Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

SPT PPh Pasal 21 masa Desember

Posted by Faisal Abet pada 20 Desember 2009


Perbedaan SPT Masa Desember dibanding masa-masa sebelumnya adalah khusus untuk masa Desember untuk penerima penghasilan yang dikenakan PPh Pasal 21 tidak Final jumlah penghasilan bruto dan PPh terutang adalah jumlah akumulasi selama tahun kalender yang bersangkutan sedangkan jumlah penerimanya adalah tetap sesuai masa Desember saja. Selain itu itu kita juga diminta untuk mengisikan jumlah PPh Pasal 21 yang telah disetor selama masa Januari s.d. Nopember, satu hal lagi formulir yang biasanya digunakan pada bulan sebelumnya khusus untuk masa Desember ditambah dengan formulir 1721 I dan 1721 A1/A2.

Untuk pengisian menggunakan eSPT PPh Pasal 21 Anda tidak perlu repot-repot menjumlahkan karena jumlah tersebut (Januari s.d. Desember) akan otomatis terjumlah pada masa Desember apabila tentunya eSPT PPh Pasal 21 sudah digunakan sejak masa Januari, khusus untuk tahun 2009 karena eSPT PPh Pasal 21 baru mulai digunakan untuk masa Juli 2009 untuk hal ini terpaksa harus dientry kembali masa Januari s.d. Juni 2009 atau dijumlahkan secara manual untuk dientrykan langsung ke masa Desember 2009 tetapi khusus untuk pegawai tetap jumlah akumulasi satu tahun kalender kan otomatis terisi di SPT Induk 1721 apabila sudah mengisikan 1721 A1.

Wah terbanyang capeknya apabila Anda harus mengentrykan satu persatu data karyawan ke eSPT PPh Pasal 21 tetapi jangan kuatir pada eSPT ini juga diberikan fasilitas impor data yang tentunya format file yang akan diimpor ada standarnya untuk itu file contoh impor disediakan di setiap installer yang diberikan. Dan sebagai informasi untuk eSPT pertanggal 30-11-2009 selain menyesuiakan dengan ketentuan Per-57/PJ/2009 pada versi ini juga ditambahkan fasilitas impor data untuk 1721 II.

Setelah data diisi sesuai format file impor 1721A1 yang ada (Anda juga bisa menggunakan format 1721A1 yang ada di file Perhitungan PPh Pasal 21 2009.xls  atau file Impor 1721 A1.xls yang ada di blog ini-pen) maka file disimpan ke dalam format csv namun ingat pada saat mengubah format file sheet yang terbuka adalah sheet 1721A1eSPT dan setting regional yang dipilih adalah setting Indonesia maka file csv siap diimpor ke eSPT PPh Pasal 21.

Setelah file diimpor maka 1721A1 dapat langsung dicetak ke printer seluruhnya atau print priview dulu jika diinginkan dan 1721 A1 dapat langsung diberikan ke masing-masing karyawan dimana fotokopinya sebagai lampiran wajib dalam pelaporan 1770 S atau 1770 SS.

Dan terakhir sebagai konsekuensi PPh 21 masa Desember adalah pelaporan masa maka tanggal jatuh tempo penyetoran dan pelaporan juga mengikuti batas waktu penyetoran dan pelaporan PPh Pasal 21 masa yakni untuk penyetoran adalah paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya dan pelaporannya(SPT) paling lambat disampaikan tanggal 20 bulan berikutnya.

NB :

  1. Bagi yang menggunakan eSPT PPh Pasal 21 update tanggal 30-11-2009 perhitungan pegawai yang tidak genap setahun pada 1721 A1 masih keliru maka lakukan impor data.
  2. Sedangkan eSPT PPh Pasal 21 update 14-01-2010 perhitungannya sudah benar namun apabila Anda mengubah angka 20 dari 1721 A1 maka lakukan klik dan enter angka 15 lalu klik simpan maka jika tidak angka 20 akan otomatis dijumlahkan secara kumulatif. eSPT pertanggal ini setting kertas dalam ukuran Legal (8,5in x 14in) untuk itu hindari printer yang bisa menggunakan dua ukuran kertas sekaligus atau kalau memang tidak mungkin menggunakan printer lain setting ukuran kertas di printer diubah dari F4(8,5 x 13in) menjadi any size sedangkan kertas ukuran lain tidak perlu diubah.
About these ads

178 Tanggapan to “SPT PPh Pasal 21 masa Desember”

  1. Fajar berkata

    Selamat Siang, Mas Faisal….

    Untuk Masa Desember, penghasilan bruto dan PPh Terutang untuk non pegawai tetap/penerima pensiun apakah juga akumulasi dari masa Januari s/d Desember? Dan sepengetahuan saya, pada eSPT data untuk pegawai tetap januari s/d nopember tidak bisa langsung otomatis masuk ke masa desember. Tetap harus diinput dahulu melalui 1721-A1.

    ======Faisal======
    Jumlah kumulatif untuk masa Desember berlaku untuk semua kriteria pegawai namun sebatas atas penghasilan yang merupakan obyek PPh Pasal 21 tidak final sedangkan jumlah masa Desember saja(bukan jumlah kumulatif) untuk penghasilan yang dikenakan PPh 21 Final seperti pesangon, THT dibayar sekaligus, dan honorarium PNS Gol. III ke atas. Inilah yang saya maksud di alinea pertama di atas.
    Untuk pegawai tetap bukan kah sudah saya uraikan di atas di alinea ke-2 baris terakhir.
    Semoga menjadi lebih jelas.

    Terima Kasih. :)

    • Fajar berkata

      Terima kasih atas tanggapannya Mas…

      Untuk selain pegawai tetap/penerima pensiun (angka 8 s/d 19)bukannya terisi setelah kita input pada bukti potongnya? Apakah berarti bukti potong untuk selain pegawai tetap/penerima pensiun untuk masa Desember adalah kumulatif dari masa Januari s/d Desember? Bukankah ini akan menyebabkan bukti potongnya dobel, karena untuk bulan-bulan sebelumnya telah dibuatkan bukti potong?

      ====Faisal=====
      Sama-sama mas, seperti yang saya uraikan di alinea kedua, apabila eSPT baru digunakan tidak dari awal tahun jumlah ini dapat dihitung secara manual oleh mas fajar dan jumlah ini langsung dapat dientrykan ke SPT Induk sesuai kriteria point 8 s.d. 19.
      Ketentuan lama maupun ketentuan baru bukti potong PPh Pasal 21 hanya 1721 A1/A2 yang jumlahnya adalah kumulatif karena hanya diberikan sekali.

      Terima Kasih. :)

  2. yuni berkata

    Bapak Faisal saya ingin menanyakan mengenai pengisian 1721 A1 untuk kolom 16, apabila pegawai tersebut kerja mulai juni sd des (7 bulan) penghitungan pengahasilannya apa harus disetahunkan?

    =====Faisal=====

    Tidak disetahunkan kecuali yang bersangkutan meninggal dunia atau meninggalkan indonesia untuk selama-lamnya.

    Terima Kasih. :)

    • Bowo berkata

      Bapak Faisal, menanggapi jawaban bapak apakah hal ini tidak menyebabkan nantinya karyawan akan menjadi kurang bayar disaat ybs mengisi lembar spt orang pribadi. Bagaimana kalau ada kebijakan dari perusahaan yang mempunyai banyak PT dan karyawan nya dipindah pindahkan karena mengikuti lokasi dimana PT itu berada akan menanggung biaya kurang bayar pajak dengan menyetahunkan penghasilan karyawan dan kemudian saat menghitung pphnya dikembalikan ke masa pajak proporsinya. Misalnya seperti contoh masa kerja 7 bulan dengan 7/12 X penghasilan dan untuk pajaknya dikembalikan lagi 12/7 X pajak setahunnya.

      =====Faisal=====

      Maaf pak bowo kalau kasusnya seperti itu, menurut saya hal itu dari satu pemberi kerja dong karena masih dalam satu group. Ketentuan sekarang memberikan solusi bagi yang berhenti maka tuntas pelaksanaan kewajiban kepada karyawan yang berhenti karena LBnya telah dikembalikan, juga itu PT ini tidak mengetahui pegawai yang bersangkutan pindah PT atau tidak bekerja lagi, kalau tidak bekerja lagi SPT 1770 S bisa menjadi LB…
      Sedangkan bagi PT yang baru juga memberikan solusi dalam melaksanakan kewajiban membuat 1721A1 apabila PT yang sebelumnya tidak melaksanakan kewajibannya membuat 1721A1, di 1770 S pegawai sudah dipastikan akan kurang bayar hal itu merupakan konsekuensi bagi pegawai namun hal ini tidak berlaku bagi pegawai yang pindah atau pindahan dari satu pemberi kerja(satu PT(cabang atau pusat), satu group) karena yang bersangkutan tidak akan kesulitan mendapat 1721A1 dari kantor sebelumnya..

      Terima Kasih. :)

  3. Kiswo berkata

    Pak Faizal, Trims atas adanya Blog Anda

    Sangat bermanfaat!!!

    Salam kenal
    Kiswo

    ==== Faisal ====

    Sama-sama Pak Kiswo..
    Alhamdulillah…

    Terima Kasih. :)

  4. Taryye berkata

    pagi

    saya bekerja disalah satu perusahaan perdagangan
    pada saat ini saya harus melaporkan SPT 1721 masa desember
    di daftar karyawan saya ada yang masa kerjanya dari januari sampai mei saja sebanyak 9 orang sedangkan setelah itu dia kluar n tinggal 2 orang saja

    klo dituliskan cuma 2 karyawan saja pada SPT masa desember maka lampiran untuk 1721A1nya hanya 2 sementara masa mei ada 9 orang
    apakah perlu kita bikin yng untuk 9orang tadi?
    maksih atas jawabannya

    =====Faisal=====
    1721 A1 yang dilampirkan di SPT Masa Desember 2009 adalah seluruh karyawan yang pernah bekerja pada perusahaan dari Jan s.d. Des 2009 baik yang sudah berhenti di tahun berjalan atau masih bekerja.
    1721A1 bagi karyawan yang berhenti di pertengahan tahun 1721 A1 wajib dibuat paling lambat 1 bulan sejak karyawan yang bersangkutan berhenti.

    Terima Kasih. :)

    • Taryye berkata

      terima kasih atas jawabannya

      klo sampai sekarang belom dibuat gimana?
      apa ada sanksi to yang lainnya

      gajinya perlu disetahunkan atau tidak, to gaji yang dai trima slama januari s.d mei ja?makasih :)

      =====Faisal=====

      Sanksi keterlambatan pembuatan 1721A1 belum diatur bu…
      Tidak disetahunkan kecuali yang bersangkutan berhenti karena meninggal dunia atau meninggalkan indonesia untuk selama-lamanya

      Terima Kasih. :)

      • Taryye berkata

        bapak nta r itu di SPT induknya jumlah karyawannya diisi 2 orang atau 9 orang untuk masa desembernya

        kan kemaren belom dibuat bukti ptongnya jadi lampran A1 nya kan pasti ada 9

        mohon bantuannya
        thank’s :)

        ====Faisal=====

        Jumlah pegawai pada bulan Desember 2009 yakni 2 orang…

        1721A1 tetap 9 buah baik sudah dibuat atau pun belum, sesuai karyawan yang pernah bekerja di tahun 2009.

        Terima Kasih. :)

  5. Lucy berkata

    Pak Faisal,

    Saya mau tanya, apakah perhitungan overtime dan meal allowance dimasukkan ke dalam total gaji dan tunjangan? Karena overtime dan meal allowance tiap bulan jumlahnya berbeda.

    Terima Kasih atas bantuannya.

    Salam,
    Lucy

    ===== Faisal =====

    Iya bu karena sifatnya kan rutin diterima disetiap bulan namun konsekuensi bisa jadi PPh Pasal 21 menjadi lebih bayar kecuali tertutupi oleh PPh 21 karyawan bersangkutan atau PPh 21 karyawan lain pada masa Desember.

    Terima Kasih. :)

  6. A Malik berkata

    Selamat pagi pak Faisal!!

    Saya mau nanya, kalu karyawan yang belum punya NPWP (dan gajinya kurang dari PTKP) apa harus dibikinin SPT 1721 A1nya?? trus ada sanksinya gak?
    Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih atas hadirnya blog ini.

    ===== Faisal =====

    Tidak harus, tetapi sebaiknya dibuatkan saja 1721A1nya… Untuk itu tidak ada sanksi.
    Sama-sama pak…

    Terima Kasih. :)

  7. Ryan berkata

    Pak faisal..saya ingin bertanya…untuk spt masa pasal 21 untuk masa desember,jumlah karyawan yang ditulis di form induk adalah jumlah karyawan pada masa desember saja kan pak?sedangkan untuk jumlah bruto dan pph nya jumlah kumulatif.soalnya saya menerima informasi berbeda2 pak…ada yang mengatakan bahwa jumlah karyawannya juga kumulatif…jd mohon pencerahannya nih pak faisal mana yang benar dan dapat saya jadikan pegangan. Terimakasih banyak pak faisal..blog anda banyak membantu saya mendapatkan informasi perpajakan….

    ==== Faisal=====

    Soal itu kan jelas disebutkan di catatan kaki SPT Induk, maaf coba dibaca… Hanya Penghasilan bruto dan PPh terutang yang kumulatif, iya kan ?
    Sama-sama pak…

    Terima Kasih. :)

    • Adel berkata

      Pak Faisal, saya dapat info dari AR saya kalo jumlah karyawan yang ditulis itu juga komulatif Pak untuk masa Desember…
      saya jadi tambah bingung, saya harus ikutin siapa yah…
      Di e-spt juga ga langsung otomatis muncul jadi bisa diketik ulang. Mohon bantuannya …
      Terima kasih :)

      =====Faisal=====

      di Petunjuknya tidak disebutkan namun karena penghasilan bruto dan PPh terutang adalah kumulatif maka sebaiknya untuk jumlah karyawan juga kumulatif agar menjadi match. Untuk pegawai tetap jumlahnya otomatis sedangkan bukan pegawai jumlahnya tidak otmatis karena baru dipakai dari masa Juli 2009.

      Terima Kasih. :)

  8. nancy berkata

    Pak Faisal, saya sudah download perhitungan PPh Pasal 21 versi excel. Data sudah saya input di kolom PPh sebulan muncul #value pada pegawai yang tidak mempunyai npwp dan penghasilan dibawah ptkp, PPh disetahunkan nihil. Bagaimana cara menghilang #value? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Salam,
    Nancy

    ====Faisal ====

    Maaf ibu, di kolom NPWP Karyawan tersebut ibu cantumkan apa ? tolong dientry angka 0 ( nol) saja…

    Terima Kasih. :)

  9. nancy berkata

    Pak Faisal, ada pertanyaan lagi. Jika ada pegawai baru masuk, apakah data pegawai tersebut diinput di saat mulai bekerja? Apakah perhitungan dari perusahaan yang lama bisa diinput juga? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Salam,
    Nancy

    ====Faisal=====

    Untuk data identitas pegawai di cantumkan di masa Januari sedangkan penghasilannya saat mulai bekerja. 1721A1 dari perusahaan lama yang dicatumkan adalah penghasilan neto dan PPh terhutangnya.
    Maaf bu, tolong dibaca sheet BACAnya…

    Terima Kasih. :)

  10. cahyo berkata

    pak sy mo nanya utk spt21 masa des…Yg dimaksud jumlah kumulatif pph yg dipotong itu penjumlahan pajak yg trutang dr jan-des apa jumlah pajak yg trutang dari total pnghasilan stahun..

    ==== Faisal =====

    Jumlah pajak yg terutang dari total penghasilan setahun pak..

    Terima Kasih. :)

  11. cahyo berkata

    pak saya mo nanya, utk spt 21 masa desember yang dimaksud dengan jumlah pph terutang komulatif itu jumlah PPH berdasarkan total penghasilan selama setahun ya?

    ===== Faisal ====

    Ya benar…

    Terima Kasih. :)

  12. hendra berkata

    Selamat pagi pak,

    Maaf, saya mohon penjelasan, apa yang dimaksudkan dengan Daftar Biaya yang dilampirkan pada huruf h) Bagian D-Lampiran dari form 1721? Daftar biaya yang mana? Apa harus/tidak harus dilampirkan? Maksudnya wajib pajak yang Tidak Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPH Badan itu apa?

    Maaf pak pertanyaannya panjang, :-D Sebelumnya terima kasih atas bantuannya.

    Salam kenal,

    Hendra

    ===== Faisal ======
    Kantor Perwakilan Perusahaan Asing yang ada di Inonesia bukan berbentuk BUT tidak wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan oleh karenanya wajib menyampaikan daftar biaya pada SPT Tahunan PPh 21 untuk tahun 2008 dan sebelumnya sedangkan mulai tahun 2009 dilampirkan di SPT PPh 21 masa Desember.

    Terima Kasih. :)

    • reski berkata

      Salam kenal Pak Faisal,

      Apakah ada dasar hukumnya, bahwa yang wajib menyampaikan daftar biaya pada SPT 1721 masa Desember adalah “Kantor Perwakilan Perusahaan Asing yang ada di Indonesia bukan berbentuk BUT”.

      Karena kantor cabang kami didaerah, diminta untuk melampirkan daftar biaya pada pelaporan SPT 1721 masa Desember.

      Terima kasih banyak sebelumnya

      Reski

      =======Faisal=======

      Kewajiban menyampaikan daftar biaya pada SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember bagi Wajib Pajak yang tidak mempunyai kewajiban penyampaian SPT Tahunan Badan pada NPWP dimaksud seperti kantor perwakilan, kantor cabang, dan Joint Operation.
      Ada ketentuannya pak, yakni di Per-32/PJ/2009…

      Terima Kasih. :)

      • chiemayindah berkata

        terkait dengan hal ini, seandainya NPWP untuk PPh 21 di KPP Pratama sementara NPWP untuk PPh Tahunan Badan di KPP Madya, apakah hal ini termasuk pada klasifikasi wajib pajak yang tidak mempunyai kewajiban penyampaian SPT Tahunan Bada ya Pak (berdasarkan KPP Pratama). Hal ini dikarenakan di KPP Pratama kami ngotot bahwa kami harus melampirkan daftar biaya ini.

        Atas perhatian dan informasinya, saya ucapkan terima kasih

        =========Faisal============

        Iya ibu indah, selain BUT.. WP-WP cabang dikategorikan sebagai Wajib Pajak yang tidak wajib menyampaikan SPT Tahunan sehingga di SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember wajib melampirkan rekapitulasi rincian biaya yang dikeluarkan.

        Terima Kasih. :)

  13. Piter berkata

    Pak Faisal,
    Untuk yang metode gross up, pada sheet “DES”, rumus untuk tunjangan PPh mengambil dari kolom apa ?
    Apa kolom tunjangan PPh pada sheet Des merupakan Tunjangan PPh hanya bulan Desember atau jumlah kumulatif ?

    Terima Kasih atas penjelasannya.

    Piter

    ===== Faisal ====

    Untuk karyawan yang masih bekerja bulan Desember tunjangan PPh adalah PPh 21 Kurang Bayar, tunjangan PPh untuk masa Desember saja..

    Terima Kasih. :)

    • ayacerita berkata

      Pak faisal,

      Jadi kalau karyawan keluar di pertengahan tahun dan lebih bayar, kolom tunjangan pajaknya untuk sheet “DES” gak perlu diisi yah?
      Terima kasih

      =====Faisal========

      Benar pak wijaya, karena di Desember sudah tidak menerima penghasilan lagi..

      Terima Kasih. :)

  14. nancy berkata

    Selamat Siang , Pak Faisal
    untuk perhit pph psl 21 versi excel sheet des kolom am (PPh psl 21 Terhutang), apa metode pembulatan yang digunakan? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Salam,
    Nancy

    ===== Faisal =====

    Maaf ibu, bukan PPh 21 terutang yang dibulatkan tetapi Penghasilan Kena Pajak yang dibulatkan kebawah dalam ribuan penuh.

    Terima Kasih. :)

    • Kurnia berkata

      Selamat Siang, Pak Faizal dan Ibu Nancy

      Ikut meneruskan pertanyaan. Pak Faizal ada link peraturan tentang pembulatan kebawah PKP per 1.000 rupah? Saya cari-cari peraturanya tidak ketemu.

      Terimakasih,
      Kurnia.

      =======Faisal======

      Maaf pak, coba dibaca per-31/PJ/2009 terutama Pasal 14…

      Terima Kasih. :)

  15. nancy berkata

    Pak Faisal,
    jika isteri ikut npwp suami, di dalam sheet perhitungan excel perlu diinput ke kolom npwp ato tidak? Mohon penjelasannya. Terima Kasih.

    Salam,
    Nancy

    ==== Faisal====
    Harus ibu, kalau tidak daramana kita tahu NPWP ikut suami..

    Terima Kasih. :)

  16. hans berkata

    Sore Pak Faisal,

    di form 1721A1 no 2, tunjangan pph terdiri dari 2 :
    jumlah tetap dan jumlah sesuai dengan sebenarnya…
    bisa dijelaskan maksudnya pak?

    Terima kasih

    ==== Faisal ====

    Sore pak…

    Jumlah tetap apabila tunjangan PPh lebih kecil dari PPh terutang sedangkan jumlah sebenarnya apabila tunjangan PPh sama dengan PPh Terutang.

    Terima Kasih. :)

    • hans berkata

      Pak Faisal,

      no 2 itu bisakah untuk penghitungan gross up PPh21?

      Jika kasusnya, gaji diberikan net (misalkan 5.000.000)
      PPh21 di gross up dan ditanggung perusahaan,
      apakah betul penghitungannya menggunakan pilihan yang kedua? (jumlah sesuai dengan sebenarnya)

      Terima kasih pak.

      ======Faisal======
      Ya sistem gross up adalah pilihan ke-2 yakni jumlah sebenarnya… Sistem gross up tidak sama dengan pajak ditanggung perusahaan..

      Terima Kasih. :)

      • hans berkata

        iya pak, maksud saya ditanggung perusahaan itu pajaknya tidak dipotong dari gaji karyawan :)

        terima kasih banyak pak..

        ===== Faisal=====

        Saya hanya meluruskan saja pak, sistem gross up pajak tetap dipotong dari gaji/penghasilan karyawan yakni dari tunjangan PPhnya yang karena nilainya sama dengan PPh terutang maka gaji/penghasilan yang diterima karyawan hasilnya sama dengan pajak ditanggung perusahaan.
        Sama-sama pak :)

        Terima Kasih. :)

  17. Mohamad Hendro berkata

    Pak Faisal,
    Maaf Pak Faisal saya masih awam dalam hal pajak. Untuk lampiran Form 1721-T tidak saya sampaikan pada masa Juli 2009, apakah tidak apa-apa disampaikan pada masa Desember ini atau bagaimana? lalu untuk bagian D – Lampiran, point “h)Daftar Biaya untuk Wajib Pajak yang Tidak Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPH Badan” apakah yang dimaksud adalah karyawan yang penghasilan Nettonya tidak melebihi PTKP? lalu apakah dibuat/diketik sendiri atau ada Formulirnya tersendiri?
    Sebelumnya terima kasih banyak Pak Faisal

    =======Faisal=====
    Saya juga tidak seberapa pak, masih banyak perlu dipelajari… Maaf pak, sebaiknya disampaikannya di pembetulan masa Juli 2009. Pertanyaan ini sudah ada yang bertanya sebelumnya, maaf tolong dicari…

    Terima Kasih. :)

  18. Deni Pinontoan berkata

    Selamat sian pak Faisal…

    pak, saya sudah download perhitungan pph 21 dari bapak.
    sy mau tanya, kalu karyawan bekerja dari januari s/d mei (5 bulan) di kolom H (masa mulai kerja) dan kolom I (akhir kerja) diisinya gmn ? (sheet jan s/d des)

    Terima Kasih Pak.

    ======Faisal=====

    Cukup di sheet JAN karena sudah link ke sheet lainnya… Tolong dibaca dulu sheet BACAnya pak… :)

    Terima Kasih. :)

    • Deni Pinontoan berkata

      pak..
      kalu karyawan A kerja dari masa jan s/d mei maka untuk sheet jan sampe desember diisi 1 – 12 ?
      lalu di sheet juni s/d desember bagaimana ?
      makasih yah jawabannya…

      Terima Kasih Pak Faisal :)

      =====Faisal====
      Namanya jangan dihapus, tentu di sheet Juni s.d. Des kolom penghasilan dikosongkan(dituliskan 0 (nul)).

      Terima Kasih. :)

  19. Hendra berkata

    Pak Faisal,
    Bagaimana perlakuaan pajak atas bunga yang saya terima dari uang yang saya pinjamkan kepada teman saya(saya belum tahu dia sdh punya NPWP atau belum) :-)? Apa termasuk PPh ps21 dan berapa tarif pajaknya dan final atau tidak?
    Kalau teman saya tidak berNPWP(tidak punya kewajiban memotong), Bagaimana saya bisa minta bukti potongnya.
    Bagaimana melaporkan penghasilan atas bunga tsb pada spt tahunan saya?
    Sebelumnya, terima kasih pak atas penjelasannya.

    ====== Faisal=====

    Klu bunga pinjaman masuk ke PPh Pasal 23 pak tarifnya 2%, bagi pihak yang menerima penghasilan tidak memeiliki NPWP dikenakan tarif 100% lebih tinggi.
    Sebaiknya dilakukan kepada yang berNPWP saja agar kewajiban perpajakan dapat dilakukan.
    Untuk SPT 1770 ada dilampiran 1770 I bagian D sedangkan di 1770 S di lampiran 1770 S I bagian A.

    Terima Kasih. :)

    • Hendra berkata

      Selamat pagi pak,

      Maaf pak, maksud pertanyaan saya bahwa orang yang saya pinjami itu tidak mempunyai NPWP (bukan WPOP yang menjadi pemungut/pemotong PPh ps 23. Justru saya(WPOP) yang menerima penghasilan berupa bunga. Apa bisa saya yang menerima penghasilan menyetor sendiri PPh ps 23 lewat SSP.

      ======Faisal=====

      Saya paham pak, coba simak jawan saya sebelumnya.. Untuk kewajiban pemotongan dan pemungutan yang diatur dapat disetorkan sendiri hanya PPh Pengailhan Hak atas Tanah dan /atau Bangunan, Jasa Konstruksi, dan sewa Tanah dan /atau Bangunan sedangkan untuk bunga tidak diatur. Untuk itu sebaiknya dihindari… Penghasilan bunga diperhitungkan saja di spt tahunan Bapak kalau untuk setor sendiri karena tidak diatur sebaiknya tidak dilakukan..

      Terima Kasih. :)

  20. ardi vidie berkata

    pak faisal

    kalo untuk form spt tahunan pasal 21 itu apa saja yang dibutuhkan..untuk masa pajak desember 2009

    ===== Faisal =====

    Maaf pak, tolong dibaca dulu tulisan saya dan pertanyaan-pertanyaan di bawahnya.

    Terima Kasih. :)

  21. Frans berkata

    Selamat siang pak Faisal,

    Untuk pengisian kode setor di ssp spt masa des, diisikan kode setor 100 seperti biasanya pak ? karena sudah tidak ada spt tahunan lagi ?
    trims sebelumnya pak…

    =====Faisal====

    Selamat siang juga pak.
    Ya, karena SPT Masa Desember adalah kewajiban masa…

    Terima Kasih. :)

    salam,
    frans

  22. Ferini berkata

    Assalamualaikum Pak,

    saya mau tanya mengenai Premi Jamsostek :

    1. Dalam perhitungan PPh Pasal 21 Untuk Premi Jamsostek yang dibayar oleh pemberi kerja apakah dihitung sebagai penambah penghasilan pekerja?

    2. Dalam perhitungan PPh Pasal 21 Untuk Premi Jamosostek yang dibayar oleh pekerja apakah dihitung sebagai pengurang penghasilan pekerja?

    terimakasih atas jawabannya pak

    Wassalamualaikum

    ======Faisal====

    Wa’alaikumsalam Warahmatulahi Wabarakatuh.

    1. Iya hanya untuk JKK dan JKM sedangkan untuk JHT/THTnya tidak.
    2. Iya hanya untuk JHT/THT yang dibayarkan karyawan (dipotong dari penghasilan karyawan)

    Terima Kasih. :)

    • Tian Ti berkata

      Kalo JPK menambah penghasilan bruto ga pak Faisal? Trims.

      ====Faisal=====

      JPK apa ya apak, lupa saya…

      Terima Kasih. :)

      • Tian Ti berkata

        JPK = Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (Single 3% & Married 6%)
        Kan Jamsostek ada 4 paket, tp sy lht di blog ga ada yg bahas JPK.

        ======Faisal=====

        Premi asuransi yang dibayarkan pemberi kerja termasuk penghasilan bagi karyawan.

        Terima Kasih. :)

  23. Irma berkata

    Selamat sore Pak Faisal,

    Saya sudah download SPT PPh 21 tahun 2009 dari Bapak. Pertanyaan saya apakah file ini bisa langsung saya gunakan untuk data karyawan, dan langsung diisi nama karyawan di kolom C 14 menggantikan contoh yang Bapak buat?
    Satu lagi Pak, saya juga punya permasalahan yg sama dengan Bapak Hendra mengenai PPh 23 atas bunga pinjaman. Pemberi penghasilan bunga pinjaman tidak mempunyai NPWP, bagaimana cara saya membayar dan mendapatkan bukti potong. Apakah memungkinkan saya sebagai penerima penghasilan bunga melaporkan dan mencetak bukti potong sendiri di SPT PPh 23 yang saya laporkan setiap bulan?
    Maaf pertanyaannya kepanjangan. Terima kasih sebelumnya.

    ======Faisal=====

    Selamat sore juga bu…
    Iya ibu… Soal ini, maaf tolong dibaca jawaban saya ke Bapak Hendra..

    Terima Kasih. :)

    • Irma berkata

      Maaf Pak Faisal,saya mau luruskan saja. Yang menmperoleh penghasilan bunga itu bukan saya pribadi, tapi perusahaan tempat saya bekerja. Apakah bisa diperhitungkan dalam SPT tahunan PPh Badan, atau dilaporkan dalam SPT masa untuk perusahaan dimana perusahaan mengeluarkan bukti potong atas nama nya sendiri.
      Terima kasih sebelumnya

  24. Frans berkata

    Selamat sore pak,

    Untuk dokumen pelaporan spt masa des : form 1721, 1721A1, dan 1721 I saja ? tidak perlu dengan perhitungannya pak ?
    mengenai tgl jatuh tempo setoran, karena tgl 10 hari Minggu maka dimundurkan jadi paling akhir tgl 11 pak ?
    trims sebelumnya

    salam,
    frans

    ===Faisal====

    Kalau mau dilampirkan juga tidak apa-apa malah lebih baik kok… :) Ya untuk penyetoran dan pelaporan mundur ke hari kerja berikutnya (PMK-184/PMK.03/2008).

    Terima Kasih. :)

  25. johan berkata

    selamat sore pak,,

    senang sekali bisa membaca situs ini,,

    saya maw tanya, apakah karyawan yang berhenti di pertengahan tahun, ketika di desembernya maka pph nya lebih bayar..

    pak tolong kasih contong pengisian spt masa desember, terus terang saya belum paham betul..
    terima kasih

    =====Faisal=====

    Maaf pak, Bapak bisa gunakan file Impor 1721 A1.xls apabila pelaporannya manual Bapak tinggal mencatumkan jumlah karyawan tetap, total penghasilan bruto dan PPh terutang Jan s.d. Des 2009, kemudian PPh 21 tidak final yang disetor dari Jan s.d. Nov 2009 maka didapatlah PPh 21 Kurang Bayar/(Lebih Bayar) Des 2009.

    Terima Kasih. :)

  26. Triadi berkata

    Selamat malam Pak Faisal…

    Setelah membaca beberapa jawaban Bapak, dari pertanyaan yang disampaikan di forum ini, saya agak dong.. mengenai SPT masa Desember, namun demikian saya ingin mengajukan pertanyaan (maaf pak saya agak ketinggalan nich..).
    1. Apakah yang dimaksud pada Formulir SPT Masa (Desember) pada Bag. B (Penghasilan Bruto) dan (Pajak terhutang) adalah hasil perhitungan Pendapatan Jan. s/d Desember (Pendapatan setahun)yang disetahunkan.Berarti prosesnya sama dg. pajak rampung th. lalu, tapi pajak pendapatan khusus bulan Desember itu sendiri tidak kita hitung tersendiri spt th. lalu. (Kalau melihat contoh file “Perhitungan PPh 21 2009″)

    2. Apa yang dimaksud pada No. 22 Bag.B (STP Pph….(Hanya Pokok Pajak).

    3. Kalau perhitungan SPT Masa Desember seperti. No.1 dan hasilnya Kurang Bayar, apakah saya perlu membuat “SPT Pembetulan” karena pada Masa Jan. s/d Juni saya memakai PTKP lama.

    Trims, sebelumnya.

    ======Faisal=====

    Tidak apa-apa lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali…
    1. Untuk perhitungannya sama seperti pajak rampung namun bedanya karena ini masuk ke perhitungan masa Desember maka PPh 21 Kurang/(Lebih Bayar) termasuk juga PPh 21 Kurang/(lebih Bayar) bulan Desember.
    2. Apabila masa Jan s.d. Nov 2009 perusahaan Bapak telah diterbitkan STP PPh 21 dikarenakan ada nilai kurang bayar, maka nilai kurang bayar pada STP tersebut dapat dikreditkan/diperhitungkan namun tidak dengan sanksi administrasinya.
    3. Berarti Bapak sudah terlanjur menyampaikan ? Apabila setelah dihitung ulang hasilnya berbeda maka Bapak wajib melakukan pembetulan spt masa bulan Desember 2009 sementara kalau kekeliruan disebabkan karena kesalahan pada masa Jan s.d. Juni 2009 maka Bapak seharusnya juga membuat pembetulan SPT Masa PPh Pasal 21 untuk masa Jan s.d. Juni 2009 karena PPh 21 adalah kewajiban masa.

    Terima Kasih. :)

    • novi berkata

      siang pa faisal. Met tahun baru 2012. (“,)
      artikel lama tapi sangat bermanfaat.
      kalau berkenan saya mw bertanya tentang kasus seperti no 3.
      kami byr SSP dan sampaikan SPT Masa Jan 2011 Jan terjadi kesalahn status K/3 menjadi Tk/3 (janda 3anak). kami blm input dt terbaru, jd bln Jan msh msk data lama. bln Feb kami input data baru dn byr SSP sesuai status baru.
      1. apakah bln Des ini kami byr SSP masa PPH psl 21 + kekurangan masa Jan. ato sesuai masa sebelumnya.?
      2. apakah kami harus membuat pembetulan.? jika iya bagaimana format dan prosedurnya.?
      terimakasih atas perhatiannya. :)

      =======Faisal=======

      1. Maaf ibu novi statusnya yang ibu cantumkan di Jan 2011 berarti K/3 karena seharusnya TK/3 ? Kalau benar maka ibu membuat pembetulan SPT Masa Januari 2011 dan mebyara kekurangannya dan atas kekurangannya ini ibu dikenakan sanksi bunga keterlambatan setor Pasal 9 ayat (2a) UU KUP dengan diterbitkan STP nantinya.
      2. Lakukan pembetulan SPT Masa PPh Pasal 21 masa Januari 2011 setorkan kekurangnnya kemudian sampaikan ke KPP dengan melampirkan fotokopi SPT Induk dan SSP sebelumnya. Untuk masa Desember dilaporkan sebagaimana mestinya.

      Terima Kasih. :)

      • Lidia Liez berkata

        siang pak…
        saya mau bertanya….
        1. apakah Pajak terutang (kolom 5) itu adalah pajak yang kita bayar perbulan?? terus kalau masa desember itu berarti kita kumulatifkan pajak dari jan-des??
        2. apa yang dimaksud STP PPh 21 (hanya pokok pajak)??
        3. apabila ada 3 karyawan namun yang melebihi PTKP hanya 1.. dan cara mengisi 1721 A1 untuk 2 orang itu bagaimana pak? kan mereka jadi tidak kena pajak??
        4. selain SSP,SPT masa Pph 21,1721-I, apakah ada lagi?? form 1721 A1 apa perlu di lampirkan juga pada saat pelaporan ke KPP???

        saya mohon bantuannya pak… terimakasih pak… :)

        =======Faisal=========

        1. PPh 21 terutang dari karyawan yang bekerja bu lidia, yang dikumulatifkan bukan PPh 21 terutang tetapi penghasilannya sedangkan kolom 5 masa desember PPh 21 terutang selama setahun.
        2. Apabila ada PPh 21 yang belum disetorkan ibu maka olek kantor pajak akan diterbitkan surat tagihan pajak(STP) atas kekurangan PPh 21-nya tersebut ditambahn sanksi bunga 2% perbulan, nah atas kekurangan PPh 21 dalam STP tersebut disebut pokok pajak.
        3. Tidak perlu diterbitkan 1721A1-nya bu lidia tetapi kalau juga mau dibuat maka penghasilan kena pajaknya adalah nihil dan otomatis PPh Pasal 21-nya juga nihil.
        4. Kalau pelaporannya manual (non eSPT) perlu dilampirkan 1721A1, tidak ada lagi ibu sepanjang tidak ada karyawan yang keluar, baru memiliki npwp, atau baru bekerja.

        Terima Kasih. :)

  27. wahyuni berkata

    Siang pak,
    Pak Faisal saya mau tanya kalau SPT masa des untuk PPH21 , pengisian SPT pada jumlah pegawai tidak tetap dan final baik nilai gross dan terhutangnya apakah juga jan samp des meskipun bukti potongnya hanya u. des saja? klu jan- des berarti harus diinput manual ya…

    ====Faisal=====

    Siang juga bu…
    Karena eSPT ini baru digunakan mulai masa Juli 2009 maka untuk kumulatif pegawai tidak tetap disikan secara manual pada 1721 Induk.

    Terima Kasih. :)

  28. harto berkata

    Assalam’mualaikum wr. wb
    Luar biasa blog ini sungguh membantu saya dalam pembuatan laporan pajak. Menindak lanjuti pertanyaan Pak Triadi ttng pembetulan spt masa Jan s/d Jun. Karena tarif pph psl 17, PTKP serta biaya jabatan berubah semua, maka perhitungannnya menjadi lebih bayar. Apakah lebih bayar tersebut dapat dikompensasikan di masa desember dan masa2 yang lain apabila masih ada kelebihannya. mohon pencerahannya. Terima kasih atas bantuannya

    ====== Faisal=====

    Wa’alaikumsalam Warahmatulahi Wabarakatuh..
    Terima Kasih pak.. Dapat pak, lebih bayar tersebut dapat diperhitungkan ke masa berikutnya atau masa terakhir terhadap PPh terutang PPh Pasal 21 masa bersangkutan.

    Terima Kasih. :)

  29. Teddy berkata

    Salam Pak Faisal,
    Mengenai 1721A1 Desember09, mungkin bs diberikan contoh pengisian SPTnya yg benar pak,karena sekarang formnya juga telah terbarukan lagi. Seperti kolom nomor 25&26 1721A1(Yg baru) menjadi tidak ada. Dan saya sudah cari cara pengisian yg benar diberbagai blog2 pajak,namun yg saya dapat adalah cara pengisiian 1721A1 yg berbeda2. Contoh: ada yg dicantumkan nihil pada kolom 22 dan 23, adapula mncantum jumlah PPh21 terutang(kolom21) pada kolom 23 dan 24,yg mungkin diartikan menjadi NIHIL. Mohon pencerahannya pak dalam mengisi 1721A1 yg benar bagaimana,jika diperkenankan bersama perhitungan SPT PPh21 bln.Des’09nya..Terimakasih

    ===Faisal====

    Maaf pak, tolong dibaca per-32/PJ/2009nya dari formulirnya juga dapat disimpulkan kok pak.. Kolom 23 adalah pengurangan dari kolom 21 dikurangi kolom 22, apabila kolom 23 nilainya positif atau negatif maka atas nilai tersebut diperhitungkan atau dipotong itulah yang dicantumkan di kolom 24. Untuk kolom 22 adalah penjumlahan dari 22 a dan 22b dimana keduanya adalah kumulatif PPh 21 yang dipotong dari masa Jan.sd. Nov
    Tetapi mengenai PPh 21 Ditanggung Pemerintah tolong dibaca tulisan saya tentang sulitnya memahami PPh 21 DTP.

    Terima Kasih. :)

    • Teddy berkata

      Terimakasih pak Faisal,
      Numpang tanya lagi pak,saya baru kali ini mencoba membuat 1721A1 karyawan melalui e-spt, namun ada kejanggalan yg terjadi,seperti contoh disalah satu karyawan kami kolom (7)= Rp.82.870.000 namun biaya jabatan yg tertera kolom (10) hanya 2juta saja. Kolom (8) = 6,500juta namun kolom (11)=0(kosong). Saya sudah update baru saja e-sptnya dari site “pajak.go.id” namun ttp sama. Mohon bantuannya pak dan informasinya juga apakah penyampaian SPT PPh21 des’09 ini masih diperbolehkan tanpa menggunakan e-spt. Terimakasih ya pak.

      ==== Faisal====

      Yang bersangkutan di tahun 2009 hanya bekerja di tempat Bapak 4 bulan ? Perhitungan eSPT sudah benar, karena biaya jabatan adalah 5% dari penghasilan bruto namun apabila hasilnya melebihi 500.000,- maka maksimal yang dapat diperkenankan adalah 500.000,- karena hanya 4 bulan maka totalnya yang dapat diperkenankan 2.000.000,-
      Coba juga gunakan perhitungan yang saya buat pak..

      Terima Kasih. :)

      • Teddy berkata

        Iya pak, sudah benar. Ternyata setelah update kita harus menginput ulang kembali,sehingga sesuai dgn perhitungan update terbaru. FYI buat semua e-spt PPh user jumlah PPh terutang di e-spt terbaru menjadi pembulatan kebawah,sehingga yg sebelumnya sdh menghtung2 dgn excel ada selisih sedikit lebih bayar(agak lumayan banyak jk karyawannya jg banyak). Kalo ga salah distatus karyawan jg beda,sebelumnya angka 1=kawin, menjadi tidak kawin, sehingga mempengaruhi jg ke PTKP, jadi sebaiknya diinput ulang saja.
        Terimakasih :)

        ====Faisal====

        Bukan pembulatan PPh terutang tetapi pembulatan penghasilan kena pajak (PKP), contoh file Impor yang ada di Installer memang terbalik untuk status Kawain dan PTKP, untuk itu silahkan dibalik atau gunakan file Impor 1721 A1.xls yang ada di blog ini.

        Terima Kasih. :)

  30. bambang berkata

    Selamat siang PAk,,

    mau tanya, klo gak salah di petunjuk pengisian 1721-I disebutkan bahwa kita tidak perlu melampirkan 1721-A1/A2 di SPT Desember tapi wajib menyerahkan ke karyawan yg bersangkutan benarkah itu pak? kemudian nama karyawan yg saya tulis di 1721-1 apakah semua karyawan yg bekerja di tahun 2009 atau yg masih bekerja sampai Desember saja?
    thx before

    ====Faisal====
    Seharusnya dilampirkan merupakan bagian dari 1721 I, tetapi klu sudah eSPT tidak perlu dilampirkan karena datanya sudah ada di espt.
    1721A1 karyawan yang pernah bekerja di tahun 2009.

    Terima Kasih. :)

    • bambang berkata

      Selamat Siang Pak,,

      Terima kasih atas jawaban sebelumnya
      saya punya pertanyaan lagi nih. untuk tenaga ahli yg dipotong pph 21, untuk masa desember apakah saya harus melaporkan semua tenaga ahli selama tahun 2009 atau hanya yg di potong di desember saja yang harus saya cantumkan tulis d daftar bukti potong? klo di SPT 21 induknya kan sudah tentu kumulatif 2009. kemudian bukti potong yg dilampirkannya gmana? semuanya atau desember saja?

      terima kasih pak,,

      =====Faisal=====

      Untuk selain pegawai tetap bukan kah bukti potongnya telah diberikan pada bulan Jan sd. Nop pada saat yang bersangkutan menerima pembayaran sehingga bukti potong yang perlu di lampirkan di bulan Des 2009 hanya atas pembayaran selain pegawai tetap yang dibayarkan di bulan Desember 2009 saja, begitu pun dengan daftar bukti potongnya.

      Terima Kasih. :)

  31. Triya berkata

    Met pagi pak Faisal,

    Untuk bln Desember saya mencoba melaporkan melalui bantuan e-spt krn harus membuat 1721-A1 yg jumlahnya banyak.Namun saya ingin bertanya,
    1. Untuk PTKP karyawan yg berhenti(pindah kerja tempat lain) ditengah tahun kok jumlahnya disetahunkan ya?
    2.Bagaimana jika ditempat dia yg baru juga menggunakan e-spt,krn ternyata PTKP karyawan yg baru juga disetahunkan. Jika begitu dia kena PTKP disetahunkan 2X nih pak,bagaimana yg benarnya ya pak?Karena berarti u/ skrng dia lebih bayar(krn PTKP brtambah),jk dibayarkan sesuai e-spt brarti dia kemudian hari (mnurut saya) dia menjadi kurang bayar(krn tidk sesuai dgn jumlah PTKP yg sebenarnya)
    3. Jika ada lebih bayar tsb menurut bpk apakah sebaiknya dikompensasi ke masa berikutnya?atau dibayarkan sesuai dgn (walau menrut saya ) e-spt masih belum sesuai.
    Terimakasih atas jawabannya.

    =====Faisal=====

    Selamat pagi juga ibu…
    1. Untuk karyawan tetap tidak ada istilah PTKP bulanan bu, untuk penghitungan bulanan penghasilannya distahunkan dikurangi PTKP kemudian didapat PPh 21 setahun dan hasil tersebut kemudian disebulankan.
    2. Untuk penghitungan di perusahaan baru sebaiknya mencantumkan penghasilan neto dari perusahaan sebelumnya sehingga perhitungan menjadi benar kalau pun tidak dicantumkan kan di spt OP karyawan penghasilan tersebut harus digabungkan dengan demikian dipastikan di 1721A1 perusahaan baru atau di SPT OP Karyawan (1770 S) hasilnya menjadi kurang bayar.
    3. Jika ada lebih bayar atas kasus diatas bagi perusahaan menurut ketentuan ada dua yang harus dilakukan, pertama mengembalikan lebih bayar tersebut bersamaan dengan pemberian 1721A1 paling lambat 1 bulan sejak karyawan yang bersangkutan berhenti, kedua kelebihan tersebut dapat diperhitungkan ke PPh Pasal 21 terhutang pada masa dibuatnya 1721A1 tersebut.
    Perhitungan berdasarkan eSPT atas kasus tersebut tidak keliru.. Maaf ibu, coba dipahami lagi ketentuan tentang penghitungan PPh Pasal 21.

    Terima Kasih. :)

    • Triya berkata

      Untuk point (2),jika tidak mencantumkan penghasilan neto berarti kurang bayar dibebankan & disetor dari karyawan langsung melalui 1770 nanti ya pak?
      Untuk point (3),bagaimana jika perusahaan sudah terlanjur setor ke kasnegara,apakah lebih bayar bln.Desember masih bisa dikembalikan ke karyawan ?Apakah nanti mnjadi salah satu unsur pemeriksaan?
      Terimakasih atas jawabannya

      ====Faisal=====

      1. Ya, di 1770 S
      2. Klu kasus berhenti perusahaan pasti sudah terlanjur setor pada saat yang bersangkutan masih bekerja, dalam kasus karyawan berhenti kelebihan harus dikembalikan ke karyawan baru perusahaan berhak memperhitungkan kelebihan tersebut ke total PPh terutang perusahaan. Lain hal jika karyawan masih bekerja maka atas kelebihan tersebut tidak boleh dikembalikan hanya boleh diperhitungkan ke PPh 21 terutang bulan berjalan atau bulan berikutnya atas karyawan yang bersangkutan.

      Terima Kasih. :)

      • Johan berkata

        Selamat siang Pak Faisal,

        Saya sangat berterima kasih ada pembahasan masalah ini.

        Saya ingin bertanya lebih lanjut mengenai point b) diatas. Mengapa karyawan yang dibebankan untuk membayar kekurangan ini? Padahal pada saat si karyawan yang masuk ke perusahaan baru, gaji dia sudah dipotong pajak Pph 21 sesuai dengan ketentuan berlaku.

        Dan perusahaan baru sudah yakin kalau mereka tidak menyalahi aturan yang berlaku dengan melakukan pemotongan Pph 21 untuk karyawan yang baru tanpa mengacu kepada penghasilan neto karyawan di masa sebelumnya pada tahun yang sama.

        Mohon saran dan masukannya, Terima kasih :)

        ======Faisal======

        Apabila karyawan berhenti dan tidak bekerja lagi pada tahun yang sama maka atas tahun tersebut bisa jadi penghasilannya di bawah PTKP dan dikarenakan selama yang bersangkutan bekerja penghitungan PPh 21 disetahunkan maka pasti 1721A1 akan lebih bayar dan perusahaan wajib mengembalikan ketika yang karyawan yang bersangkutan berhenti sehingga di 1770 S menjadi Nihil..
        Namun ketika yang bersangkutan bekerja kembali di tahun yang sama, bukan kah total penghasilannya di tahun tersebut adalah penghasilan dari perusahaan lama dan perusahaan baru sehingga totalnya menjadi di atas PTKP (atau menjadi lebih besar) dan tentu 1770 S-nya menjadi kurang bayar dan dikarenakan kewajiban 1770 S adalah kewajiban masing-masing karyawan maka tentu atas kurang bayar tersebut menjadi tanggungan karyawan yang bersangkutan.

        Terima Kasih. :)

  32. Anas berkata

    Pak Faisal, saya sudah coba input pada file PPh 21 2009 (DTP) yang Bapak buat.
    Bagaimana kalau Akumulasi PPh DTP lebih besar daripada PPh terutang? Hal ini karena adanya perhitungan THR/Bonus pada Bulan September 2009.

    Terima kasih atas penjelasannya.

    Anas

    ====Faisal=====

    Kalau ada THR bukannya seharusnya lebih besar pak bisa jadi bulan September 2009 penghasilan brutonya melebihi 5juta rupiah sehingga karyawan yang bersangkutan tidak berhak lagi mendapatkan PPh 21 DTP, kalau pun memang lebih bayar tolong dibaca tluisan saya tentang “Sulit memahami PPh 21 DTP ? ”

    Terima Kasih. :)

  33. Ningsih berkata

    Yth Pak Faisal,
    Bagaimana jika seorang krywn mendapat banyak penghasilan lembur di bln Mei, sehingga penghasilannya melebihi PTKP, Maka sesuai PER-22/PJ/2009, karyawan tsb mendapat PPh DTP di bln Mei.
    Namun ketika akhir tahun 2009, dihitung pajak terhutang setahun 2009 (utk SPT tahunan), ternyata penghasilan krywn tsb di bawah PTKP sehingga tidak ada pajak terhutang. Bagaimana dengan DTP Maret yang sudah terlanjur diberikan?
    (Sistem yg digunakan di perusahaan adalah gross up, Tunjangan pajak diberikan oleh perusahaan).

    Terima Kasih.

    ===== Faisal====

    Sistem gross up perlakukannya sama dengan pajak yang dipotong dari gaji karena sebenarnya yang bersangkutan juga dipotong kecuali jika PPh 21nya Ditanggung Pemberi Kerja maka ketika mendapatkan fasilitas PPh 21 DTP selain yang bersangkutan menerima gaji penuh satu bulan ditambah lagi dengan PPh 21 DTP, untuk lebih jelasnya tolong dibaca tulisan saya tentang LB PPh 21 DTP.

    Terima Kasih. :)

  34. Kuat Kurniawan berkata

    Salam sukses pak.pak saya mau tanya, saya punya usaha jasa kontruksi,usaha itu berbentuk CV.Saya jalani bersama istri saya.Tanpa karyawan.lalu saya ada ikatan sama salah satu perusahaan.inisial aja A.setiap dapet proyek dari A saya pake tenaga lepas.Dan PPh 21nya di potong langsung secara final oleh A.dari bulan januari-nopember 2009 saya lapor SPT PPh 21 masa nya nihil dan saya laporkan tanpa karyawan.Lalu bagaimana cara pembuatan SPT 21 di bulan desembernya pak.Apakah saya laporkan tanpa karyawan juga di 1721-A1 nya..?
    Terima kasih Pak sebelumnya…
    Sukses..

    ======Faisal====

    Salam sukses juga Pak Kurniawan… Maaf pak atas upah buruh siapa yang membayarkan, apakah bapak atau pemakai jasa Bapak ? Kalau Bapak maka pemotongan PPh Pasal 21 adalah tanggung jawab Bapak sementara pemakai jasa Bapak mempunyai kewajiban memotong PPh Jasa Konstruksi Final (PP 51 tahun 2008) dari total nilai yang dibayarkan ke Bapak sementara klu upah diberikan langsung oleh pemakai jasa dan Bapak hanya menerima pembayaran atas material + jasa maka kaewajiban pemakai jasa selain memotong PPh Jasa Konstruksi yang dibayarkan ke Bapak juga mempunyai kewajiban memotong PPh Pasal 21 dari karyawan.
    Atas pegawai lepas tidak perlu dibuatkan 1721A1 karena setiap menerima pembayaran sudah diberikan bukti potong.
    Bagi CV Bapak, setiap organisasi tentu ada pengurus untuk itu posisi Bapak dan isteri di sini sebagai pemilik modal juga bukankah sebagai pengurus untuk itu tentu diberikan gaji.. Sebab dengan mendirikan CV konsekuensinya Bapak terpisah dengan CV sehingga harus dipisahkan pengeluaran Bapak dengan CV oleh karena itu biaya hidup keluarga tidak dapat dikeluarkan dari pendapatan CV kecuali gaji.
    Atas pembayaran gaji ke pengurus (paling tidak direktur) maka perlu dibuatkan 1721 A1.

    Terima Kasih. :)

  35. Adiputra Sulaiman berkata

    Yth Pak Faisal

    SPT Masa Pasal 25 Badan perusahaan kami seharusnya Rp. 325.000 yang harus kami bayarkan untuk perbulannya selama tahun 2009. Tapi karena kesalahan penulisan kami membayar hanya 225.000 perbulan dari bulan April sampai dengan Nopember 2009. Bagaimana caranya kami membayar selisih kekurangan tersebut?

    Terimakasih atas penjelasannya.

    ====== Faisal=====

    Aatas kekurangannya disetorkan sebagai PPh Pasal 25 juga pak yakni masa April s.d. Nopember 2009 yang masing-masing nilainya Rp. 100.000,- dengan satu masa satu SSP.

    Terima Kasih. :)

  36. Adiputra Sulaiman berkata

    Yth Pak Faisal

    Terima kasih atas jawabannya pak Faisal. Mohon petunjuknya bagaimana pengisian SSP untuk satu masa satu SSP tersebut. Apakah saya harus membuat sebanyak 8 SSP (April sampai dengan Nopember) dan bagaimana mengisi kolom “uraian pembayaran tersebut”

    Terima kasih atas penjelasannya

    =====Faisal====

    Ya benar, 8 SSP… Uraian sama seperti PPh Pasal 25 sebelumnya. atau tambahkan keterangan kurang setor dibawah uraian biasanya agar lebih jelas..

    Terima Kasih. :)

  37. Zulka berkata

    Pak Faisal

    SPT masa 21 Des apakah pajak tenaga ahli & penghasilan tidak tetap non karyawan dihitung setahun juga pak?

    terimakasih atas penjelasannya

    ======Faisal======
    Perhitungan setahun hanya untuk karyawan tetap karena bukti potong baru diterimanya ketika yang bersangkutan berhenti atau ketika akhir tahun namun jumlah yang tercantum di spt induk adalah jumlah kumulatif Jan s.d. Des.

    terima Kasih. :)

  38. yuli berkata

    pagi pa..

    mau minta pencerahan nich..
    ttg ssp pph psl 21. utk penyetoranya masa des apakah itu ssp masa des atau ssp SPT Tahunan PPh Psl 21.
    terima kasih sblnya..

    =====Faisal=====
    Kan pelaporan masa Desember 2009 bu tentu SSP masa Desember 2009.

    Terima Kasih. :)

    • yuli berkata

      Pagi..
      Terima kasih atas pencerahanya..
      Sya Mau Tanya lg utk spt tahunan pph psl 21nya bagaimana Pak..

      terima kasih sblmx..

      =====Faisal=====

      Sudah tidak ada lagi SPT Tahunan
      PPh Pasal 21 bu..

      Terima Kasih. :)

  39. Adiputra Sulaiman berkata

    Selamat Siang pak Faisal …

    Apa benar SPT Tahunan PPh pasal 21 untuk tahun 2009 sudah tidak ada lagi? dan “digantikan” SPT masa Desember 2009?

    Terima kasih atas penjelasannya

    =====Faisal====

    Selamat siang juga pak…
    Sudah tidak ada lagi pak, bukan menggantikan tepatnya sebenarnya mengembalikan ke filosofinya bahwa pada dasarnya kewajiban PPh 21 adalah kewajiban masa, oleh karena itu perampungannya di desember atau diakhir masa kerja.

    Terima Kasih. :)

  40. Triya berkata

    Terimakasih jawabannya ya pak,

    Saya ingin menanyakan pernytaan bpk,
    2. Untuk penghitungan di perusahaan baru sebaiknya mencantumkan penghasilan neto dari perusahaan sebelumnya sehingga perhitungan menjadi benar..

    Bagaimana cara mencantumkan penghasilan neto di 1721-A1 pak?apakah langsung ditambahkan melalui kolom (15)? Jika iya,Boleh tidak pak dgn cara yg sama dilakukan kpd karyawan yg pindah keluar dr perusahaan kami,sehingga perhitungannya menjadi benar dalam setahun. Terimakasih ya pak :)

    =====Faisal====

    Angka 14 dari 1721 A1 PT Lama ke angka 15 1721A1 tempat ibu, kalau pindah keluar bagaimana caranya bu ? Penghasilan darimana yang mau dicantumkan ditempat ibu ? bukankah kewajiban 1721A1 bagi karyawan berhenti paling lambat dibuat dan diberikan ke karyawan pada akhir bulan berikutnya sejak karyawan yang bersangkutan berhenti ?

    Terima Kasih. :)

    • Triya berkata

      Maaf pak, maksud saya untuk bulan Desember,bukankan harus dibuatkan lagi 1721A1 untuk dilaporkan ke Kantor pajak?Cara yg sama dgn meminta 1721A1 bulan desember pada perusahaan baru sikaryawan yg keluar, apakah dimungkinkan?
      Terimakasih ya pak :)

      =====Faisal=====

      Maaf ibu dibuat 1721A1 bagi karyawan berhenti paling lambat 1 bulan sejak karyawan berhenti kalau ibu sudah buat tidak perlu dibuat lagi tetapi tetap perlu dilaporkan di SPT Masa 21 Desember.
      Klu ibu belum buat, berarti ibu terlambat membuatnya….
      Ibu ini gimana klu gitu saling nunggu dong, PT yang baru nunggu 1721A1 dari ibu dan ibu nunggu 1721A1 dari PT yang baru, tidak ada selesainya dong ibu…

      Terima Kasih. :)

      • Triya berkata

        Sebenarnya sudah dibuatkan, namun saya tidak tahu jika PTKP disetahunkan, karna saya buatkan sesuai jumlah bulan dia bekerja. Bagaimana nih pak?Apa perlu dibuatkan pembetulan?
        Terimakasih ya pak :)

        =====Faisal=======

        Wah belum ada ketentuan yang mengatur pembetulan 1721A1 bu tetapi kalau mengakibatkan terjadi salah perhitungan maka ibu wajib membuat pembetulan SPM masa yang bersangkutan.
        Sama-sama bu…

        Terima Kasih. :)

  41. untung berkata

    assalamualaikum pak faisal
    pak saya sudah baca pertanyaan dan jawaban diatas, tapi maaf jujur saya masih bingung untuk jumlah kumulatifnya di spt masa des 2009…begini pak dalam tahun 2009,
    1. jumlah bukan pegawai/berkesinambungan 2 orang
    2. jumlah bukan pegawai/tidak berkesinambungan des 12 orang (jumlah kumulatif tahun 2009 75 orang)
    3. daftar bukti potong bukan pegawai masa des kami bikin 14 orang
    +
    pertanyaan saya apakah di spt induk :
    1. pada kolom 3 jumlah bukan pegawai/tidak berkesinambungan diisi 12 atau 75 dan untuk jumlah kolom 4 dan 5 dihitung dari 12 apa kumulatif 75 orang
    2. pada kolom 4 dan 5 bukan pegawai/berkesinambungan diisi jumlah komulatif apa sejumlah penghasilan di des aja.

    mohon sekali pencerahannya pak, terima kasih. wassalamualaikum

    =====Faisal====

    Wa’alaikumsalam Warahmatulahi Wabarakatuh.
    1. Berkesinambungan dimaksud apabila yang bersangkutan menerima penghasilan dari Bapak lebih dari satu kali sehingga totalnya adalah 12 orang.
    2. Jumlah kumulatif penghasilan dari Jan s.d. Des 2009 pak.
    Maaf pak yang perlu dibuatkan 1721A1 hanya pegawai tetap dikarenakan setiap bulannya tidak menerima bukti potong.

    Terima Kasih. :)

  42. Adiputra Sulaiman berkata

    Selamat sore pak Faisal

    Terimakasih atas penjelasan dari Bapak, Blog bapak ini sangat membantu saya. Semoga bapak tidak bosan memberikan penjelasan atas pertanyaan-pertanyaan saya.

    ======Faisal=====

    Sama-sama pak..

    Terima Kasih. :)

  43. Tian Ti berkata

    Sore Pak Faisal,

    Saya mo nanya, kenapa file Perhitungan PPh 21 maupun file 1721 A1 yg digunakan untuk import 1721 A1 itu saya pakai yg update terbaru ini malah jadi lain perhitungan pph terutangnya ya..??? Sepertinya masalahnya ada di status karyawan (1-7). Jadi bagaimana ya kalo saya sudah buat rekap sebelumnya yg kurang bayarnya sktr 4jt-an tp sekarang jd cuma 1jt-an..???
    Yg mana yg saya pakai ya..???

    Terima kasih atas jawabannya.

    =====Faisal======

    Coba deh kirimin via email datanya tetapi hanya contoh lima orang yang perhitungannya berbeda. Biar menjadi jelas…
    atau bandingkan dengan perhitungan eSPT…

    Terima Kasih. :)

    • Tian Ti berkata

      Filenya sdh saya kirim via email pak.
      Trims.

      =====Faisal======

      Yang ke-2 pak tapi tolong rumus pph sebulan(AS14) L14 diubah menjadi H14, atau gunakan yang sekarang…

      Terima Kasih. :)

  44. sri berkata

    selamat sore pak faisal

    ada yg mau saya tanyakan mengenai pengisian spt 1721 , perusahaan saya telah menyetorkan pph psl 21 atas karyawan untuk masa desember 2009 .
    tapi setelah saya hitung melalui 1721 A1 , saya lihat ada juga karyawan yang kekurangan bayar pph 21 nya tetapi ada juga yg kelebihan pembayaran .
    trus bagaimana ya pak saya melaporkan nya , padahal kan paling lambat pelaporan tanggal 20 januari
    2010 , apakah saya harus melakukan pembetulan nantinya ?
    mohon jawabannya , terima kasih sebelumnya ..

    ======Faisal=====

    Coba gunakan file perhitungan Impor 1721A1.xls saya, apakah hasilnya sama dengan eSPT…

    Terima Kasih. :)

    • sri berkata

      terima kasih atas jawabannya pak,

      saya sudah mengimport 1721 A1 dari folder bapak , memang setelah dihitung ada yg kurang bayar
      ,apakah saya harus menyetorkan lagi kekurangan bayar atas pph psl 21 karyawan tersebut?
      satu pertanyaan lagi pak , untuk entry data 1721 A1 dr bapak saya insert dan copy cell ke bawah kok tidak bisa , data protected .

      terima kasih sebelumnya atas bantuan nya pak

      ====Faisal=====

      Maaf ibu, ikuti petunjuknya…

      Terima Kasih. :)

  45. Adiputra Sulaiman berkata

    Selamat pagi pak Faisal,

    Masih menyangkut pph badan pasal 25, apabila kekurangan bayar dari April sampai Nopember tersebut saya biarkan saja. Toh selisih pembayarannyakan masih bisa dibayarkan pada SPT Tahunan pph badan untuk tahun 2009. Apakah hal itu bisa? dan apakah dikenakan sanksi?

    Terimakasih atas penjelasannya.

    =====Faisal=====

    Maaf pak sepanjang Bapak belum menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan tahun bersangkutan Kantor Pajak masih dapat menerbitkan STP Kekurangan Pembayaran PPh 25 berserta sanksi administarsinya.
    Jika kekurangan setoran tersebut disatukan dengan PPh 29 dapat dikategorikan menurunkan angsuran PPh 25 tanpa melalui prosedur semestinya dan menahan pembayaran pajak seharusnya dilakukan…
    Maaf Bapak sebaiknya melaksanakan kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.

    Terima Kasih. :)

  46. Siti N berkata

    Selamat siang pak,
    Untuk pengisian SPT 1721-1 pada kolom 4 dan 5 apakah kumulatif selama setahun atau cukup penghasilan dan pajak 1 bulan?

    =====Faisal=====

    Kumulatif bu…
    Maaf bu, tolong dibaca komentar-komentar sebelumnya…

    Terima Kasih. :)

  47. Siti N berkata

    Selamat siang pak,

    Untuk pengisian SPT 1721-1 Bulan Desember apakah pada kolom 4 dan 5 angkanya adalah kumulatif atau penghasilan dan pajak per bulan saja?

    Mohon Infonya,

    Salam,

    =====Faisal=====

    Kumulatif bu…
    Maaf bu, tolong dibaca komentar-komentar sebelumnya…

    Terima Kasih. :)

  48. Jannes berkata

    Pagi pa Faisal,
    saya mau tanya mengenai formula yang ada dalam file yang kami terima: “Impor 1721 A1″ sheet: “ENTRY DATA” di kolom “AT14″. ====>IF(RIGHT(D14:8)*1>0:AS14:120%*AS14).
    Dengan formula tersebut hasil dari “RIGHT(D14:8)*1″ tidak akan pernah lebih besar dari nol. Karena hasil angka yang disorting selalu minus.(-215.000, yakni 8 caracter dari kanan). Hasilnya, semua yang punya NPWP akan dikalikan dengan 120%.
    Mohon penjelasannya, mungkin saya salah setting di komputer mohon bantuannya.
    Terimakasih

    =====Faisal=====

    Tidak juga ibu sepanjang NPWP yang diketikan kan tanpa tanda baca(petunjuknya di sheet BACA) jadi tidak akan mungkin hasilnya dibawah nol jika memiliki NPWP tetapi maksud saya juga memang harusnya rumusnya LEFT bukan RIGHT karena itu saya belum sadar… he..he…, namun demikian terima kasih atas koreksinya…

    Terima Kasih. :)

  49. ratini berkata

    Pagi faisal,

    Sudah lama saya tidak mengikuti perkembangan blog bapak, saya mau tanya masalah NPWP kenapa saya ngk bisa menambah daftar karyawan baru untuk membuat NPWP….pada saat input data karyawan, untuk KDWIL tidak bisa muncul sesuai alamat karyawan yg baru saya input…

    Trima kasih
    =====Faisal====

    Iya bu.. he..he..
    Untuk penambahan NPWP sama ketika input data karyawan untuk pengajuan NPWP baru tidak dengan menambahakan data.

    Terima Kasih. :)

  50. Jannes berkata

    Pagi pa Faisal,

    Terimakasih atas tanggapannya, tapi satu hal kesalahan bapak, saya bukan ibu jannes tapi pa jannes, he he…

    ====Faisal=====

    Oala… Saya pikir jannes cewe, maaf ya pak…

    Terima Kasih. :)

  51. wiwik berkata

    tolong contoh pembuatan spt masa pph 21 th 2009 bl desember, kemaren tanya ma ar katanya seperti biasa tapi kalo lihat di internet komulatif, saya kok jadi pusing ya pak

    ======Faisal====

    Maaf ibu coba baca catatan di fformulir SPM PPh Pasal 21 halaman pertama , sudah jelas kan ?

    Terima Kasih. :)

  52. Tian Ti berkata

    Pagi Pak Faisal,

    Untuk karyawan yang bekerja tidak setahun penuh (misal dari bulan Feb-Des) dan berasal dari perusahaan lain, itu penghasilan netonya disetahunkan ya..? Saya lihat rumus File Impor 1721 A1 yg pny bapak itu di kolom AK, penghasilan neto utk yg tdk bekerja setahun penuh ‘dikalikan 12 lalu dibagi dgn masa kerja’. Sedangkan sy coba input di eSPT ternyata berapa bulan pun masa kerjanya, penghasilan netonya tdk ‘dikali 12 lalu dibagi masa kerja’.

    Contoh:
    Kalo status karyawan no. 3 (pindah dari perus. lain), masa kerja Feb-Des (11 bulan) lalu penghasilan netonya 28jt, maka di kolom AK akan menjadi 28jt*12/11=30,55jt sedangkan kalo di eSPT nilai tetap 28jt.

    ======Faisal=====

    Untuk penghitungan 1721A1 pegawai pindahan tidak disetahunkan melainkan dimasukan penghasilan neto masa sebelumnya…

    Terima Kasih. :)

    • Tian Ti berkata

      Kalo begitu yg sdh terlanjur sy setor dan lapor serta yg saya printkan 1721 A1 buat karyawan pindahan tsb gmn pak? Tolong bapak update lg donk file yg terbaru… Biar bs saya download lg… Trims… haha…

      =====Faisal====

      Kalau begitu Bapak tidak memasukan penghasilan neto masa sebelumnya… Tidak apa-apa pak Bapak telah membantu menghitung pajak karyawan asal tidak reward yang saat ini lebih besar dari sebelumnya…

      Terima Kasih. :)

      • Tian Ti berkata

        Karyawan ybs tidak ada 1721 A1 utk penghasilan neto sebelumnya, makanya saya biarkan nol. OK, terima kasih pak.

        =====Faisal====

        Sama-sama pak…

        Terima Kasih. :)

  53. Adiputrasulaiman berkata

    Selamat siang pak Faisal

    Mohon penjelasannya formulir apa saja yang dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak, saat kita melaporkan Pajak PPh pasal 21 untuk masa Desember 2009. Apakah cukup dengan formulir 1721 dan 1721-I saja apabila tidak ada perubahan mutasi pegawai?

    Terima kasih atas penjelasannya

    =====Faisal=====

    Tolong lihat contohnya di uraian saya tentang “Sekali tentang SPM PPh 21 masa Desember 2009. 1721A1 tidak perlu dilampirkan tetapi kalau dilampirkan juga tidak apa-apa”

    Terima Kasih. :)

  54. Adhi berkata

    Saya malah belum bayar pph 21 bulan desember.. susah ngitungnya..

    ====Faisal=====

    Konsultasikan dong pak sama AR-nya..

    Terima Kasih. :)

  55. khomeini berkata

    sore pak faisal

    di file perhitungan gaji & pph21 yang bapak buat, kalo untuk biaya jamsostek dimasukkan di kolom yang mana ya? apa dikolom pengurang-iuran pensiun/iuran tht? dan komponennya hanya jkk dan jk saja (ditotalkan)?

    terima kasih

    ======Faisal=====

    Untuk premi yang dibayarkan perusahaan masuk ke premi yang dibayar pemberi kerja sedangkan yang dipotong dari penghasilan karyawan untuk THT dan JHTnya masuk ke kolom THT..

    Terima Kasih. :)

  56. ACHMAD RAMDHONI berkata

    Rumitnya menghitung PPh pasal 21 !!!!!
    berapa sih pajak yang harus dibayar seorang karyawan atas penghasilannya? HANYA 5 % tapi mengapa menghitung 5% saja kok RUWET bin NJLIMET, Kenapa orang-orang pinter lulusan STAN GAK MAU BERPIKIR SEDERHANA dalam menghitung PPh 21 toh bayarnya cuman 5%. Bayangkan menghitung PPh 21 saja Saya harus cari peraturan mulai Peraturan Dirjen Pajak sampe Surat Edarannya perubahannya pun sepenggal-sepenggal AAAAH RUWET. Bisa dimaklumi jika Pegawai Departemen Keuangan atau KPP lulusan STAN yang untuk masuk saja susaaah sekali, Saya memaklumi OTAK anda encer, CERDAS !!!, cobalah berempati kepada PNS di daerah yang terkenal SDMnya rendah apalagi BENDAHARAWAN RIBUAN JUMLAHNYA DI NEGERI INI YANG TIDAK BISA MENGHITUNG PPh 21, Kok menghitung pajak, melapor saja MALES.
    kalo PNS “KALO BISA DIPERSULIT KENAPA DIPERMUDAH ?”
    kalo PNS KPP “KALO NGITUNG PAJAK BISA GAMPANG KENAPA DIPERSULIT ?” TANYA KENAPA ?? AYO BERPIKIRLAH SEDERHANA BUNG !!
    ========Faisal======

    Terima kasih atas kritikannya pak achmad, sebagai informasi pegawai DJP tidak seluruhnya adalah lulusan STAN sebagian ada yang dari S1 PTN atau PTS bahkan ada yang dari SMA..
    Terima kasih atas doanya kami lulusan STAN pintar dan cerdas, namun saya pribadi tidak pernah merasa demikian, saya bukan mahaisiswa yang berprestasi.. kemampuan yang ada sekarang sebenarnya belajar dari pengalaman ketika saya mulai beklerja karena pengalaman adalah guru yang paling berharga dan hanya sebagian kecil yang didapat dari bangku kuliah sebagai gambaran ketika saya lulus D3 STAN kemampuan komputer saya hanya mengetik biasa di ms. word dan porsi mata kuliah perpajakan hanya sebagian kecil saja..
    Bagi saya dimana ada kemauan disitu ada jalan, maaf jangan langsung anti pati karena itu akan menutup jalan tidak segala sesuatu yang didapat dengan mudah semua butuh proses..
    Perhitungan PPh 21 memang ketentuan seperti itu, saya juga sama di posisi Bapak hanya pelaksana dari ketentuan tersebut bukan pembuat ketentuan, kalau saya mencoba memahami maksud ketentuan ini sebenarnya ingin memberikan keadilan kepada pegawai dengan berbagai kondisi yang berbeda, oleh karena itu menjadi aga rumit.. tetapi kalau Bapak juga sebagai PNS sebagai kondisi tersebut sebenarnya lebih sedikit dibanding kondisi secara umum(PPh 21 di perusahaan swasta), sekedar saran pahami saja dulu kondisi-kondisi aktual yang ada di instansi Bapak dalam penghitungan PPh Pasal 21.
    Maaf Bapak kita tidak akan mempunyai keinginan merangkak maju kalau yang dilihat sekeliling kita yang sejajar atau malah di bawah kita, teringat semoboyan AA Gym yakni 3M, mulai dari diri kita, mulai saat ini, dan mulai dari hal kecil…
    Sekali lagi maaf Bapak, kalau saya pribadi tidak ada pemikiran sedikit pun seperti itu karena itu saya membuka blog ini agar kita bisa sama-sama belajar dan berbagi, saya juga manusia biasa yang pastinya banyak kekurangan.. Dan contoh perhitungan dan formulir yang saya buat justru berangkat dari pemikiran agar mempermudah Wajib Pajak dalam perhitungan pajak dan pelaksanaan kewajiban perpajakannya..

    Sekali lagi terima kasih atas kritikannya dan mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan…

    Terima Kasih. :)

  57. amanu berkata

    tambahan penghasilan pns yang dibayarkan 1 tahun sekali atau 6 bulan sekali masuk PPh pasal 21 final atau tidak final. Trima kasih

    ===Faisal=====

    Selain gaji ke-13 untuk glo. III ke atas PPh 21 Final sedangkan golongan II ke bawah tidak final…

    Terima Kasih. :)

  58. willy berkata

    selamat siang pa.
    mau bertanya, saya salah memasukan kod jenis setoran di ssp masa ps.21. kode yang seharus’ya bulanan menjadi tahunan.
    mohon bantu untuk solusi terbaik’ya

    ======Faisal=====

    Solusinya yakni Bapak mengajukan permohonan pemindahbukuan…

    Terima Kasih. :)

  59. Mangara berkata

    Pak,kalo saya tidak salah menginterpretasi peraturan pajak yang berlaku tahun 2009, ada beberapa perbedaan antara bulan januari, Februari – Juni yang DTP, dan Juli – November DTP/ + 20% untuk yang tidak punya npwp.
    dalam perhitungan pajak tahunan, setelah Bruto disetahunkan kita pakai tarif yang mana? apakah tetap tarif normal?

    ======Faisal=======

    Januari 2009 tidak ada DTP, pebruari s.d. Juni pegawai yang memiliki NPWP atau tidak tetapi yang tidak memiliki NPWP kenaikan 20% tetap dipotong dan tidak dikembalikan, sedangkan untuk bulan Juli s.d. Nopember 2009 hanya bagi karyawan yang berNPWP dan Desember 2009 tidak berlaku DTP.
    Perhitungan 1721A1 seperti biasa tarif normal tanpa kenaikan 20% PPh 21 DTP dan PPh 21 biasa setiap bulannya menjadi kredit pajak.

    Terima Kasih. :)

  60. ida berkata

    mas kami mau nanya..apa kode akun pajak & kode jenis setoran ketika kita mau ngisi SSP PPh pasal 21…?

    =======Faisal=======

    KAP = 411121 dan KJS = 100

    Terima Kasih. :)

  61. Adiputrasulaiman berkata

    Selamat pagi pak Faisal, pph 21 orang pribadi pimpinan saya tidak pernah dibayar selama 2 tahun. Bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi tahun 2009 untuk pimpinan saya tersebut? Terima kasih atas bantuan jawabannya.

    ======Faisal========

    Tidak pernah dilapor mungkin pak ? Lapor aja seperti biasa…

    Terima Kasih. :)

  62. Adiputrasulaiman berkata

    Selamat siang pak Faisal, Dalam formulir 1770 SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi,pada kolom D KREDIT PAJAK No. 17 PPh yang dibayar Sendiri : PPH pasal 25 Bulanan. Apakah “PPH pasal 25 Bulanan” tersebut merupakah PPh Pasal 25 Badan yang tiap bulan dibayar oleh Perusahaan yang dimiliki oleh wajib pajak orang pribadi tersebut? Thanks atas jawabannya

    ======Faisal=====

    Badan dan OP sebagai pemilik Modal atau pemegang saham berbeda pak, tentunya PPh 25 atas setoran OPnya..

    Terima Kasih. :)

  63. Adiputrasulaiman berkata

    Saya belum terlalu memahami pengisian formulir untuk mengisi SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi, baik formuli 1770,1770-I, 1770-II, 1770-III, 1770-IV. saya mohon pak penjelasan garis besarnya saja. Diberikan Ilustrasi sebagai berikut :
    PT. X dimiliki oleh Tuan A.
    Formulir 1770 – IV. Apakah daftar harta pada akhir tahun dan kewajiban pada akhir tahun adalah kewajiban yang dimiliki oleh Tuan A? tidak termasuk harta dan kewajiban yang dimiliki oleh PT. X?
    Fomulir 1770 – I. Pada bagian B,PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS, apakah kolom peredaran usaha tersebut diisi sama dengan jumlah peredaran usaha yang tercantum pada SPT Tahunan PT. X yang dimiliki oleh Tuan A tersebut?
    Terima kasih atas jawabannya.

    ======Faisal=====

    Badan dan OP sebagai pemilik Modal atau pemegang saham berbeda pak, tentunya harta dan kewajiban OPnya..

    Terima Kasih. :)

  64. ratna berkata

    Pak Faisal,

    Kalau Play Group kami hanya mempunyai 2 guru tidak tetap (honorer saja) dan gaji 600.000 per bln, apakah harus tetap mengisi form baru 1721 I dan 1721 A1/A2 ? cara mengisinya bagaimana pak?

    Terima kasih
    Bu Ratna

    ======Faisal=====

    Pengurusnya bagaimana bu ? Untuk guru playgruop tersebut tidak perlu dibuatkan 1721A1 karena penghasilannya masih di bawah PTKP namun atas rekapitulasi penghasilan tersebut tetap dicantumkan di 1721 I..

    Terima Kasih. :)

  65. Alpan berkata

    Saya baru saja mendaftar NPWP pribadi saya dan NPWP usaha saya, untuk saat ini yang ingin saya tanyakan pembayaran dilakukan setiap bulan atau setiap tahun? dan kapan tanggal jatuh tempo? dan jika penghasilan saya tidak mencapai ketentuan PPh Pasal 21, berarti saya tidak harus bayar pajak, lalu apa yang harus saya laporkan, setiap bulan atau setiap tahun ?
    Terima Kasih.

    =======Faisal=======

    Maaf pak, terdaftar sebagai usahawan atau karyawan ? kalau untuk usahawan tentu mempunyai kewajiban PPh Pasal 25 dan 21 yang dilaporkan setiap bulannya dan SPT Tahunan Orang Pribadi (1770) untuk setiap tahunnya sedangkan kalau sebagai karyawan yang bekerja di satu perusahaan dan tidak memili penghasilan lain yang dikenakan PPh tidak final maka kewajibannya hanya SPT Orang Pribadi berstatus karyawan (1770 S/SS) yang disampaikan setahun sekali tetapi kalau ada penghasilan lain atau bekerja lebih dari satu perusahaan maka ada kewajiban PPh Pasal 25nya yang dilaporkan setiap bulan.

    Terima Kasih. :)

  66. Sari berkata

    Pa Faisal,

    Saya sedang perbaikan pertama SPT Masa Desember 2009 karena lebih bayar.. tapi di e-spt untuk perbaikan SPT Masa Desember ini saat lapor SPT ke KPP tombol Create File -nya ko ngga hidup ya pa.. jadi saya tidak bisa buat file untu lapornya..

    Terima Kasih Sebelumnya

    ==========Faisal=========

    Tolong dirinci PPh terutang dan SSP yang dibayar dari SPT Normal dan Pembetulannya bu…

    Terima Kasih. :)

  67. surya ika berkata

    Assalam’mualaikum wr. wb

    pak faisal saya mau bertanya..

    bagaimana kalo di perusahaan yang tidak pernah menyetorkan pph 21 masa bulan feb-sept?
    apa di bulan okt ini yang saya setorkan merupakan jmlh dari pph terutang dari feb-okt?
    umpama pph 21 perbulan rp5000,00.Apa saya harus setor sebesar 9xrp5000=rp45.000,00
    ato terkena denda yaw? klo ada denda brp bsarnya?

    ========Faisal========

    Wa’alaikumsalam Wr. WB. Pak Surya..
    Tetap pelaporan per masa pajak peb s.d. Sep, mengenai keterlamabatan pelaporan sanksi pasal 7 per masa sebesar Rp. 100.000,- sedangkan sanksi keterlambatan penyetoran adalah 2% perbulan dikalikan jumlah PPh Pasal 21 yang terlambat disetor.

    Terima Kasih. :)

    • surya ika berkata

      Maap bapak sya mau brtnya lg soal pph psl 23 yg dikenakan atas jasa instalasi TV kabel,,
      apabila dalam perusahaan yg baru launching bulan agustus 2010 dan dalam instalasi TV kabelnya masih free/gratis sampai saat ini,,apa jga harus dipungut pph 23 dan apakah jga harus dilaporkan?

      =======Faisal=======

      Sepanjang di invoicenya dipisahkan unsur material dan jasanya.. Dan atas transasksi tersebut tidak dikenakan pembayaran atas pemberian jasa maka seharusnya tidak dikenakan..
      Bu ika yang memungut dan melaporkan adalah pemakai jasa semenatar piahk pemberi jasa sebagai kredit pajak di SPT Tahunan.

      Terima Kasih. :)

      • surya ika berkata

        Assalam’mualaikum wr. wb

        maap bpk merepotkan lg dgn prtanyaan2 yg sulit saya temukan jwbannya,,,

        untuk penandatanganan di SPT apabila diwakilkan ke org lain apa perlu ada surat kuasa khusus, dan apabila dgn surat kuasa apa boleh saya minta draf contohnya?
        satu lagi bapak apabila dalam faktur pajak ada transaksi USD dan dalam pembayaran mengunakan kurs yg berbeda dgn kurs pajak maka selisih kurs tersebut gimana pengakuannya? apakah harus dilaporkan jga apa gmana bpk?

        terima kasih sebelumnya….

        ========Faisal=======

        Untuk syarat dan ketentuan serta bentuk surat kuasa dapat dibaca di PMK No. 22/PMK.03/2008.. Dapat dilaporkan sebagai keuntungan/kerugian selisih kurs ibu…

        Terima Kasih. :)

  68. surya ika berkata

    apakah tiap SPT Masa (misal SPT PPN,SPT PPh pasal 21,PPh pasal 23) harus dibuatkan surat kuasa berbeda-beda atau surat kuasanya hanya satu saja pak?

    ========Faisal=========

    Sebaiknya dibuat terpisah bu, pertama kali lampirkan yang asli untuk masing-masing SPT Masa untuk selanjutnya setiap penyampaian spt dilampirkan fotokopinya saja.

    Terima Kasih. :)

  69. Achmadi berkata

    Assalamu’alaikum,

    Mau tanya pak, bagaimana pengisian SPT PPh 21 masa Des untuk form induk No 25b Penyetoran dengan SSP ?
    Apakah diisi dengan jumlah setoran dengan SSP untuk masa Jan-Nop saja atau juga termasuk masa Desember yang baru dibayarkan di Bulan Jan tahun berikutnya? Tks

    =======Faisal=======

    Hanya untuk setoran masa Januari s.d. Nopember Pak Achmad…

    Terima Kasih. :)

    Wassalam..

  70. Surya Ika berkata

    pak, apakah ada PPN yg besarnya 16%,, setau saya besarnya PPN itu menganut tarif tunggal 10%,, apabila ada lembaga pendidikan meminta tarif 16% gmana? katanya itu PPN + dengan PPh..apakah pembebanan PPh mreka juga harus ditanggung kita sebagai penjual BKP..Mohon bantuannya..terima kasih.
    ======Faisal========

    Maaf Bu Ika tolong sampaikan ke kolom diskon new atau di ulasan yang sesuai…

    Terima Kasih. :)

  71. setio berkata

    Mau tanya pak, untuk pelaporan pph 21 harus copy databasenya disamping data file CSV nya, gimana caranya copy databasenya pak, mohon pencerahannya tks

    =======Faisal========

    Untuk Windows Vista atau Windows 7 ada di vitual memory usernya sedangkan selain itu ada di folder C:/Program Files/DJP/eSPT PPh 21/Database

    Terima Kasih. :)

  72. eriek berkata

    mohon pencerahannya..
    bapak menjelaskan bahwa untuk penghasilan yang tiap bulannya berbeda-beda karena lembur maka resikonya akan lebih bayar. sepengetahuan saya ada cara penghitungan agar tidak lebih bayar yaitu menambahkan penghitungan kumulatif tiap bulan. tapi saya masih belum sepenuhnya jelas bagaimana penghitungannya. apakah bapak dapat menjelaskannya?
    satu lagi, untuk pph 21 karyawan dibayarkan oleh perusahaan sepenuhnya metode apa yang dipakai, apabila gross up apakah nanti untuk penghitungan pph 25/badan jumlah tersebut dikoreksi karena merupakan kenikmatan atau bisa dibiayakan?
    terma kasih.

    =======Faisal=========

    Sulit memang untuk penghasilan yang fluktuatif karena diketentuannya hanya menyebutkan untuk penghasilan yang rutin diterima setiap bulan maka untuk tujuan penghitungan PPh 21 disetahunkan, pendekatan kumulatif bisa saja digunakan namun tetap kita kesulitan memprediksi sisa penghasilan yang belum diterima sehingga penghtungan PPh 21 di akhir masa kerja atau akhir tahun hanya murni untuk PPh 21 masa yang bersangkutan. Sekedar pendapat pribadi metode yang mungkin bisa dipakai adalah mencari pendapatan minimun untuk disetahunkan sedangkan selisihnya untuk dikumulatifkan.
    Tunjangan PPh bukan merupakan Natura yang dianggap Natura apabila PPh 21 ditanggung pemberi kerja karena PPh 21 tidak masuk ke unsur penghasilan karyawan sedangkan tunjangan PPh merupakan unsur penghasilan bagi karyawan. Kalau tunjangan PPh maka PPh Pasal 21 dipotong dari penghasilan karyawan sedangkan PPh Pasal 21 ditanggung pemberi kerja maka PPh Pasal 21 dibayarkan oleh pemberi kerja dan dipotong dari penghasilan karyawan.

    Terima Kasih. :)

  73. setio berkata

    untuk program Espt pph21 yang diperuntukan untuk pph masa tahun 2011,inputnya dicomputer yang baru, sehingga menampilkan datainput masa januari2011 dst, apakah hal ini bisa dijalankan tks

    ======Faisal=======

    Bisa saja Pak setio karena eSPT PPh Pasal 21 belum ada perubahan…

    Terima Kasih. :)

  74. M. Adieb berkata

    Terima kasih atas tulisannya pak..
    tapi yang sedang saya bingungkan kasus yang sedang saya jalani. begini pak… setiap bulan saya melaporkan pph 21 dengan status nihil dan ketika saya laporan di masa pajak desember, saya di perintahkan untuk mengisi 1721-I, saya belum mengerti. tolong di jelaskan pak!terimakasih

    =======Faisal=======

    Memang pak untuk masa Desember wajib melampirkan 1721 I, baik yang ada pegawai tetapnya atau tidak atau yang pegawai tetapnya penghasilannya masih di bawah PTKP… Bukan kah di masa Desember 2009 juga seperti itu pak…

    Terima Kasih. :)

    • M. Adieb berkata

      SAYA baru pkp pak jadi saya belum begitu mengerti.

      =======Faisal=======

      Baru memiliki NPWP mungkin pak bukan PKP, kalau begitu maaf saya tidak tahu…

      Terima Kasih. :)

  75. Muhamad Sofyan berkata

    Assalamu alaikum

    Pak Faisalyang budiman, saya mau tanya tentang e-spt pph pasal 21 masa Desember 2010. Saya sudah mengisi e-spt ydm untuk kolom-kolom nomor 1 s/d 21.Namun yang menjadi pertanyaan saya untuk kolom nomor 23 dan 24 saya perlu pencerahan sbb :
    1. kolom no 23 tentang jumlah pph psl 21 yakni yang kurang dipotong atau yang lebih dipotong itu maksudnya apa ya.
    2. kolom no. 24 tentang jumlah pada angka kolom 23 (a.) dipotong dr pemby gaji bln…. tahun ….. dan (b) diperhitungkan dgn pph psl 21 bln ….. tahun ….. Mohon penjelasan kalau kurang bayar pph itu harusnya pilihan (a) atau (b) sekaligus bulan dan tahun nya seperti Des 2010 atau Januari 2011 pak ????
    Tolong ya pak faisal saya lagi bingung berat nih…
    Wassalam

    =======Faisal=======

    Wa’alaikumsalam Warahmatulohi…
    Maksud Bapak Sofyan 1721A1 kah ? bila iya dan asumsi tahun pajak 2010 maka angka 23 adalah PPh Pasal 21 untuk masa Desember 2010, apakah pegawai yang bersangkutan lebih bayar atau kurang bayar. Hal ini diketahui setelah dihitung PPh Pasal 21 selama setahun kemudian dikurangi PPh Pasal 21 yang dipotong dari masa Januari s.d. Nopember 2010 kalau nilainya positif berarti kurang bayar kalau negatif berarti lebih bayar.
    Kalau kurang Bayar tentu PPh Pasal 21 dipotong dari gaji/penghasilan pegawai yang bersangkutan bulan Desember 2010 bila lebih bayar tentu diperhitungkan dengan PPh Pasal 21 masa Januari 2011

    Terima Kasih. :)

  76. Dita berkata

    Selamat sore
    Pak Faisal, saya mau nanya pak,
    saya membuat pph pasal 21 bulan desember dan pph pasal 21 tahunan dalam satu ssp dengan kode ssp 200.
    Mohon solusi terbaik nya pak.

    =======Faisal========

    Mulai Tahun Pajak 2009 tidak ada lagi SPT Tahunan PPh Pasal 21 sehingga tidak ada lagi setoran PPh Pasal 21 Tahunan yang ada setoran PPh Pasal 21 masa Desember, sehingga mulai tahun pajak 2009 tidak dikenal lagi kode jenis setoran 200 tetapi hanya 100

    Terima Kasih. :)

  77. yulita berkata

    Selamat siang Pak Faisal,

    Pak, saya salah menginput angka total/penjumlahan dlm formulir daftar bukti potong PPh 21 untuk orang yang bukan karyawan perusahaan , sedangkan di SPT induknya angka totalnya justru benar. Jd jk ada pembetulan SPT, tidak mengakibatkan krg (lby) byr. Jd sebenarnya tidak ada pengaruh sih. Apakah ini perlu pembetulan SPT PPh 21 jg ?
    Terima kasih

    =======Faisal=======

    Sebaiknya dilakukan pembetulan saja bu… Pembetulan tidak harus kurang bayar bu yuli..
    Terima Kasih. :)

  78. Andri berkata

    Selamat sore pak Faisal,
    Mau nanya di Januari 2011 ini apakah bisa pembetulan utk SPT PPh Psl 21 Masa Des 2010 karena di Des 10 kita lebih setor,
    Bagaimana itu pak?

    Terima kasih
    =======Faisal=======

    Dapat dilakukan sebelum daluarsa penetapan(5 tahun) atau sebelum dilakukan tindakan pemeriksaan…

    Terima Kasih. :)

  79. lola berkata

    Dear Pak Faisal,

    Saya mau bertanya, apabila saya pada bulan Jan-Nov bekerja pada PT. A (pada bulan nov, saya di kasih bukti potong), kemudian mulai bulan des saya bekerja pasa PT. B (ada bukti potong untuk bulan des saja, jumlah penghasilan yang kena pajak nilainya minus, sehingga pada kolom pajak terutang pada bukti potong nilainya tidak ada, padahal, pada slip gaji saya di bulan des, ada pemotongan gaji untuk PPH 21). Yang ingin saya tanyakan, ketika saya ingin mengisi SPT Tahunan wajib pajak orang pribadi, nilainya menjadi kurang bayar, karna penghasilan netonya kan penjumlahan dari dua PT. tersebut, sementara pada bukti potong di PT. B, pph terutang dan sudah di potongnya tidak ada. Apakah bukti potong pada Pt. B salah? dan bagaimana pengisian SPT tAhunan saya?

    Terima kasih
    lola

    ========Faisal=========

    Apakah ibu sudah memberikan atau diminta 1721 A1 PT. A ? karena seharusnya PT. B mencantumkan penghasilan neto dan PPh Pasal 21 terutang pada 1721 A1 PT. A ke 1721 A1 PT. B sehingga pelaporan di 1770 S ibu tetap nihil. Minta tolong ke PT. B untuk memperbaiki 1721 A1nya…

    Terima Kasih. :)

  80. Arif Rachman berkata

    Saya bermaksud untuk melaporkan pph tahunan badan, tapi kok gak bisa create .csv ya pak..

    Tolong pencerahannya.. karna semua laporan dan rinciannya sudah saya pastikan tidak ada masalah.

    ======Faisal=======

    Versi eSPT yang digunakan tanggal 15-04-2010 kan pak ? klu iya apakah SSPnya sudah direkam ?
    Kalau memang semua langkah sudah dipenuhi bisa jadi komputernya yang bermasalah, pengalaman di isni seperti itu ketika dicoba di kompter kantor kami tidak masalah tetapi ketika dicoba dilaptop wajib pajak dengan database yang sama bermasalah.. Saya tidak tahu pasti sebababnya bisa ada virus atau aplikasi tertentu yang menghambat… kalau begitu coba di komputer lain..

    Terima Kasih. :)

  81. andry utama berkata

    Assalamualaikum pak Faisal

    Tulisan dan respon Bapak pada blog ini sungguh merupakan terobosan terhadap pemahaman aspek perpajakan, terutama bagi saya pak yang baru saja berupaya untuk memahami bidang ini.
    yang ingin saya tanyakan adalah
    1. bagaimana langkah dalam pengoperasian e-spt pph 21 ?
    2. misal 2 orang pegawai dengan gaji 1 juta, jika transaksi ini terjadi sejak Jan s/d Des 2010, apakah saya harus menginput gaji yang sama utk kedua orang tsb dimulai dari jan s/d des 2010 agar saya bisa tahu berapa pph 21 perbulannya & jika diinput setiap bulan maka saya harus klik di modul / bagian yang mana pak?

    Pak, saya mohon bapak berkenan menjawab pertanyaan saya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih

    =======Faisal=========

    Wa’alaikumsalam Warahmatulahi Wabarakatuh.
    Alhamdulillah kalau berguna buat Bapak…
    Untuk pegawai tetap perhitungan perbulan (Jan s.d. Nop) tidak dapat dilakukan di espt, Bapak hanya mencantumkan jumlah pegawai dalam satu bulan, total penghasilan bruto dan PPh Pasal 21 terutang atas pegawai tersebut. Untuk perhitungan ini Bapak dapat menggunakan kertas kerja penghitungan saya yang ada di blog ini
    Untuk petunjuk installasi dan penggunaan program silahkan Bapak pelajari petunjuk manualnya yang ada di file installasi eSPT.

    Terima Kasih. :)

    • andry utama berkata

      Terima kasih pak. Pak apakah pelaporan SPT (baik PPH atau PPN) harus memakai file CSV ? bagaimana kalau kita hanya memberikan hardcopynya saja, apakah bisa dibenarkan menurut aturan pajak.

  82. Ass.wr.wb…pak Faisal…
    Salam sejahtera selalu

    Pak,saya punya dikit masalah…untuk penghitungan PPh ps.21..dalam bln jan s/d juni kami masih lapor dikantor pusat dlm komposisinya ada gaji dan bonus ( dipayroll kami bonus langsung kali tarifnya tanpa PTKP tp kl itu dihitung setahun tdk mslh) kemudian mulai juli kami lapor dikantor cabang beda KPP..setelah saya hitung kembali ternyata lebih byr di KPP ( pusat) ,gimana solusinya ? Saya bingung..

    Wassalam
    Avin

    =========Faisal==========

    Wa’alaikumsalam Warahmatulohi pak avin..
    Maaf pak avin, kalau perhitungannya benar seharusnya PPh Pasal 21 di kantor pusat karena pindah ke cabang adalah nihil karena faktor penyetahunnya adalah tetap jika masuk dari awal tahun adalah 12 sedangkan jika dipertengahan tahun adalah sisa bulan. Untuk lebih jelasnya tolong diberikan contoh kasusnya.

    Terima Kasih. :)

  83. citra berkata

    berapa kode ssp untuk denda keterlambatan bayar SSP ph 21

    ======Faisal======

    Maaf ibu sudah diterbitkan STP (Surat Tagihan Pajak) kalau sudah maka kode akun pajak(KAP)nya 411121 dan Kode Jenis Setoran(KJS)nya 300

    Terima Kasih. :)

  84. Danny berkata

    Pak, selama ini perusahaan tempat saya bekerja ngga pernah melaporkan pph 21, karena memang gaji karyawan di bawah PTKP, mulai bulan ini saya disuruh sama boss saya untuk melaporkannya, tapi saya bingung cara pengisiannya…

    Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

    ======Faisal============

    Untuk softkopi Kertas Kerja penghitungannya ada di blog ini silahkan download… Begitu pun softkopi formulir yang digunakan, kalau memang di bawah PTKP cukup mengisi spt induk jumlah karyawan dan jumlah penghasilan dalam satu bulan selain idetitas wajib pajak tentunya…
    Sekedar tambahan informasi atas tas tidak/terlambat disampaikan SPT Masa PPh Pasal 21 masa-masa sebelumnya setiap bulan maka akan dapat dikenakan sanksi Pasal 7 UU KUP sebesar Rp. 100.000,00 per masa pajak.

    TerimaKasih. :)

  85. Ricky W berkata

    Assalamu’alaikum warahmatulloh.
    Sungguh blog yang bermanfaat dalam hal perpajakan. To the point pak Faisal :
    PT. A dan PT. B adalah perusahaan yang masih berada dalam 1 Group PT. D, dan PT. K adalah bukan bagian dari PT. D.

    Apa yang harus saya perhatikan dalam pengisian Form 1721-A1 atas point No. 2, 16, 19, dan 21, 23, terhadap PT tersebut diatas jika terdapat kondisi sebagai berikut :

    1. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Mei kemudian dimutasikan ke PT. D dari Jun – Des
    2. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Mei kemudian dimutasikan ke PT. D dari Jun – Okt – berhenti dan masih di Indonesia
    3. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Mei kemudian pindah ke PT. K dari Jun – Des
    4. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Mei kemudian pindah ke PT. K dari Jun – Okt – berhenti dan masih di Indonesia
    5. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Apr kemudian dimutasikan ke PT. B Mei – Sept kemudian dimutasikan ke PT. D Okt – Des
    6. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Apr kemudian dimutasikan ke PT. B Mei – Sept kemudian dimutasikan ke PT. D Okt – Nov kemudian berhenti dan masih di Indonesia.
    7. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Apr kemudian dimutasikan ke PT. B Mei – Sept kemudian pindah ke PT. K Okt – Des
    8. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Apr kemudian dimutasikan ke PT. B Mei – Sept kemudian dimutasikan ke PT. K Okt – Nov kemudian berhenti dan masih di Indonesia.
    9. Karyawan X, mulai bekerja di PT. A dari Jan – Apr kemudian berhenti, lalu masuk lagi ke PT. A Agust – Des.

    ========Faisal=========

    Wa’alikumsalam Warahmatulohi Pak Ricky…

    1. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Mei dengan penghasilan neto disetahunkan kemudian membuat 1721A1 di PT. D dari Jun – Des dengan mencantumkan penghasilan neto dari PT. A
    2. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Mei dengan penghasilan neto disetahunkan kemudian membuat 1721A1 di PT. D dari Jun – Okt dengan mencantumkan penghasilan neto dari PT. A, penghasilan sesuai penerimaan Jan s.d. Okt tidak disetahunkan.
    3. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Mei sesuai penerimaan Jan s.d. Mei mngembalikan lebih bayarnya ke karyawan X kemudian membuat 1721 A1 di PT. K dari Jun – Des dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A
    4. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Mei sesuai penerimaan Jan s.d. Mei mngembalikan lebih bayarnya ke karyawan X kemudian membuat 1721 A1 di PT. K dari Jun – Okt – dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A, penghasilan neto tidak disetahunkan.
    5. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Apr kemudian membuat 1721 A1 di PT. B Mei – Sept dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A kemudian membuat 1721 A1 di ke PT. D Okt – Des dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A dan PT. B.
    6. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Apr dengan penghasilan neto dietahunkan kemudian membuat 1721A1 di PT. B Mei – Sept dengan penghasilan neto dietahunkan kemudian membuat 1721 A1 di PT. D Okt – Nov dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A dan PT. B, penghasilan neto tidak disetahunkan.
    7. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Apr dengan penghasilan neto disetahunkan kemudian membuat 1721A1 di PT. B Mei – Sept dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A, penghasilan neto tidak disetahunkan kelebihan dikembalikan ke karyawan X kemudian membuat 1721 A1 di PT. K Okt – Des dengan mencantumkan penghasilan neto dari Pt. A dan PT. B.
    8. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Apr dengan penghasilan neto disetahunkan kemudian membuat 1721 A1 di PT. B Mei – Sept dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A, penghasilan neto tidak disetahunkan kelebihan dikembalikan ke karyawan X kemudian membuat 1721 A1 di PT. K Okt – Nov kemudian penghasilan neto tidak disetahunkan.
    9. Membuat 1721A1 di PT. A dari Jan – Apr penghasilan neto tidak disetahunkan kelebihan dikembalikan ke karyawan X, lalu membuat 1721 A1 di PT. A Agust – Des dengan mencatumkan penghasilan neto dari PT. A sebelumnya(Jan – Apr) penghasilan neto tidak disetahunkan.

    Terima Kasih. :)

    • Ricky W berkata

      Terima kasih banyak atas quick response-nya :D
      Point 1, Apakah pada PT. D neto perlu disetahunkan atau sesuai dengan penerimaan ?
      Point 3, Apakah PT. perlu disetahunkan juga ?

      Dan begitu seterusnya yang serupa dengan pertanyaan diatas atas point-point yang lain dibawahnya.

      Terima kasih sebelumnya.

      ======Faisal=======

      Sama-sama Pak Ricky.. :)
      1. di PT. D tidak perlu disetahunkan penghasilan netonya karena sudah setahun penghasilan neto dari PT. A dan penghasilan neto dari PT. D kan genap setahun.
      2. di PT. K juga tidak perlu disetahunkan karena penghasilan neto dari PT. A ditambah penghasilan neto PT. K juga genap setahun.

      Terima Kasih. :)

  86. dudy berkata

    Assalamu’alaikum pak Faisal..

    Pak saya mau tanya untuk perusahaan yang operasionalnya akhir july 2011 sudah tidak ada dan karyawan nya per tanggal 31 july 2011 juga berhenti, sejak juni s.d Des 2011 pph 21 di laporkan nihil karena mungkin akan lebih bayar pada des 2011, tetapi sejak karyawan keluar (per 31 July 2011) sampai dengan Desember 2011 tidak ada pelaporan ke Kantor Pajak (form 1721-II tidak diisi), itu apakah perlu dibuatkan koreksi nya atau bagaimana pak…

    Terimakasih Sebelumnya..

    ======Faisal=======

    Wa’alikumsalam Warahmatulohi Pak Dudy, walaupun tidak ada karyawan operasionalnya lagi tetapi kan masih ada pengurus/direksi-nya seharusnya masih ada gaji yang dibayarkan. Perlu direvisi pelaporan PPh Pasal 21-nya aga kantor pajak dapat mengetahui mulai kapan karyawan berhenti dan siapa saja karyawan dimaksud.
    Sebagai tambahan jangan lupa untuk pelaporan pembayaran pesangonnya..

    Terima Kasih. :)

  87. Ricky W berkata

    Pak Faisal, ada tidak Flowchart atas perhitungan 1721-A1 ?d cx

    ======Faisal=======

    Ada pak Ricky di bahan sosialisasi, coba dicari salah satu tulisan saya tentang bahan sosialisasi…

    Terima Kasih. :)

  88. melani berkata

    malam pak faizal
    saya mau tanya pada waktu kita membuat SPT induk PPh 21 pastinya kita menghitung PPh 21 untuk masing2 karyawan terutama karyawan tetap, dengan cara disetahunkan kemudian dibagi 12 otomatis jumlah uang yg kita bayarkan kita anggap bhw karyawan tersebut akan bekerja 1 tahun full juga, tp jika karyawan tsb berhenti di tengah tahun maka 1721-A1 bisa nihil krn gaji kurang dr PTKP, sedangkan di bulan2 awal tahun sdh terlanjur dibayarkan, bgm solusinya dikarenakan adanya keraguan dgn peraturan yg dulu, penghasilan netto disetahunkan ( dikali 12 ) – PTKP = PKP x tarif progressif = pph 21 lalu sbg dasar nya PPh 21 tadi dikalikan brp bulan bekerja dibagi 12.
    Trims sebelumnya

    =========Faisal===========

    Bu melani, penghitungan PPh Pasal 21 bagi karyawan tetap ang bekerja dari awal tahun diktentuan lama atau saat ini memang masih seperti itu. Penghitungan penghasilan neto disetahunkan untuk pegawai yang berhenti dipertengahan tahun hanya diterapkan jika berheti karena meninggal dunia atau meninggalkan Indonesia atau dimutasikan/dipindahkan ke kantor/perusahaan lain selain kondisi itu penghasilan neto tidak disetahunkan, penghasilan neto dihitung sesuai penghasilan yang diterima karyawan selama masa kerja.

    Terima Kasih. :)

  89. ayacerita berkata

    Pak Faisal,

    Saya mau tanya lagi.
    Kalau perusahaan baru mendapatkan NPWP bulan Nov 2011, sedangkan di bulan Oktober sudah membayarkan gaji ke karyawannya, kapan yah kewajiban pemotongan dan pelaporan pajaknya terjadi? Apakah di Okt atau Nov?

    Terima kasih.

    =======Faisal=========

    Syarat untuk NPWP ada dua subyektif dan obyektif, secara subyektif pak wijaya baru terdaftar di nopember namun secara obyektif seharusnya sudah terdaftar satu bulan sebelumnya yakni di oktober maka kewajiban pajaknya dimulai sejak memenuhi kewajiban obyektif yakni pada bulan Oktober

    Terima Kasih. :)

  90. Fitri berkata

    Ass Pak Faisal,

    Saya mau tanya nie tolong banget dijawab ya
    1. di form 1721 junlah penerima penghasilan kan hanya yg msh bekerja pd bln desember saja, kalo penghasilan brutonya gimana. mis p.bruto utk 10 kryw 100jt, karena ada karyawan keluar jadi tinggal 80jt. angka mana yg hrs dimasukan
    2. lampiran 1721-A1 harus dilaporkan pada masa des tdk? kalo tdk dilaporkan bagaimana?
    3. SPT tahunan wpop katanya sdh tidak ada lagi. jadi perlu dilaporkan tidak?

    =======Faisal=========

    Wa’alaikumsalam Warahmatullohi bu Fitri..
    1. Jumlah karyawan yang bekerja selama setahun ibu bukan yang masih bekerja pada bulan Desember saja begutu pun angka bruto dan PPh Pasal 21 terutang merpakan angka selama setahun.
    2. Kalau ibu sudah menggunakan eSPT tidak perlu ibu tetapi jika belum maka wajib dilampirkan.
    3. Maaf ibu dapat informasi dari mana ibu, SPT Tahunan OP saat ini masih tetap ada yang tidak ada lagi SPT Tahunan PPh Pasal 21 ibu mulai tahu pajak 2009.

    Terima Kasih. :)

    • Fitri berkata

      Ass Pak Faisal,

      Terima kasih banyak atas jawabannya
      Pak mau tanya lagi boleh ya

      1. Kalau Lampiran 1721-A1 tdk dilampirkan pada spt masa des ada sanksinya tdk untuk yang msh menggunakan format xls. saya dpt info katanya lampiran 1721-A1 tdk perlu dilaporkan tapi wajib dibagikan pada karyawan saja

      2. Kapan dibuat tanggal bukti potong apa pada saat byr masa pajak des atau pada saat lapor masa pjk des

      3. Kalo ternyata saat buat bukti potong 1721-A1 ada yg kurang bayar bagaimana cara melunasinya dan paling lambat kapan

      4. SPT Tahunan PPh 21 masih ada tidak ya

      5. Pak, kalo saya mau tanya tentang PPh psl 4 ayat 2, saya masuk ke tema apa karena saya lihat tidak ada artikel pph psl 4 ayat 2

      Jawaban bapak saya tunggu sekali
      Terima kasih banyak

      =====Faisal======

      Wa’alaikusalam bu Fitri,
      1. pelaporan manual maksud ibu mungkin, untuk yang menggunakan eSPT betul ibu tetapi kalau pelaporan ibu belum eSPT ibu wajib melampirkan 1721 A1, nanti ibu diberikan surat cinta bu permintaan kelengkapan SPT Masa.. hehehe
      2. Saat seharusnya dibuatnya 1721-A1, kalau yang bekerjas sampai bulan Desember tentu tanggal di bulan Januari tahun berikutnya sedangkan bila ada yang berhenti dipertengan tahun paling lambat satu bulan berikutnya, misalnya berhenti Juni 2011 maka 1721-A1 harus dibuat paling lambat 31 Juli 2011
      3. Kalau ada kurang bayar yang masih bekerja tentu dipotong dari gaji bulan Desember oleh perusahaan dan perusahaan wajib menyetorkan paling lambat tanggal 10 Januari tahun berikutnya.
      4. SPT Tahunan PPh Pasal 21 mulai tahun pajak 2009 sudah tidak ada lagi sebagai kompensasinya perhitungannya dikembalikan ke perhitungan masa, yang dibulatkan pada masa akhir bekerja atau masa desember
      5. Boleh juga ke tulisan yang baru saya buat bu..

