Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Asik Ada Barang Murah !

Posted by Faisal, S.Mn. pada 18 Januari 2012


Asik ada barang murah ! Wong ga ada PPN.. beli ah dari Batam.. Sip deh bisa untung besar nih.. hehehe.. Mungkin itulah yang terlitas dipikiran sebagian orang tentang Batam sejak pemberlakukan Free Trade Zone (Kawasan Bebas) di Batam, Bintan, dan Karimun.

Nah apa bener setelah pemberlakukan bebas PPN di Batam barang lebih murah ? Sebenarnya ada benarnya dan ada tidak benarnya. Benarnya betul barang di Batam tidak ada PPN namun hal itu berlaku sepanjang dimanfaatkan di Batam maka jika barang tersebut di keluarkan dari Batam ke daerah pabean lainnya misalnya Jakarta maka akan terutang PPN.

Lalu jika hal tersebut terutang PPN bagaimana mekanisme pelaksanaanya ? Siapa yang menyetorkan PPN-nya ? Kalau barang tersebut memang bebas PPN atau ada SKB PPN apakah juga perlu dilakukan penyetoran PPN juga ? Jawabannya tolong tanyakan ke rumput yang bergoyang… hehehe…

Tidak semua barang yang keluar dari Kawasan Bebas harus dibayarkan PPN-nya seperti untuk barang yang sementara akan dilkeluarkan dari kawasan bebas (misalnya untuk kebutuhan proyek), barang refill, dan barang bawaan penumpang yang nilainya tidak melebihi Rp 2,5juta, penyerahan barang yang tidak terutang PPN (Peraturan Pemerintah nomor 144 tahun 2000), dan barang yang dibebaskan menggunakan SKB PPN.

Lalu jika Barang tersebut memang Barang Kena Pajak (BKP) maka yang melakukan penyetoran adalah Pengusaha yang berada di Kawasan Bebas menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) dimana nama dan NPWP yang dicantumkan adalah Nama dan NPWP Pembeli sedangkan di kolom penyetornya dicantumkan nama dan NPWP Penjual, yang disetorkan ke bank persepsi atau kantor pos paling lambat pada saat barang akan dikeluarkan dari kawasan bebas. Nah SSP dan invoice inilah sebagai pengganti(dipersamakan) faktur pajak karena pengusaha di kawasan bebas tidak dapat menerbitkan faktur pajak. Namun ada yang perlu diingat hal ini berlaku jika Barang Kena Pajak yang di keluarkan dari Kawasan Bebas sebagian atau seluruhnya bukan berasal dari luar daerah pabean (luar negeri) yang dibuktikan dengan membuat surat pernyataan asal usul barang yang dibuat dalam 6(enam) rangkap.

Nah ada masalah baru nih kalau terutang nilai apa yang dipakai kalau penyerahannya ke kantor pusat/kantor cabang di luar kawasan bebas ? Untuk kasus ini nilai yang dipakai adalah nilai pasar wajar. Jadi ingat jika ada perusahaan yang mempunyai kantor pusat/kantor cabang di wilayah FTZ untuk pemusatannya pelaporan PPN-nya tidak dapat dilakukan karena pengusaha yang ada di kawasan FTZ bukan PKP.

Terakhir masalahnya jadi bagaimana kalau barang tersebut dari luar daerah pabean (luar negeri) sebagian atau seluruhnya ? Jika barang tersebut dari luar pabean(luar negeri) maka PPh Pasal 22 dan PPN wajib disetorkan. Lalu darimana menghitung PPh Pasal 22 dan PPN-nya, PPh Pasal 22 Impor dihitung berdasarkan tarif PPh Pasal 22 Impor (API atau tanpa API) yang berlaku dari nilai pabean saat barang tersebut masuk ke kawasan bebas oleh pengusaha di kawasan bebas, sedangkan PPN dihitung dari tarif PPN Impor dikalikan harga jual atau harga pasar wajar yang tetap disetorkan oleh pengusaha di kawasan bebas atas nama & NPWP pembeli dan mencatumkan nama & NPWP Penjual di kolom Penyetor. Penyetoran keduanya (PPh Pasal 22 dan PPN) paling lambat ketika barang akan di keluarkan dari kawasan bebas.

So Barang Murah hanya di Batam(Kawasan Bebas) maka jika barang itu dikeluarkan dari Batam (misalnya beli mobil di Batam pada saat sudah penerapan FTZ sekarang akan di keluarkan karena pindah tugas misalnya atau memang sengaja membeli barang dari Batam) maka jangan berharap harganya akan murah karena harga akan kembali normal. Kenapa begitu ? KarenaΒ  sebelumnya PPN/PPnBM-nya tidak dikenakan begitu akan dikeluarkan menjadi dikenakan begitu pun PPh Pasal 22 Impor dan PPN Impornya.

Akhirnya,Β  selamat menikmati barang murah hanya untuk orang (penduduk) Batam. ^_^

6 Tanggapan to “Asik Ada Barang Murah !”

  1. none_ichie said

    Thanks atas tanggapannya.

    =======Faisal=======

    Sama-sama bu Ichie..

    Terima Kaish.πŸ™‚

    • none_ichie said

      Pak Faisal,

      Apakah bisa diberikan contoh soalnya tentang perhitungan PPh 22 & PPN-nya (API atau tanpa API) jika barang berasal dari luar pabean?

      Terima kasih.

      ======Faisal=======

      Misalnya nilai impor dalam rupiah adalah Rp 40juta maka jika mempunyai API amaka PPh 22 impornya adalah Rp 2,5% x Rp 40juta = Rp 1juta sedangkan jika tanpa API maka PPh 22 Impornya adalah 7,5% x Rp 40juta = Rp 3juta bu none..

      Terima Kasih.πŸ™‚

      • none_ichie said

        Pak Faisal,

        Bgmn dgn perhitungan PPN-nya (Pengusaha d Batam sdh bukan PKP lagi scr jabatan)?
        Terima kasih.

        ======Faisal======

        SSP PPN yang disetorkan atas nama pembeli di luar daerah pabean bagi Pengusaha di Batam hanya dapat dibiayakan bu none, tidak ada mekanisme PPN biasa seperti pengusaha di daerah pabean lainnya.

        Terima Kasih.πŸ™‚

  2. Masfery said

    Pak Faisal,
    Kami perusahaan di Batam (tidak punya cabang di luar Batam) dan customer kami ada di luar Batam. Yang kami tanyakan adalah :
    1. Bagaimana mekasnisme kepabeanan jika customer kami tidak punya API ?
    2. Apakah PPJK bisa mengeluarkan faktur pajak ? Dan bagaimanakah mekanismenya jika kami atau customer kami menggunakan jasa PPJK dalam pengiriman ke luar Batam, misal : Jakarta, Surabaya, Palembang atau Makasar.

    Terimakasih.


    ======Faisal========

    Sepanjang barang lokal tidak masalah pak fery tetapi klu barang yang dijual barang impor kemungkinan tergantung pengusaha yang ada di batam ada API atau tidak.
    Sepanjang PPJK di Batam sama saja kedudukan dengan pengusaha di batam tidak dapat menerbitkan faktur pajak

    Terima Kasih.πŸ™‚

    • masfery said

      Terimakasih Pak Faizal,
      Tapi saya masih bingung Pak, begini maksud saya :
      1. Perusahaan kami punya API (issued di Batam), dan produk kami diproduksi di Batam dan sebagian besar raw materialnya dari luar. Saat kami akan kirim produk jadi kami keluar Batam (Jawa, Sumatra, Kalimntan atau Sulawesi), saat itulah pajak dikenakan terhadap produk kami.
      Nah yg jadi pertanyaan kami adalah jika pembeli kami yg ada di luar Batam itu tidak mempunyai API kemudian membeli produk kami dan harga produk sudah termasuk BM, PPn & PPh. Atas nama siapakah pajak tersebut harus kami tulis ? Kami sebagai pejualnya (eksportir yg ada di Batam) atau pembeli (importir yg ada di luar Batam) ?
      2. Apakah bisa PPJK yg Jakarta mengurus pengiriman dari Batam – Jakarta, maksud kami karena PPJK mempunyai API maka semua urusan dokumen importir atas nama PPJK ?

      Terimkasih

      ======Faisal========

      Pada dasarnya PPh Pasal 22 Impor yang ditagih pada saat barang akan dikeluarkan dari kawasan bebas adalah PPh Pasal 22 Impor yang terutang ketika barang tersebut masuk ke kawasan bebas dari luar daerah pabean, oleh karena itu menurut saya pengenaan PPh Pasal 22 impor tergantung pengusaha yang ada di Batam yang melakukan impor memiliki API atau tidak, namun memang pelunasannya ketika barang tersebut dikeluarkan dari kawasan bebas ke pabean lainnya PPh 22 Impor dilunasi dengan menggunakan SSPCP berikut bea masuknya atas nama pembeli yang ada di wilayah pabean lainnya (jakarta misalnya).
      Boleh tidaknya maaf saya belum tahu pasti mas fery, namun yang pasti PPh Pasal 22 Impor yang dibayarkan atas nama PPJK tidak dapat dikreditkan dalam SPT Tahunan Tahun yang bersangkutan oleh pembeli yang ada di jakarta atau wilayah pabean lainnya.

      Terima Kasih.πŸ™‚

      • Masfery said

        Terimakasih Pak Faisal atas penjelasannya.
        Jikalau saya masih bingung saya akan tanya lagi.

        ======Faisal========

        Sama-sama mas fery, silahkan…πŸ™‚

        Terima Kasih.πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: