku s.d. 31 Maret 2013 menyaratkan nomor seri faktur pajak harus berurut ibu, apabila tidak berurut dapat dikenakan sanksi pasal 14 ayat (4) UU KUP.

    Terima Kasih. :)

  7. Lusi said

    Sore Pa Faisal,
    ada kasus seperti ini :
    dimisalkan : sampai tanggal 8 agustus sudah dibuat 95 faktur. Pada saat dicek baru diketahui ternyata faktur no. 92 terlewat (tidak digunakan untuk transaksi apapun), ppn masa agustus sudah dilaporkan di bulan september dimana no faktur 92 tidak dicantumkan di SPT. Kemudian ada transaksi tanggal 10 september dan accounting kami memberikan no faktur 92 (faktur yang terlewat), masa september pun telah dilaporkan. Jika begini keadaannya apa yang harus saya lakukan ya pa? Mohon bantuannya. Terima kasih.

  8. zahara said

    Siang pak Faisal….

    Senada dengan pertanyaan ibu Lusi bagaimana apabila ada faktur pajak yang terlewat tetapi tidak digunakan untuk transaksi apapun.
    kasusnya spt ini pak:
    Staff acct yang lama membuat faktur pajak untuk masa pajak nov no 10-13 , spt masa belum dilaporkan,kemudian staff acct tersebut resign dan digantikan oleh staff acct yang baru…
    Staff acct yang baru membuat faktur dibulan des dgn nomor 15-20 dan belum dilaporkan…..sehingga ada satu nomor faktur yang terlewat (nomor 14) bagaimana seharusnya pak…..

    Mohon penjelasan

    Terimakasih.


    =========Faisal===========

    Buat berita acara saja yang menyatakan bahwa nomor 14 tersebut tidak digunakan dan dilampirkan pada SPT Masa PPN masa nomor seri faktur pajak tersebut seharusnya dilaporkan bu zahara..

    Terima Kasih. :)

  9. Yusi said

    Sore Pak Faisal,,,

    Bagaimana jika nomor faktur pajak tidak berurutan dalam bulan yg sama, atau hingga 2 bulan berikutnya.
    Karna ada rekanan kami yg minta Tgl & Bln Faktur Pajak kami dikosongkan (diisi sesuai tgl pembayaran). kalo diperaturan yg lama kan dikenakan sanksi 2% dari DPP. Apakah ini jg berlaku / tidak dgn peraturan yang baru (April 2013)

    Terimakasih..


    ========Faisal=========

    Tidak bu yusi diketentuan yang baru nomor seri faktur pajak tidak harus berurut.

    Terima Kasih. :)

  10. Ellis said

    siang pak…..,
    mo tanya mengenai PPN atas penjualan aktiva tetap (pasal 16 D) di e SPT PPN dimasukin dimana, n sy baru tahu kalo ternyata penjulan ak.tetap terkena PPN walaupun pembelian AT tsb sebelum menjadi PKP. Jadi PPN tsb tetap sy bayar, pastinya kena STP karena sy byrnya di bln maret 2013 sdg penjualan AT tetap tsb di bln sep.2012 utk uang muka dan pelunasannya baru bln april 2013.
    Yang sy maksudkan bagaimana pelaporan di dalam e SPT PPN apakah sy hrs pembetulan PPN di bln Sep.utk DP penj.AT dan pelunasan di masa April ……… atau sy laporan di e SPT PPN dengan jumlah rupiah secara keseluruhan di bln sep.2012 tsb (tapi uangnya kan sebagian baru diterima bln.april 2013)
    Mohon informasi dan penjelasannya, terima kasih.

    Ellis.


    ========Faisal========

    PPN pada prinsipnya terutang pada saat penyerahan namun apabila saat pembayaran mendahului penyerahan maka saat terutangnya pada saat pembayaran, untuk kasus bu Ellis PPN terutang pada sep 2012 sehingga yang dilakukan adalah membetulkan spt masa PPn masa sep 2012 kemudian menginput PK atas FP dari penjualan AT tersebut (Pasal 16D)

    Terima Kasih. :)

  11. Anni Sugiarto said

    Siang Pak,

    Saya mau tanya mengenai no. faktur pajak. di kantor saya yang baru ini ada kasus no faktur pajak tidak berurut. Jadi di bulan mei di terbitkan no.75 dan bulan juni no. 74. jadi no. faktur pajak tidak berurutan. Apakah itu akan ada masalah atau tidak yah pak. Mohon informasi dan penjelasannya. Terima kasih.

    Anni

  12. Christina said

    Siang Pak,

    Saya mau tanya mengenai no seri faktur pajak. Di bulan februari 2013 saya baru periksa bahwasannya ada beberapa no faktur pajak yang lompat-lompat dikarenakan human error atau kurang teliti. Apa yang harus saya lakukan pak perihal faktur pajak yang lompat ini.
    Mohon bantuan informasinya pak. Terima kasih

    =======Faisal=========

    Tidak ketentuan yang mengaturnya bu christina, menurut saya ibu bisa membuat berita acar bahwa nomor faktur pajak tidak dipakai..

    Terima Kasih. :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 791 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: