Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

SPT Tahunan 21 Dihapuskan ??

Posted by Faisal, S.Mn. pada 23 September 2008


Wacana akan dihilangkan pelaporan SPT Tahunan PPh Pasal 21 sepertinya suha menjadi topik pembicaraan saat ini  mengingat di UU nomor 28 tahun 2007 (KUP) tidak diatur lagi mengenai pengenaan sanksi atas pelaporan SPT Tahunan PPh Pasal 21 (Pasal 7), apakah ini mungkin ?

 

Jika mengingat PPh Pasal 21 terhutang pada saat dibayarkan dan melihat PER-15/PJ/2006 sebenarnya hal ini dimungkinkan, karena berdasarkan hal tersebut seharusnya penghitungan PPh Pasal 21 yang dipotong setiap bulannya sama dengan total yang dipotong dalam setahun kecuali ada karyawan yang berhenti dipertengahan tahun atau ada kenaikan gaji pada pertengahan tahun. Untuk karyawan yang berhenti dipertengahan tahun sebenarnya tidak masalah karena nilai lebih bayar tersebut harus dikembalikan ke karyawan dan dari sisi perusahaan kan bisa diperhitungkan dengan karyawan lain sehingga secara total tetap kurang bayar sementara itu untuk karyawan yang gajinya naik dipertengahan tahun memang tidak dapat dihindari perhitungan akhir tahunnya menjadi lebih bayar. Nah pada kenyataannya ada beberapa perusahaan yang sengaja menahan PPh Pasal 21 dengan tidak memotong pada masa yang bersangkutan karena takut di akhir tahun menjadi lebih bayar dan bisa juga wajib pajak tidak menyetorkan PPh Pasal 21 pada masa yang bersangkutan dan baru menyetorkannya pada akhir tahun

 

Nah klu begini siapa sebenarnya yang diuntungkan dengan hilangnya pelaporan akhir tahun ? Ditjen Pajak bukan, karena dengan pelaporan masa tidak dimungkinkan lagi menahan setoran pajak pada pelaporan akhir tahun dan jika pelaporan SPT tahunan PPh Pasal 21 ditiadakan dan mempertahankan mekanisme pengitungan seperti sekarang (PER-15/PJ/2006) bukan kah karyawan yang gajinya dinaikan dipertengahan tahun dirugikan, kenapa ? Karena penghitungan PPh Pasal 21 dipastikan lebih bayar sementara itu tidak ada mekanisme pengembaliannya.

 

Bagaimana solusinya, penulis teringat pelaporan SPT Masa PPN formulir lama yakni Form 1195 dimana jumlah setiap bulannya diakumulasikan dari masa sebelumnya. Nah, bagaimana pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 dibuat seperti itu sehingga hal itu bisa tertampung di SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember. Dan pengenaan sanksi nilai kurang bayar dalam hal pemeriksaan tidak lagi setahun melainkan dihitung setiap bulannya seperti halnya penetapan untuk PPN.

 

Adakah solusinya lain ? Tentu ada, yakni dengan memberikan NPWP bagi karyawan sehingga nilai lebih bayar tersebut berpindah ke karyawan yang bersangkutan. Bukan kah timbul masalah baru, jika spt tahunan karyawan lebih bayar tentunya pengembalian melalui mekanisme pemeriksaan sehingga akan mengganggu aktivitas karyawan yang pada akhirnya mengganggu kinerja perusahaan. Tetapi tenang saja karena hal ini sudah diantisipasi di PMK-22/PMK.03/2008 karena atas hal tersebut bisa dikuasakan ke karyawan lain di divisi pajak. Dan dengan solusi ini tumpang tindih pelaporan tidak terjadi karena atas penghasilan karyawan dalam setahun cukup dilaporkan di SPT Tahunan Karyawan (1770 S)

 

Dan atas kedua solusi tersebut diatas maka untuk mengetahui penghitungan perlu dilampirkan penghitungan PPh Pasal 21 setiapb bulannya

 

Nah sekarang masuk akal kan, kenapa SPT Tahunan PPh Pasal 21 kemungkinan dihapuskan ! Dan kita sama-sama diuntungkan (fiksus dan wajib pajak) !

 

 

4 Tanggapan to “SPT Tahunan 21 Dihapuskan ??”

  1. Angel said

    Penyetoran PPh 21 bulanan untuk pegawai tetap pada dasarnya kan dengan perhitungan yang bersifat asumsi. Kalo bersifat asumsi, bagaimana menguji kebenaran angka PPh 21 bulanannya ?

  2. Faisal said

    Maaf asumsi yang Ibu maksud apakah pegawai dasumsikan tetap berada diperusahaan sampai akhir tahun ? Jika ya maka pengujian sebenarnya hanya bagi karyawan yang berhenti dipertengahan tahun yakni ada di SPT Tahunan Orang Pribadi karyawan tetap yang bersangkutan atau di form 1721 A1 dari perusahaan tempat bekerja. Btw, Anjingnya bagus bu…🙂

  3. Honel said

    Kira – Kira Kapan SPT PPh 21 Ini Di Hapuskan ?
    apakah tahun ini ?

    Thx

    ===== Faisal =========

    Sampai saat ini iya, kecuali ada perubahan kebijakan.

    Terima Kasih.🙂

  4. wennie said

    Pak Faisal, sy mau tanya, u/pelaporan SPT Pph.21 WP Pribadi, dimana sebelumnya WP Pribadi ini mempunyai NPWP dan bekerja di suatu perusahaan, akan tetapi mulai tahun 2011 dia tidak bekerja lagi dan tidak mempunyai penghasilan. Untuk pelaporan SPT Pph21 tahun 2011 kan Nihil, saya mau ty pake formulir 1770 S atau 1770 SS? Terima kasih.

    ======Faisal========

    Mengajukan Non Efektif saja ibu Wennie, tapi nanti klu yang bersangkutan bekerja kembali ajukan permohonan aktif kembali… Dikentuannya tidak diatur coba konsultasikan ke kantor pajak terdekat..

    Terima Kasih.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: