Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Archive for the ‘eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration’ Category

Tulisan tentang eSPT, eFiling, dan eNPWP

Mengenal eSPT

Posted by Faisal Abet pada 29 November 2012

Pada awal mengenalnya seiingat saya eSPT digunakan tahun 2006 waktu itu yang ada adalah eSPT PPh Masa, eSPT PPN 1107, dan  eSPT Tahunan walaupun sejarahnya sebenarnya eSPT sudah ada sejak tahun 2003 walaupun saat itu wajib menggunakan hanya untuk Wajib Pajak yang terdaftar di KPP Wajib Pajak Besar .  eSPT PPh Masa digunakan untuk pelaporan SPT PPh Pasal 21/26, PPh Pasal 23/26, PPh Pasal 4 ayat (2), dan PPh Pasal 15 eSPT PPN 1107 untuk melaporkan SPT Masa PPN, eSPT PPN 1107 PUT untuk pelaporan SPT PPN Pemungut, sedangkan eSPT Tahunan digunakan untik pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi, Badan, dan SPT Tahunan PPh Pasal 21. eSPT PPh Masa bagi Wajib Pajak yang menggunakan memerlukan kode aktivasi sehingga untuk menggunakannya wajib pajak perlu meminta kode aktivasi dari KPP terdaftar sedangkan eSPT Tahunan akan masuk ke registry komputer yang digunakan sehingga hanya bisa digunakan untuk satu NPWP sehingga untuk mengganti NPWP digunakan aplikasi Delet Registry. Pada  aplikasi eSPT ini juga diperlukan setting database secara manual.

Kemudian eSPT dikembangkan lagi tahun 2009, eSPT PPh Masa dipecah menjadi sesuai jenis pajaknya sehingga menjadi eSPT PPh Pasal 21/26, eSPT PPh Pasal 22, eSPT PPh Pasal 23/26, eSPT PPh Pasal 15, dan eSPT PPh Pasal 4 ayat (2), dan eSPT Tahunan dikembangkan lagi menjadi eSPT Tahunan Badan, eSPT Tahunan Orang Pribadi, eSPT 1770 S dan eSPT 1770 SS pada seri ini tidak diperlukan lagi kode aktivasi dan setting manual database karena sudah secara otomatis terbentuk pada saat installasi, kecuali bagi yang ingin menggunakan eSPT untuk beberapa Wajib Pajak (NPWP) dalam satu komputer. Malah untuk eSPT PPN 1111 untuk yang menggunakan multi NPWP cukup mengkopikan beberapa database kosong dalam folder database eSPT PPN 1111.

Beberapa fasilitas eSPT Saat ini :

  1. Compact Database, adalah fasilitas untuk memperkecil file database eSPT karena file database yang digunakan adalah Ms. Access maka ketika eSPt sering digunakan file menjadi lebih besar karena selaian datanya menjadi lebih banyak juga muncul template baru yang memperbesar kapasitas file untuk fasilitas compact database ini digunakan untuk memperkecil file dengan menghilangkan duplikasi tampilan. Untuk eSPT selaian eSPT PPN 1111 fasilitas ini akan otomatis ada di eSPT ketika Bapak/Ibu menginstallnya sedangkan untuk eSPT PPN 1111 file aplikasi ini terpisah dari eSPT jadi perlu dilakukan intallasi tersendiri.
  2. Petunjuk Manual (User Manual) dalam setiap aplikasi tentu ada petunjuk manualnya begitu pun pada eSPT ada di menu help ketika bapak/ibu berhasil menginstall eSPT.
  3. File untuk impor data, eSPT juga menyediakan fasilitas untuk mengimpor data dari file excel sehingga tidak perlu dilakukan input secara manual tentu dengan format file yang ditentukan, untuk eSPT PPN 1111 file ini ada di folder program file installasi eSPT PPN 1111 ketika bapak/ibu berhasil menginstall sedangkan untuk eSPT lain contoh file ini ada di softkopi file installasinya di folder support.
  4. Database Kosong, database kosong disediakan bagi yang menggunakan eSPT untuk multi NPWP untuk eSPT PPN 1111 file ini ada di folder program file folder db kosong, folder ini muncul ketika sudah berhasil menginstall aplikasi eSPT PPN 1111 sedangkan  untuk eSPT lain database kosong ini ini ada di softkopi file installasinya di folder support.

Posted in eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, Xtra | Dengan kaitkata: , | 5 Comments »

Penyesuaian PTKP pada Aplikasi eSPT PPh Pasal 21

Posted by Faisal Abet pada 9 November 2012

Seiring dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan nomor 162.PMK.011.2012  tanggal 22 Oktober 2012 maka mulai 1 Januari 2013 PTKP akan disesuaikan dari sebelumnya untuk diri sendiri (single) adalah Rp 15.840.000,00 dalam setahun menjadi Rp 24.300.000,00 dan untuk tambahan status kawin dan tanggungan sebelumnya masing-masing Rp 1.320.000,00 dalam setahun menjadi Rp 2.025.000,00. Dengan demikian bagi Bapak/Ibu tidak ada salahnya menyesuaikan besarnya nilai PTKP  pada eSPT PPh Pasal 21 yang Bapak/Ibu gunakan mulai dari sekarang karena tidak akan mengganggu perhitungan bulan Nopember dan Desember 2012, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Buka aplikasi eSPT PPh Pasal 21, masuk ke menu Utility, lalu pilih Referensi kemudian pilih Penghasilan Tidak Kena Pajak seperti gambar dibawah ini :

 

 

 

 

 

 

 

Klik gambar untuk memperbesar

2. Lalu ubah masa berlaku PTKP yang berlaku saat ini yang sebelumnya berlaku dari 1 Januari 2009 s.d. 31 Desember 2014 menjadi berlaku sampai dengan 31 Desember 2012 seperti gambar di bawah ini :

 

 

 

 

 

 

 

Klik gambar untuk memperbesar

3. Lalu akan muncul comment dibawah ini :

 

 

 

 

 

 

4. Lalu tambahkan data PTKP yang baru sesuai PMK No. 162/PMK.011/2012, dengan mencatumkan PTKP Diri Sendiri Rp 24.300.000,00 dan PTKP Status Kawin/Tanggungan Rp 2.025.000,00  dengan masa berlaku mulai 1 Januari 2013 dan berakhir asumsikan 31 Desember 2017  seperti gambar di bawah ini :

 

 

 

 

 

 

 

Klik gambar untuk memperbesar

5. Lalu muncul comment di bawah ini :

 

 

 

 

 

 

6. Setelah diklik Yes maka akan muncul comment  gambar seperti  ini :

 

 

 

 

 

 

7.  Terakhir klik OK maka PTKP selesai ditambahkan seperti gambar di bawah ini, :

 

 

 

 

 

 

 

Klik gambar untuk memperbesar

8. Selesai, eSPT PPh Pasal 21 Bapak/Ibu sudah menggunakan PTKP yang baru sehingga per 1 Januari 2013 perhitungannya sudah menggunakan PTKP yang baru..

Selamat mencoba…

Catatan :

  • Untuk aplikasi Excel Perhitungan PPh Pasal 21 yang telah disesuaikan  dengan PMK No. 162/PMK.011/2012 silahkan di download di kolom Download, atau klik dibawah :
  1. Kertas Kerja Perhitungan PPh Pasal 21 (Perusahaan Swasta)
  2. Impor 1721 A1 (Perusahaan Swasta)
  3. SPT PPh Pasal 21/26 (Instansi Pemerintah)
  4. SPT PPh Pasal 21 -Khusus masa Desember (Instansi Pemerinath)
  5. Impor 1721 A2 (Instansi Pemerintah)
  • eSPT PPh Pasal 21 yang bisa digunakan adalah update per-30 Nopember 2009, Update Per-14 Januari 2010 (updatedari versi sebelumnya ukuran kertas dari folio menjadi legal kemungkinan karena beberapa printer tidak memiliki ukuran folio), dan Update Per 6 Agustus 2012 (Update dari versi sebelumnya catatan pada bukti potong PPh Pasal 21 Final sebelumnya tercantum dapat menjadi kredit pajak diubah menjadi pajak bersifat final), untuk yang sebelumnya menggunakan eSPT per 13 Juli 2009 atau 30 Nopember 2009 pada saat update pastikan foldernya sama dengan yang sudah diinstal di komputer yang digunakan karena ada perbedaan folder installasi dari eSPT PPh 21-26 menjadi eSPT PPh Masa Pasal 21-26) .
  • Untuk update per 6 Agustus 2012 masih ada kendala di OS Windows 7 karena gagal registry di CReport21.dll dan cSPT21.dll sehingga akan kesulitan melakukan pencetakan baik di layar monitor komputer (print preview) atau ke printer, untuk itu silahkan install di OS Windows XP lalu cari file CReport21.dll dan cSPT21.dll (file ini juga dapat diminta ke kantor pajak)kemudian kopi dan paste kan ke C:\Windows|System32 pada Windows 7 kemudian lakukan registry dengan jalan masuk ke cmd atau C: prompt sebagai administrator kemudian ketik regsvr32 CReport21.dll lalu enter ulangi dengan ketik regsvr32 cSPT21.dll  lalu enter, maka eSPT 21 sudah dapat melakukan print preview dan mencetak.
  • Pada saat menginput 1721A1/A2 untuk masa Desember 2012 dilakukan setelah tanggal 31 Desember 2012 apabila sudah dilakukan penyesuaian PTKP maka ubah dahulu system tanggal di komputer yang Bapak/Ibu gunakan menjadi tanggal 31 Desember 2012 karena jika tidak maka PTKP akan pada perhitungan 1721 A1/A2 akan mengikuti ketentuan yang baru selain itu tahun kalender menjadi 2013.
  • Tambahan info terakhir yaitu mengenai tambahan penghasilan, bagi Bapak/Ibu yang PPh Pasal 21nya ditanggung oleh perusahaan tentu kenaikan ini tidak berpengaruh bagi bapak ibu tetapi bagi perusahaan berpengaruh secara komersial karena biaya PPh Pasal 21 berkurang sedangkan bagi PPh 21-nya dipotong dari penghasilan atau menggunakan metode gross up. Peningkatan PTKP sebesar Rp 705.000,00 perbulan di tahun 2013 bagi yang single maka bagi Bapak/Ibu yang perhitungan PPh 21-nya masih dilapisan pertama 5%  maka akan ada tambahan penghasilan Rp 35.250,00 (Rp 705.000,00 x 5%) perbulan  untuk diri sendiri perbulan sedangkan jika penghasilan sudah dilapisan kedua maka akan ada tambahan penghasilan sebesar Rp 105.750,00 (Rp 705.000,00 x 15%) perbulan dan jika menggunakan metode gross up tambahan penghasilan perbulan dari Rp 35.250,00 menjadi Rp 37.008,00 dan dari Rp 105.750,00 menjadi Rp 124.413,00.  Begitu seterusnya untuk pengenaan tarif selanjutnya(Selisih PTKP Baru dikurangi PTKP Lama dikalikan tarif PPh Pasal 17 UU PPh).

Posted in eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, PPh Pasal 21/26 | Dengan kaitkata: , , | 27 Comments »

eSPT Tahunan Badan 2011

Posted by Faisal Abet pada 28 September 2012

eSPT Tahunan Badan 2011 telah beberapa dilakukan revisi dari versi 1.0, 2.0 ( terbit April 2012) dan terakhir versi 2.1 (terbit Juli 2012) perbaikan pada versi 2.0 yakni pada menu input SPT Induk masih tercantum Fsikal Luar Negeri pada versi 1.0 maka pada versi 2.0 menu ini sudah diperbaiki.

Pada versi 2.1 ditambahkan fasilitas untuk mengubah kode KPP hal ini berguna bagi wajib pajak yang berpindah KPP tetapi masih ingin menggunakan aplikasi yang sama, namun pada versi ini atau pun versi sebelumnya 2.0 perbedaan tampilan input dengan hasil cetakan belum diperbaiki dimana pada hasil cetakan melalui aplikasi ini masih menggunakan formulir 1771 tahun pajak 2009 yakni pada 1771 Induk Halaman pertama masih tercantum pada bagian C kolom Kredit Pajak dari Pajak yang dibayar sendiri yakni masih terdapat Fiskal Luar Negeri yang seharusnya sudah tidak ada dan pada 1771-IV PPh Final dan Penghasilan yang Tidak Termasuk Obyek Pajak pada bagian A angka 2 masih tercantum Bunga/Diskonto Obligasi yang diperdagangkan di Bursa Efek yang seharusnya cukup Bunga/Diskonto Obligasi. Pada versi 2.1 ini terdapat perbedaan dibandingkan versi sebelumnya 2.1 yaitu pada 1771-IV PPh Final dan Penghasilan yang Tidak termasuk Obyek Pajak Jumlah Bagian A PPh Final tidak dapat menjumlah sehingga ketika dinput sejumlah angka nilai ini tetap 0 (nul) sehingga berpengaruh ke 1771 Induk Halaman 2 (dua) Bagian F angka 15.a nilai yang tercantum tetap 0 (nul) walapun ada obyek PPh Final yang dilaporkan.

Melihat kondisi ini menurut saya bagi yang belum melaporkan SPT PPh Badan 2011 atau akan membuat pembetulan SPT PPh Badan tahun Pajak 2011 terutama yang ada transaksi PPh Finalnya sebaiknya tetap menggunakan versi 2.0 agar kesalahan kalkulasi di lampiran 1771-IV dan nilai di 1771 Induk halaman 2 tidak terjadi.  Sementara solusi sementara untuk perbedaan hasil cetakan eSPT (1771 Induk halaman  1 dan 1771-IV) dapat ditempuh dengan membuat hasil cetakan manual (excel) atau tetap menggunakan hasil cetakan eSPT (diabaikan).

Akhirnya, semoga perbaikan aplikasi eSPT Tahunan Badan 2011 dapat dilakukan secepatnya.

Untuk mengetahui perbedaan SPT Tahunan Badan (1771)  lama (Tahun Pajak 2009)  dan baru silahkan dibaca :

Beda Form 1771 Tahun Pajak 2009 dengan 1771 Tahun Pajak 2010

Posted in eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, PPh Badan | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 785 pengikut lainnya.