      Terima Kasih. :)

      • Fitri berkata

        Ass Pak,

        Makasi lagi ya wat jawabannya
        Mau nanya lagi pak, maaf y maklum awam soal pajak

        1. Kalo th. 2011 wp berstatus TK n th. 2012 jadi K/1, boleh langsung dirubah apa harus lapor dulu ke ktr pjk
        2. Kalo ada krywn baru punya npwp hrs lampirin form 1721-II tdk dimasa pajak januari 2012
        3. Kalo kurang masa des tapi sdh lapor gimana caranya. terus nulis di ssp nya apa dan lampirannya apa

        Terima kasih

        =====Faisal======

        1. Perubahan PTKP hanya diakui setiap awal tahun, misalnya karyawan laki-laki ibu ada yang menikah di Juni 2011 maka perubahan PTKP-nya dimulai Januari 2012.
        2. Iya ibu..
        3. Ibu melakukan pembetulan SPT Masa Desember 2011, di SSP sama saja bu seperti yang sudah ibu setorkan sebelumnya..

        Terima Kasih. :)

      • Fitri berkata

        Pak ketinggalan 1 lagi ya

        Apa sekarang laporan pajak untuk semua menggunakan e-SPT ya


        ======Faisal======

        Kalau terdaftar di pratama boleh manual tetapi bila terdaftar selain itu wajib eSPT.

        Terima Kasih. :)

      • Fitri berkata

        Pak Faisal,

        Sekalian dech tanya nya :
        Kalo ternyata PPh 21 masa des lebih byr utk karyawan A, tetapi diabaikan atau tidak dimasukkan ke masa pajak berikutnya itu gimana pak?

        Thanks


        ======Faisal======

        Berikan dong bu, untuk mengurangi pajak berikutnya itu kan haknya karyawan..

        Terima Kasih. :)

      • Fitri berkata

        Pak,

        1. Karyawan keluar/masuk bulan jun tp ldk dilampirkan 1721-II, boleh tidak dilampirkan di masa des terus kalo keluar p. brutonya jan-jun ato jun saja
        2. 1721-T fungsinya apa terus dilampirin kapan


        ======Faisal======

        Ya tidak dong bu fitri berhentinya kan di Juni 2011 masak 1721 II dilampirkan di Desember
        1721-T disampaikan sekali di bulan Juli 2009 atau pada saat pertama ibu mempunyai kewajiban PPh Pasal 21.

        Terima Kasih. :)

      • Fitri berkata

        Pak,

        Kalo status karyawan berubah misal jun 2011 menikah, maka pada jan 2012 status berubah jadi kawin. ada yang harus dilampirkan tidak atau bisa langsung dirubah dibulan jan 2012

        Thanks

        =======Faisal======

        Tidak ada bu fitri tapi ibu minta saja fotokopi surat nikah atau Kartu Keluarga siapa tau ada pemeriksaan…

        Terima Kasih. :)

  91. Fitri berkata

    Ass Pak,

    Pak saya mohon penjelasan mengenai pph pasal 4 ayat 2 atas sewa bangunan.
    Contoh : PT. A menyewa rukan pada PT. B, PT. B mengeluarkan Invoice & PPn nya tgl 12-12-11. sedangkan sewa ruang utk 3 bln dr tgl 13-1-12 s/d 12-4-12
    1. Tgl berapa PT. A hrs potong pph psl 4 ayat 2 paling lambat dan disetor ke kas negara
    2. tgl berapa PT. A harus tulis di bukti potong
    3. tgl berapa PT. A harus lapor paling lambat

    =======Faisal=========

    Maaf bu Fitri tolong di posting ulang ke topik yang relevan…

    Terima Kasih. :)

  92. Fitri berkata

    Ass Pak Faisal,

    Pak Terima kasih sekali, blog bapak benar2 bermanfaat. Jangan bosan2 menjawab pertanyaannya ya pak. Terima kasih juga untuk quick respon-nya.
    Saya mau tanya lagi :
    Kalo Ada pegawai sudah lepas dari masa percobaan 3 bulan dan diangkat jadi pegawai tetap dan baru dibuat NPWP, apa nanti ada tagihan pajak untuk penghasilan 3 bln masa percobaan. Dan apa dikenakan tarif lebih tinggi karena belum memiliki NPWP

    Thanks

    =======Faisal========

    Selama belum memiliki NPWP tarif pemotongan PPh Pasal 21 lebih besar 20%

    Terima Kasih. :)

  93. M. Azhar berkata

    Salam kenal Pak Faisal…

    Nama Saya M. Azhar dari Makassar.. saya mau menanyakan, apakah Pajak Masa PPh-21 untuk bulan Desember 2011 pada pengisian e-SPT masa digabungkan dengan total pajak masa Januari s.d. Nopember atau apakah pajak masa Desember 2011 dihitung tersendiri dan Januari s.d. Nopember dihitung sendiri, kemudian digabungkan? makasih atas jawabannya..

    =======Faisal========

    Salam kenal juga pak azhar, loh kan perhitungan untuk Jan s.d. Nop seharusnya sudah dilakukan pada masing-masing bulan, untuk itu Desember merupakan total keseluruhan dari Jan s.d. Des.

    Terima Kasih. :)

  94. Haris Agustian berkata

    begini pak faisal .. bagaimana caranya saya menginput data payroll 21 ke SPT 1721 A1 tanpa harus menginputnya satu-persatu pak faisal .. soalnya data payroll 21 yang saya kerjakan itu cukup banyak pak faisal ??
    mohon bantuannya pak faisal ..
    terima kasih

    ======Faisal=======

    Ada kok pak haris di blog ini nama filenya impor 1721 A1.xls atau perhitungan PPh Pasal 21 2009.xls

    Terima Kasih. :)

  95. evy sriyanti berkata

    Malam Pak…
    Pak saya mau bertanya bila si A sdh mempunyai NPWP pribadi dan kemudian dia mendirikan perusahaan CV. X blan dan di CV. X dia menerima gaji tetap mulai bulan juni maka bagaiman saya menghitung A 1 dan juga PPh pasal 21 Desembernya. Gaji 1 bln Rp. 3.500.000. Apakah gajinya di kali 7 atau disetahunkan dulu baru dikurang by jabatan 5%. Setelah itu di kurang PTKP nya di hitung 1 tahun baru di kali 5%. Hasil PKP tsb apa saya bagi 12 kemudia kali 7 lagi?

  96. evy sriyanti berkata

    Maaf pak perusahaannya berdiri maret tp krn blm ada kegiatan ybst msh blm menerima gaji. trima kasih pak sebelumnya

    =======Faisal=======

    Saya jawab disini aja deh bu evy, gpp kan ? :) Untuk perhitungan PPh Pasal 21 masa Desember atau 1721 A1 maka yang diperhitungkan adalah penghasilan yang benar-benar diterima dari bulan Maret s.d. Desember 2011 atau dalam kasus bu evy adalah Rp 3.500.000,00 x 7 bulan, kemudian dikurangi biaya jabatan 5% dan iuran THT jika ada maka didapat penghasilan neto, atas penghasilan neto ini dirangi dengan PTKP si A maka di dapat hasilnya adalah Penghasilan Kena Pajak (PKP) dibulatkan ribuan ke bawah, maka jika nila PKP nilainya postif dikalikan dengan tarif sesuai pasal 17 UU PPH No. 36 tahun 2008, jika si A statusnya lajang maka PTKPnya adalah TK/0 = Rp 15.840.000,00 sehingga PKP-nya adalah Rp 7.435.000 dikalikan tarif terendah 5% maka PPh Pasal 21 terutang adalah Rp 371.750,00 jika PPh Pasal 21 yang dipotong dari bulan Juni s.d. Nopember 2011 jumlahnya adalah Rp 318.643,00 maka PPh Pasal 21 yang masih harus dibayar bulan Desember 2011 adalah Rp 53.107,00

    Terima Kasih. :)

    • Evy sriyanti berkata

      Trima kasih banyak pak penjelasannya saya tadinya salah dalam perhitungan
      gaji 3.500.000 X 12 = 42.000.000
      By tunjanga 5% 2.100.000
      Penghasilan netto 39.900.000
      PTKP K2 19.800.000
      PKP 20.100.000
      Tarif PPh 20.100.000 x 5% = 1.005.000/12 =83.750 x 7 = 586.250
      berarti saya salah pak dlm perhitungannya. Apa sebaiknya saya melakukan pembetulan Pak?

      em>=======Faisal========

      Iya bu evy, penghasilan yang disetahunkan dalam perhitunagn 1721 A1 hanya untuk pegawai/karyawan yang dimutasikan atau pindah ke perusahaan lain atau yang kewajiban pajak subyektifnya tidak genap setahun antara lain seperti pegawai asing yang masuk atau berhenti bekerja dipertengahan tahun.

      Terima Kasih. :)

      • Evy sriyanti berkata

        Trima kasih bnyak pak jawabannya sangat memuaskan.
        Pak satu lagi nih pak bila suatu badan usaha berbentuk cv dan punya npwp di daerah A dan cv tersebut bekerja di daerah C apa bisa kita melapor dan menyetor ke daerah C dan sebaliknya apa bisa kita melapor di daerah A? Trims sebelumnya pak…..

        =====Faisal=======

        PPh Pasal 21 adalah pajak lokasi maka sesauai ketentuan dan seharusnya dilaksanakan dilokasi dimana usaha tersbut dilakukan, untuk itu apabila di daerah C melakukan usaha maka sudah selayaknya dibuat cabang disana untuh diberikan NPWP cabang sehingga pelaporan dan penyetoran PPh Pasal 21 cabang dapat dilakukan.

        Terima Kasih. :)

  97. Molly berkata

    Ass…..
    pak, mu nanyak ne….?? stelah data di input ternyata ada beberapa data yg error..
    gimana ya caranya biar qta tau dimana kesalahan input tsb.
    terimakasih

    ======Faisal========

    Wass.. silahkan bu Molly…
    Data yang error atau salah input data nih bu Molly ? Kalau data error setau saya data tidak akan terekam, untuk yang meninput data akan muncul warning, misalnya salah NPWP maka muncul warning NPWP invalid dan bila input mengimpor data dari excel maka kesalahan pada file impor akan muncul di folder impor, foldernya ada di C:\Program Files\DJP\eSPT PPh 21-26

    Terima Kasih. :)

  98. Evy sriyanti berkata

    Ass… pak faisal
    maaf sebelumnya pak, yang saya tanyakan bukan pph 21 nya tp ppn nya apa harus dilaporkan di daerah C jg? atau saya bisa lapor di daerah A krn sebenarnya pekerjaan / proyek tersebut hanya sekali jalan saja. Dan bagaimana klu pekerjaan berkelanjutan ? Terimakasih sebelumnya pak….

    =======Faisal========

    Maaf bu evy, tetapi ibu memberikan pertanyaan ditulisan saya tentang PPh Pasal 21.. Tolong diposting ulang ke salah satu tulisan saya tentang PPN ibu..

    Terima Kasih. :)

    • Evy sriyanti berkata

      Ok pak makasih…

      ========Faisal============

      Sama-sama bu evy..

      Terima Kasih. :)

      • Evy sriyanti berkata

        Maaf Pak bisa kasih alamat blog Bapak untuk pertanyaan seputar ppn

        ========Faisal============

        Loh bu evy ketemu tulisan ini bagaimana caranya ? disidebar blog saya kan ada ketegori tulisan ibu klik aja PPN kemudian pilih salah satu tulisan misal tentang eSPT PPN atau Faktur Pajak.

        Terima Kasih. :)

  99. antee berkata

    Selamat pagi pak Faisal
    Saya mau menanyakan bagaimana pengisian SPT Tahunan untuk kondisi seperti ini pak :
    - Saya bekerja di suatu bumn pd jan-april dan mendapatkan form 1721-A1 dengan perhitungan penghasilan neto disetahunkan(ditambahkan penghasilan neto masa sebelumnya) dan terdapat pph ps 21 yg telah dipotong masa sebelumny
    - pd bln mei-des sy bkerja sbg pns mndapatkan form 1721-A2 dengan perhitungan peghasilan neto disetahunkan (sama dengan penghasilan neto mei-des) dan pph pasal 21 terutang = ((5%xpenghasilan neto disetahunkan)/ 12 bln) x lama bulan bekerja.
    setelah saya bertanya2 ada yg mengatakan untuk melaporkan SPT tahunanny dengan menjumlahkan penghasilan neto keduanya dan juga pphpasal 21 terutang-nya (sesuai dengan bukti ppotong). untuk perhitungan seperti ini tentu jika disatukan dalam satu SPT maka tidak berlaku untuk saya rumus pajak pph ps 21 terutang adl 5%xpenghasilan kena pajak. saya jg pernah membaca di internet bahwa pengisiap SPT dengan menjumlahkan penghasilan neto keduanya kemudian dihitung kembali dengan dikurangkan PTKP dan dikali 5%.
    terimakasih pak, semoga bpk bs membantu kebingungan saya.

    =======Faisal========

    Nah itulah masalahnya bu anti karena di form 1721 A2 tidak ada kolom penghasilan dari masa sebelumnya dan PPh Pasal 21 yang dipotong masa sebelumnya… Beda dengan 1721 A1 karena itu jika ibu anti pindah dari BUMN sati ke BUMN lain atau ke swasta tidak masalah karena cukup pada 1721A1 pemberi kerja kedua cukup dicatumkan penghasilan neto dan PPh Pasal 21 dari pemberi kerja sebelumnya.
    Sesuai ketentuan pada formulir 1770 S yang dicatumkan pada angka 1 SPT Induk 1770 S adalah jumlah penghasilan neto pada 1721 A1 dan pada 1721 A2 yakni angka 14 pada 1721 A1/1721 A2 kemudian dikurangi PTKP lalu dihitung ulang PPh terutangnya akhirnya dikurangi PPh Pasal 21 yang telah dipotong yakni angka 21 pada 1721 A1 ditambah angka 18 pada 1721 A2, maka jika hasilnya positif adalah PPh Kurang Bayar tetapi bila hasilnya negatif maka PPh Lebih Bayar dan bila tidak ada selisih maka PPh Nihil.

    Terima Kasih. :)

  100. Eni berkata

    Selamat sore Pak Faisal,

    Pak saya mau tanya,kalau karyawan yang belum punya npwp,perhitungan pph 21 kena pajaknya kena tarif 20% ya pak.

    tx Eni

    ========Faisal============

    Maksudnya kena tarif 20% lebih tinggi dari yang memiliki NPWP, misalnya tarif lapisan pertama 5% maka yang tidak memiliki NPWP dikenakan 6% karena 120% dari 5% adalah 6%, begitu seterusnya bu eni.

    Terima Kasih. :)

  101. Haryoko berkata

    Sore pak Faizal
    Sy lagi bingung pak,saya kerja dr bln juli 2011 dapat form 1721-A1 Penghasilan Neto 45,949,600
    dan pajak sudah dibayarkan 2,907,500.
    Waktu sy isi form 1770 S sy bingung karena setelah penghasilan neto – ptkp hasilnya lebih bayar
    mohon pencerahannya ya pak.
    trima kasih

    ======Faisal=======

    Bagi pegawai yang masuk dipertengahan tahun kecuali pegawai asing atau pindahan maka untuk penghitungan PPh Pasal 21 disesuaiakan dengan jumlah penghasilan yang diterima tanpa disetahunkan. Kalau begitu berapa nilai PPh terutang di 1721 A1 Bapak ? Karena nilai yang dipotong oleh pemberi kerja untuk pengisian di 1770 S adalah angka 21 pada 1721 A1

    Terima Kasih. :)

    • haryoko berkata

      nilai pph terutang 1721-A1(angka 21) 2,907,500,di angka 16 disetahunkan angka 19 disetahunkan
      21 dihitung 6 bln.dan di 1770S angka 1 sy masukkan omzet 6 bln di kurangi angka 7 jatuhnya lebih bayar pak

      ======Faisal========

      Bapak bukan pindahan dari kantor lain kan atau dari perusahaan lain ? Klu iya penghasilan bapak di 1721 A1 tidak perlu disetahunkan karena itu perhitungan bapak menjadi lebih bayar, silahkan konsultasikan dengan pemberi kerja/perusahaan tempat bapak bekerja. Tetapi jika pindahan maka seharusnya 1721 A1 yang bapak miliki ada dua..

      Terima Kasih. :)

  102. arlina berkata

    sore pak
    saya ingin bertanya,
    topik spt masa ini saya jadikan bahan skripsi saya pak, apakah cukup bagus? namu saya msih binggung mengenai kebijakan ini pak.
    toong dibantu, terimakasih


    =======Faisal======

    memilih topik SPT Masa tentu ibu arlina ada alasannya, menurut ibu sendiri bagaimana ?

    Terima Kasih. :)

  103. arlina berkata

    bisa dikasih contoh ga pak?


    =======Faisal======

    Coba tolong dipelajari dulu deh bu arlina… :)

    Terima Kasih. :)

  104. Evy sriyanti berkata

    Hehehe jadi malu maklum saya baru coba2 tp dulu sih pernah ketemu blog yg PPn cuma saya rada lupa Pak. Maaf ya Pak… Trimakasih


    =======Faisal======

    Gpp kan bu evy akhirnya ketemu juga…

    Terima Kasih. :)

  105. Setyo berkata

    Sore pak,
    Saya ingin menanyakan sebagai berikut :
    Ada karyawan resign di pertengahan tahun (misal bulan agustus). di bulan Oktober masih mendapatkan bonus. Itu berarti masuk ke bukti potong tidak final ya pak? (Bonus yang dibayarkan ke mantan pegawai – tarif pasal 17 progresif * Penghasilan Bruto). Apakah itu betul pak?

    Kemudian Bukti potong tersebut di pelaporan 1770S nya masuk ke mana pak ? apakah pajaknya dihitung ulang (digabung dengan 1721 A1) atau terpisah
    mohon pencerahannya, terima kasih


    =====Faisal=======

    Betul pak setyo, diberikan bukti potong tidak final dikenakan tarif progresif sesuaia pasal 17 UU PPh atas pemberian bonus ke mantan pegawai…
    Sama seperti 1721A1 masuk ke lampiran 1770 S-I bagian C, penghasilannya digabungkan dengan penghasilan neto 1721 A1 pada angka 1 dari 1770 S Induk

    Terima Kasih. :)

  106. setyo berkata

    Terima kasih atas penjelasannya pak Faisal.

    Berarti apabila penghasilan dari bukti potong tidak final tersebut digabung dengan penghasilan neto SPT 1721 A1 akan terjadi kurang bayar pajak pak? (Apabila di 1770Snya di recalculate ulang). Sementara perusahaan sudah memotong pajak ke karyawan atas bonus mantan pegawainya (apabila gross).
    Mungkin kalau rate A1 masih 5% dan Bukti potong tidak final masih 5% SPT 1770S akan NIHIL.
    Terima kasih pak

    ======Faisal=======

    Bener banget pak satyo SPT 1770 S-nya bisa jadi lebih bayar jika jumlah penghasilan neto dari 1721A1 ditambah penghasilan bruto menurut bukti potong dikurangi PTKP dikenakan lebih dari satu lapisan tarif sedangkan bila penjumlahnya dikurangi PTKP masih dikenakan tarif ternedah pasal 17 UU PPh maka tidak akan ada PPh Kurang Bayar atau SPT 1770 S Nihil.

    Terima Kasih. :)

  107. setyo berkata

    Jadi kalau ada pembayaran Bonus (net) atas mantan pegawai, padahal di A1 penghasilan netonya sudah melebihi 1 lapisan tarif, perlakuan di pajaknya sebaiknya gmn pak? diasumsikan semua penghasilan net (pajak ditanggung perusahaan). Jadi bingung saya pak he he

    Dengan kata lain bagaimana caranya agar perhitungan di SPT 1770Snya NIHIL. (karena sistem net, karyawan beranggapan tidak akan kurang bayar pajak, padahal SPT Tahunan OP karyawan yang melaporkan sendiri ke KPP.

    Mohon pencerahannya

    =======Faisal=========

    Kan kewajiban membuat 1721 A1 paling lambat satu bulan sejak pegawai yang bersangkutan berhenti pak setyo, kalau sudah dibuat kan diketahui yang bersangkutan dikenakan berapa lapisan.. dari sana PPh 21 bonus bisa dikenakan tarif tertinggi pada pengenaan 1721 A1 pegawai yang bersangkutan, tetapi saya tidak tahu hal tersebut diperkenanakan atau tidak.

    Terima Kasih. :)

  108. setyo berkata

    Terima kasih atas informasinya pak Faisal. Blok ini sangat berguna bagi saya. Thanks pak

    =======Faisal=======

    Sama-sama pak setyo, senanag dapat membantu… :)

    Terima Kasih. :)

  109. Nofriana Dwi Santoso berkata

    ASSALAMUALIKUM Pak Faisal, Sy Nofri Mahasiswa di kota Bandung yang sedang belajar perpajakan. Mau bertanya mengenai,
    Apa dampak dari perubahan SPT Tahunan PPh Pasal 21 menjadi SPT Masa PPh Pasal 21 dan hilangnya kode jenis setoran Tahunan PPh Pasal 21 menjadi Masa PPh Pasal 21??
    (mohon balasannya ya Pa, Terimakasih)

    =======Faisal=========

    Wa’alaikusalam warahmatullohi mas nofri..
    Sebenarnya hanya mengembalikan saja mas nofri ke falsafah PPh Pasal 21 merupakan kewajiban masa bukan tahunan karena sebenarnya PPh Pasal 21 terhutang pada masa pembayaran, sehingga meluruskan pemahaman sebagian wajib pajak yang menunda penyetoran PPh Pasal 21 pada spt tahunan pph pasal 21..
    Dampaknya bagi wajib pajak mempercepat batas waktu pembuatan 1721A1/A2 sebelumnya 3 bulan setelah berakhirnya tahun yakni 31 Maret tahun berikutnya maka dengan konsekuensi masuk ke PPh masa maka batas waktu penyampaian pelaporan tanggal 20 bulan berikutnya yakni 20 Januari. Di sisi fiskus mengurangi pembebanan penerimaan spt tahunan yang jatuh temponya 31 Maret tahun berikutnya. Bagaimana menurut mas nofri ?

    Terima Kasih. :)

  110. anggie berkata

    pak mau nanya pak,

    perusahaan kami baru berjalan, dan baru ada karyawan bulan Jan 2012, saya sudah lapor pajak tapi saya juga lupa melampirkan 1721 T, dan pada bulan Maret dan April ini ada karyawan baru, saya juga tidak melampirkan 1721 II, bagaimana yah pak?….

    ======Faisal========

    Silahkan asa lakukan pembetulan SPT Masa PPh Pasal 21 masa pajak Maret & April 2012 ibu anggie..

    Terima Kasih. :)

  111. mia berkata

    selamat malam mr.Faisal

    sebelumnya perkenalkan nama saya mia mahasiswa dari POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL mw nanya ap sih perbedaan antara pengisian SPT Masa PPh 21 bulan Desember dengan SPT Massa PPh 21 selain Bulan Desember

    =======Faisal======

    Mba mia, menurut saya sebenarnya SPT masa Desember PPh 21 menggantikan fungsi SPT Tahunan PPh Pasal 21, sehingga yang membedakan dengan masa-masa yang lainnya dalam pelaporannya hanya masa desember yang melampirkan 1721 I (daftar pemotongan pegawai tetap) dan 1721 A1 (Bukti pemotongan PPh Pasal 21 Pegawai Tetap dalam setahun/disetahunkan) bagi perusahaan swasta atau 1721 A2 bagi instansi pemerintah..

    Terima Kasih. :)

  112. winda berkata

    sore pak faisal..

    begini sebelumnya saya mau tanya untuk harta yang statusnya masih kredit (mis: rumah dan sepeda motor yg belum lunas)
    apa di masukan ke pelaporan spt tahunan wp pribadi apa tidak??
    sampai sekarang saya belum melaporkan spt saya karena masih bingung apa harta yang masih kredit dimasukkan ke pelaporan apa tidak.
    mohon penjelasannya pak.

    terima kasih.

    ======Faisal======

    Kan selain daftar harta di SPT Tahunan Orang Pribadi ada juga daftar kewajiban bu Winda, dengan demikian harta yang yang diperoleh dengan cara diangsur/dikredit memang harus dicantumkan.. Dengan dicantumkan nilai harta pada daftar harta dan nilai kredit pada daftar kewajiban maka dapat langsung diketahui bahwa harta yang ibu peroleh dengan cara diangsur/dikredit dan dengan demikian pelaporan spt tahunan orang pribadi ibu menjadi berimbang. Tetapi kalau ibu tidak laporkan pada saat masih kredit kemudian baru ibu laporkan pada saat lunas maka pada spt tahunan yang ibu laporkan mungkin saja bisa timbul pertanyaan ada pertambahan harta sementara tambahan penghasilan yang sesuai dengan penambahan harta tidak ada.

    Terima Kasih. :)

  113. ASS,LANGSUNG MAU TANYA PAK,,
    JIKA TIDAK BEKERJA LAGI DIPERUSAHAAN SWASTA,,AP HRS TETAP MEMBAYAR PAJAK ?

    =======Faisal=========

    Tidak dong ibu tyas, ibu masih bekerja aja klu penghasilan dibawah PTKP tidak perlu membayar pajak, namun demikian ibu ada kewajiban menyampaikan pelporan SPT Tahunan Orang Pribadi setiap setahun sekali.

    Terima Kasih. :)

  114. wahyu berkata

    maap bapak, mau tanya nich setelah semua data sudah masuk di espt kemudian saat lihat di bukti potong 1721-A1 hal 2 kok ptkp tidak muncul secara otomatis ya (masih nol)

    =======Faisal============

    Setting PTKP-nya sudah benar belum pak wahyu…

    Terima Kasih. :)

  115. fifit berkata

    dear bapak pajak..
    saya mau tanya untuk PPH Psl 21 masa desembe, kode akun pajak dan kode jenis setorannya berapa ya? apakah 411121 100 atau 411121 200. tqu yach

    ======Faisal========

    Maaf, nama saya faisal bu fifit.. Walaupun SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember pada dasarnya menggantikan fungsi SPT Tahunan PPh Pasal 21 sejak tahun pajak 2009 namun kan tetap merupakan kewajiban masa yakni PPh Pasal 21 masa Desember sehingga kode jenis setorannya adalah masa yakni 100 ibu..

    Terima Kasih. :)

  116. Suiz berkata

    Dear Sir,
    Mau nanya, kalo misal NPWP pemotong pajak dalam bukti potong psl 23 dicantumkan NPWP Pimpinan Perusahaan, yg seharusnya NPWP Perusahaan, apakah harus dilakukan pembetulan atau cukup koreksi atau tidak sama sekali, mohon infonya Sir, Terima kasih

    =======Faisal==========

    Maaf pak suiz tolong diposting ke materi yang sesuai… Paling tidak tentang PPh Pasal 23…

    Terima Kasih. :)

  117. andi berkata

    assalamu’alaikum wr wb…

    pak faisal saya mau tanya,
    saya sedikit bingung pak utk perhitungan dan pelaporan spt tahunan psl 21…
    1. apakah masa desember itu sudah merupakan sekaligus dengan spt tahunan pph psl 21
    2. atau di pisah…ssp dan laporan nya masing2, masa desember dan spt tahunannya untuk pph psl 21
    3. untuk lampiran 1721 A1 itu yang dilamirkan karyawan yg diatas pkp saja atau semuanya
    mohon pencerahannya pak…terimakasih banyak

    Wassalam…

    ======Faisal=======

    SPT Tahunan PPh Pasal 21 sejak tahun pajak 2009 sudah tidak ada lagi pak andi sehingga tidak ada lagi kode jenis setoran 200 untuk pembayaran PPh Pasal 21 tahunan. Yang dilampirkan cukup rekapitulasi 1721A1-nya saja pak yakni 1721 I

    Terima Kasih. :)

  118. harjo berkata

    Ass.Wrb , kami telah menyampaikan SPT masa pph 21 untuk bulan desember, pada saat penyampaian kami diminta melampirkan pada lampiran point h.) daftar biaya untuk wajib pajak yang tidak wajib menyampaiakan spt tahunan pph badan ( mohon penjelasan daftar yang bagaimana pak) tks

    ========Faisal=========

    Wa’alaikumsalam warahmatullohi pak hardjo…
    Daftar biaya diwajibkan dilampirkan di SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember bagi wajib pajak yang tidak mempunyai kewajiban SPT Tahunan PPh Badan seperti BUT, JO, dan Wajib Pajak Cabang. Daftar biaya adalah rekapitulasi pengeluaran yang dilakukan cabang selama setahaun, tidak ada bentuk standar namun bapak bisa mengacu seperti laporan keuangan cabang namun hanya laporan rugi laba untuk biaya-biaya saja..

    Terima Kasih. :)

  119. lya berkata

    Dear pak faisal
    Pak saya sudah melaporkan spt pph 21 massa des beserta lampiran 1721 I, apakah hanya kewajiban itu saja ya yang sgaya laporkan ke KPP, sya juga telah membuat 1721A1 pegawai dan dta pendukung lainnya yang diserahkan ke pegawai dan juga sebagai arsip perusahaan. Apakah pegawai kami tidak perlu menyampaikan spt tahunan wp op nya?


    =======Faisal========

    Sama saja seperti bulan-bulan sebelumnya bu lia, hanya saja ditambah lampiran 1721 I
    Sebagai Wajib Pajak orang pribadi bersastus karayawan tentu ada kewajiban pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi bu lia, untuk yang bersastus karyawan fomrulir SPT Tahunannya adalah 1770 S/1770 SS

    Terima Kasih. :)

  120. Nita berkata

    Selamat pagi pak Faisal, kemarin saya menginput data SSP PPh 21/26 tapi setelah saya setor, dan saya hitung lagi ternyata lebih bayar, kata orang pajak perlu di isi bagian no 23 dan 25b, tapi SSP kami tidak bisa menginput secara otomatis, padahal sudah kami enter2,tapi tetap bertahan di angka 0. Kata orang pajak juga, lebih bayar itu untuk bulan berikutnya, tapi kalo jumlahnya tidak sesuai dengan SSP PPh 21/26 bulan berikutnya bagaimana solusi selanjitnya?
    Terima kasih..

    =======Faisal========

    Kolom 23 adalah kelebihan bayar dari bulan-bulan sebelumnya bu nita, atas SSP yang telah ibu setorkan diinput dalam menu perekaman SSP maka otomatis nilai itu tercantum dalam angka 22b, sedangkan angkia 22 adalah sesuai dengan PPh Pasal 21 yang terutang sehingga apabila terjadi kesalahan setor seperti ini di SPT PPh Pasal 21 tidak dapat terlihat karena nilai kurang bayar ibu sesuai dengan PPh Pasal 21 terutang oleh karena itu apabila terjadi hal seperti ini (setelah dilakukan perhitungan kemudian dilakukan penyetoran namun belum dilaporkan setelah dicek ulang terdapat kesalahan hitung) maka solusinya adalah diajukan pemindahbukuan atas selisih setor tersebut bu nita.

    Terima Kasih. :)

  121. Jo Nee'Chan berkata

    Pak Faisal,
    saya mau tanya, gimana jika spt masa pajak bulan desember / tahunan yang saya laporkan salah,dan SSP yang saya telah laporkan kurang bayar…??

    =======Faisal========

    Buat SPT Pembetulannya pak lalu bayarkan kekurangnya…

    Terima Kasih. :)

  122. Cicit berkata

    Pak Faisal,
    mau nanya : ada karyawan kami yang bekerja januari s/d maret (3 bulan) lalu berhenti dan kembali bekerja lagi oktober s/d desember (3 bulan). jdi total kerja 6 bulan dalam setahun. bAgaimana cara penulisan masa kerjanya di spt 1721 a1 pak? krna yang disediakan hanya kolom masa panja bulan xxx sampai bulan xxx????
    terimakasih sebelumnya…


    =========Faisal===========

    Seharusnya ada dua 1721 A1 bu cicit, karena diatur paling lambat satu bulan sejak pegawai berhenti pemberi kerja wajib membuat dan memberikan 1721A1 kepada pegawai tersebut, sehingga 1721 A1 yang kedua adalah Oktober s.d. Desember 2012.

    Terima Kasih. :)

  123. Benq Dihqantama berkata

    pak faisal saya mau nanya nih,
    gmn cara nya input pensiun (normal dan tidak normal) di e-spt PPh 21 pak?
    masalahnya perusahaan sudah membayar, tapi saat pengisian e-spt utk pelaporan, masih bingung saya pak

    ======Faisal=======

    Normal dan tidak normal maksudnya bagaimana pak benq ?

    Terima Kasih. :)

  124. Nainggolan berkata

    Pagi pak,mw nanya? Saya pekerja kontrak jan s/d july. Setiap blny gaji saya dipotong pph 21 saya akan finis job akhir bln july. Apakah saya berhak meminta kembali pph 21 yg tlh dipotong dr gaji saya? Krn sy msh 7 bln krj. Trimakasih sebelumnya.

    =====Faisal===========

    Berhak jika berdasarkan perhitungan pak nainggolan memang lebih bayar, coba perhatikan bukti potong PPh Pasal 21 yang sudah bapak terima apakah bulanan atau sekali saja. Klu sekali saja maka perhatikan apakah memang lebih bayar maka klu lebih bayar bapak berhak memintanya ke perusahaan.

    Terima Kasih. :)

  125. adit berkata

    assalamualaikum,,,
    pa sy mau nanya,,, sy sudah melaporkan SPT bulan Juli untuk PPh 21,, ternyata di bulan juli tersebut ada data pegawai yakni pekerja lepas/kontrak yg belum sy setor & dimasukan di SPT juli,,,otomatiskan pa sy kurang bayar pada juli tersebut,, nah bagaimana solusi pembayaran & pelaporan untuk pekerja lepas/kontrak tersebut pa??


    ======Faisal========

    Pembetulan SPT PPh Pasal 21 masa Juli 2013 pak adit, dengan sebelumnya melakukan pembayaran PPh Pasal 21 atas kekurangannya..

    Terima Kasih. :)

  126. Hadi berkata

    assalamualaikum…
    Pak Faisal, saya mau tanya. Bila perhitungan PPh pasal 21 dihitung selain dengan rumusan 1 tahun, yaitu x dengan 12. Namun bila dihitung dengan menambahkan jumlah gaji dalam Januari s.d Desember 2013, apakah saya harus pakai yang x 12 saja. Karena secara perhitungan penyetoran PPh.21 akan berbeda.

    ========Faisal=======

    Berbeda bagaimana pak, tidak akan berbeda jika perhitungannya sudah sedah mengikuti ketentuan.. Atau boleh saya kasih contoh perhitungannya pak hadi..

    Terima Kasih. :)

  127. nisa berkata

    siang pak faisal,
    saya mau tanya,saya sudah bayar pph 21 masa Agustus 2013 dan PPh 25 masa agustus 2013,tp nilainya tertukar (jd pph 21 nya lebih bayar,pph 25 nya kurang bayar)tp saya belum melapor spt masa nya,yg saya mau tanya,saya tetap melapor dahulu yg bln Agustus baru pembetulan atau bisa sekaligus,dan apakah bisa di alihkan pph 21 jd untuk pph 25 dan sebaliknya.terima kasih

    =======Faisal=========

    Lapor saja dahulu ibu nisa agar terhindar dari pasal 7, kemudian ibu ajukan pbk terhadap yang kelebihan setor saja.. Bisa bu kalau memang terjadi kelebihan setor bukan kelebihan potong PPh Pasal 21..

    Terima Kasih. :)

  128. GIU HILARIUS berkata

    kalo karyawan penghasilan di bawah PTKP TIDAK melaporkan SPT, gimana bisa diketahui dan sangatlah tidak mungkin tidak diterbitkan STP dan bisa terjadi dan selalu terjadi akan diterbitkan STP……., oleh karena itu untuk menghindari dari sanksi tidak ada ruginya bila menyampaikan SPT. Sepanjang memiliki NPWP kewajiban pelaporan SPT diwajibkan


    ==========Faisal ==========

    Diketentuan perpajakan diatur seperti itu, bagi karyawan yang penghasilannya dibawah PTKP maka tidak diwajibkan menyampaikan SPT PPh Pasal 25 dan SPT Tahunan. Untuk mengetahuinya bapak bisa melihat 1721 A1 bapak Giu apakah di atas PTKP atau tidak dan hal ini akan terlihat di SPT PPh Pasal 21 pemberi kerja(perusahaan).

    Terima Kasih. :)

  129. Jannes berkata

    Siang Pa’ Faisal,
    Saya mau tanya dimana saya bisa dapatkan aplikasi Excel 1770S bapak yang terbaru (2013).
    Kebetulan untuk aplikasi yang tahun lalu yang bapak buat dilock., padahal sudah ada perubahan di PTKP untuk 2013.


    ==========Faisal ==========

    Ada kok di blog ini yang sudah diupdate PTKP-nya coba di buka kolom Download..

    Terima Kasih. :)

  130. Adit berkata

    Ass,, Pa faisal sy mw tanya,,, sy mw lapor SPT Pribadi tahunan sy,, namun oleh perusahaan di tempat sy bekerja sy tidak di kasih bukti form 1721-A1 alasannya karena sy belum pekerja tetap,, mereka hanya mengasih bukti potong PPh saja,, bolehkah sy melapor SPT tahunan sy dengan 1770ss + bukti potongnya saja pa?

    Terima kash

    =======Faisal========

    Boleh pak adit…

    Terima Kasih. :)

  131. black sarwo berkata

    Salam Kenal Pak Faisal.
    Saya ingin menginstall program pengisian Espt pph psl 21,akan tetapi mengalami kesulitan. Mungkin Bapak dapat memberi petunjuk tata cara pengisiannya . Terima kasih


    =======Faisal========

    Maaf, sebaiknya bapak sarwo ketemu langsung dengan ar bapak untuk diberikan petunjuk tentang pengggunaannya..

    Terima Kasih. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 773 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: