Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Arsip untuk ‘PPh Badan’ Kategori

Tulisan tentang PPh Badan

Perlakuan Final PPh 25/29 untuk WP Tertentu

Posted by Faisal Abet pada 28 Juni 2013

Sebelumnya kita mengenal adanya penerapan PPh Final hanya untuk bidang usaha tertentu misalnya Wajib Pajak yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi, Penjualan Tanah dan/atau Bangunan, atau Persewaan Tanah dan/atau Bangunan sehingga tidak perlu lagi membayar PPh Pasal 25.

Nah mulai 1 Juli 2013 perlakuan seperti ini juga diberikan kepada Wajib Pajak baik orang pribadi atau badan (tidak termasuk BUT) yang omzetnya dalam tahun yang sama tidak lebih dari Rp 4,8 Milyar atas wajib pajak dikenakan PPh Pasal 25 Final sebesar 1% dari penghasilan bruto yang diterimanya pada bulan bersangkutan. Batas peredaran usaha tersebut untuk Wajib Pajak yang baru terdaftar dipertengahan tahun 2012 atau tahun 2013 ini maka jumlah penghasilan bruto disetahunkan.

Untuk Orang pribadi masih dibatasi tidak termasuk pekerja bebas (seperti notaris, aktuaria, dokter, dan lain-lain) atau tidak adanya penggunaan asset yang bisa dibongkar pasang atau digunakan untuk kepentingan umum (misalnya pedagang kaki lima atau warung tenda pinggir jalan) dan untuk wajib pajak badan dibatasi tidak termasuk wajib pajak badan yang baru beroperasi.

Ketentuan ini diatur dalam PP 46 Tahun 2013.

Tambahan

Aturan pelaksanaan dari peraturan pemerintah ini telah diterbitkan yakni Peraturan Menteri Keuangan nomor 107/PMK.01/2013 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor 42/PJ/2013, ada beberapa point yang penting yakni :

  1. Yang dijadikan dasar batasan penghasilan bruto 4,8 Milyar adalah penghasilan tahun pajak sebelumnya tidak termasuk penghasilan yang dikenakan PPh Final, Penghasilan dari Pekerjaan Bebas, dan Penghasilan dari luar negeri.
  2. Apabila terjadi kerugian pada tahun pajak yang dikenakan PPh Final maka atas kerugian tahun tersebut tidak dapat dikompensasikan dan Wajib Pajak tetap wajib melakukan penyetoran PPh Pasal 25 Final sebesar 1% dari perderana usaha masa yang bersangkutan.
  3. Apabila ada kompensasi tahun pajak sebelumnya sementara tahun tersebut dikenakan PPh Final maka atas kerugian tersebut tidak dapat dikompensasikan ke tahun tersebut namun bisa dikompensasikan kembali ke tahun berikutnya apabila tahun berikutnya tidak termasuk WP dengan penghasilan tertentu dengan syarat belum melewati batas waktu 5 tahun dari tahun pajak terjadinya kerugian.
  4. Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS) untuk PPh Pasal 25 Final tersebut adalah KAP 411128 dan KJS 420 dengan demikian pelaporannya adalah menggunakan SPT PPh Pasal 4 ayat (2) dengan mencantumkan uraian pada angka 11 “Penghasilan Usaha WP yang Memiliki Peredaran Bruto tertentu”.
  5. Batasan jatuh tempo pelaporan SPT PPh Pasal 4 ayat (2) untuk WP yang memliki penghasilan bruto tertentu wajib    disampaikan setiap bulannya paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya berlaku mulai masa Januari 2014, sedangkan jika pada masa tersebut tidak menerima penghasilan maka dikecualikan dari kewajiban menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 4 ayat (2).
  6. Untuk tahun Pajak 2013, bagi Wajib Pajak termasuk WP yang memiliki Penghasilan bruto tertentu untuk masa Juli s.d. Desember 2013 dikenakan PPh Pasal 25 Final 1%, apabila pada masa tersebut telanjur dilakukan penyetoran selain yang menggunakan KAP 411128 dan KJS 420 dapat diajukan permohonan pemindahbukuan ke KPP terdaftar.  Selain itu apabila pada masa tersebut terlanjur dilakukan pemotongan PPh Pasal 22/23 maka dapat dikreditkan pada tahun tersebut, atau diajukan permohonan pengembalian pajak yang seharusnya tidak terutang, atau apabila PPh 22 belanja bendaharawan pemerintah dapat diajukan pemindahbukuan. Dengan demikian untuk selanjutnya dapat mengajukan permohonan pembebasan pemotongan PPh dari pihak lain sesuai yang diatur dalam peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-1/PJ/2011 ke KPP Wajib Pajak terdaftar. PPh Pasal 25 masa Januari s.d. Juni 2013 tetap menjadi kredit pajak tahun pajak 2013.

Ditulis dalam PPh Badan, PPh Orang Pribadi | Dengan kaitkata: , | 46 Comments »

Form Baru Pendaftaran dan Perubahan NPWP & PKP

Posted by Faisal Abet pada 28 Juni 2013

Formulir pendaftaran & perubahan data baik NPWP atau pun PKP sebelumnya mengacu ke bentuk formulir sebagaimana diatur dalam PER-44/PJ/2008 namun mulai tanggal 30 Mei 2013 formulir tersebut sudah tidak digunakan lagi diubah dengan formulir yang baru sebagaiman diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak nomor PER-20/PJ/2013

Ditulis dalam eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, PPh Badan, PPh Orang Pribadi, Umum | Dengan kaitkata: , | 3 Comments »

Penundaan SPT Tahunan Badan

Posted by Faisal Abet pada 30 April 2013

Mengingat hari ini adalah tanggal 30 April 2013 bagi Wajib Pajak yang belum dapat menyampaikan SPT TahunanPPh Badan Tahun Pajak 2012 secara lengkap dapat mengajukan pemberitahuna penundaan penyampaianSPT Tahunan Badan. Berikut formulir pemberitahuan penundaan SPT Tahunan Badan untuk yang menggunakan mata uang rupiah dan mata uang dollar, yaitu :

  1. 1771 Y
  2. 1771 $y
  3. Daftar Nominatif Biaya Promosi

Penundaan penyampaian SPT Tahunan PPh Badan disampaikan paling lambat hari ini, dapat diberikan penundaan paling lambat sampai tanggal 30 Juni 2013. Bagi yang menyampaikan penundaan penyampaian SPT Tahunan PPh Badan selain melampirkan formulir 1771 Y/1771 $Y wajib melampirkan laporan keuangan sementara, dan apabila perhitungan sementara terdapat nilai kurang bayar wajib melampirkan SSP lembar ke-3 serta bagai wajib pajak yang laporan keuangan diaudit wajib melampirkan surat keterangan dari auditor yang menyatakan bahwa laporan audit belum selesai.

Ditulis dalam eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, PPh Badan | 1 Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 773 pengikut lainnya.