Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Fiskal Luar Negeri

Posted by Faisal, S.Mn. pada 7 Januari 2009


Wah setelah cuti ternyata banyak peraturan baru yang dikeluarkan terutama terkait mengenai fiskal luar negeri, dimana mulai 01 Januari 2009 bagi Wajib Pajak Dalam Negeri yang usianya 21 tahun keatas dan belum memiliki NPWP akan bertolak keluar negeri dikenakan fiskal luar negeri sebesar 2,5 juta rupiah apabila melalui bandar udara atau 1 juta rupiah pabila melalui pelabuhan, ketentuan khusus bebas fiskal luar negeri bagi penduduk batam pun telah dicabut yakni KEP-36/PJ/2001 oleh PER-53/PJ/2008 sehingga tidak ada lagi pelakuan khusus. Hal ini mengakibatkan melonjaknya permitaan permohonan NPWP di KPP Pratama Batam. Berikut ketentuan mengenai Fiskal Luar negeri dan kewajiban NPWP

  1. PER-51/PJ/2008 (atau klik ini)
  2. PER-53/PJ/2008 (atau klik ini)
  3. SE-88/PJ/2008
  4. SE-86/PJ/2008
  5. Ralat SE-86/PJ/2008
  6. Ralat PER-53/PJ/2008
  7. PER-1/PJ/2009

Nah kenapa eRegistration tidak menjadi sebuah solusi, pendaftaran melalui menu eRegistration kan langsung mendapat NPWP yang dapat digunakan selama 30 hari daripada antri lama-lama di KPP Pratama Batam, betul ga ? Tinggal kirim kelengkapan melalui pos tercatat dan tunggu pencetakan kartu NPWP. Selesai.

Sedangkan bagi yang sudah terlanjur mengajukan mengingat banyaknya permohonan NPWP bisa minta surat keterangan NPWP masih dalam proses ke kantor pajak dan yang belum mengajukan baik melalui eRegistration atau ke kantor pajak sampai tanggal 15 Januari 2009 bisa melampirkan surat pernyataan akan mengajukan NPWP setelah kembali ke Indonesia.

Dan bagi yang penghasilannya di bawah PTKP bisa melampirkan surat pernyataan yang menyatakan penghasilannya di bawah PTKP, bagi orang tua yang ditanggung biaya hidup oleh anak bisa melampirkan fotokopi kartu keluarga atau surat pernyataan bahwa menanggung orang tua beserta fotokopi kartu NPWP anak dan terakhir buat anak yang belum dewasa , tidak mempunyai penghasilan serta usianya di bawah 21 tahun cukup melampirkan kartu keluarga orang tua dan fotokopi kartu NPWP orang tua laki-laki.

Nah untuk WNA apabila tidak memiliki kartu keluarga harus melampirkan Surat Keterangan Susunan Keluarga Pendatang (SKSKP) atau dokumen lain yang dipersamakan yang menunjukan hubungan status kelaurga yang diterbitkan lembaga berwenang tetapi apabila beda kewarganegaraan harus melampirkan dokumen yang menunjukan status ubungan keluarga yang dikeluarga instansi berwenang. Hal sesuai PER-1/PJ/2009 yang baru saja saya dapatkan. He..he…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: