Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Penyerahan ke WAPU

Posted by Faisal, S.Mn. pada 3 Mei 2012


Penyerahan ke WAPU (wajib pungut) unik dibanding ke penyerahan ke pihak lain dalam penerbitan faktur pajaknya karena penyarahan ke WAPU Bendaharawan Pemerintah apa pun transaksi kode transaksi pada nomor seri faktur pajak adalah 02 begitu pun  penyerahan ke WAPU lain selain bendaharawan pemerintah kode transaksinya adalah 03.

Sehingga dalam penerbitan faktur pajak penyerahan ke WAPU tidak mengenal kode transaksi 01, 04, 06, 07, 08, atau 09 sehingga apabila dilakukan penyerahan sebagai berikut:

  1. 01 untuk penyerahan PPN terutang yang dipungut sendiri
  2. 04 untuk penyerahan DPP dengan nilai lain
  3. 07 untuk penyerahan ke yang PPN-nya tidak dipungut
  4. 08 untuk penyerahan yang PPN-nya dibebaskan

jika penyerahan ke WAPU maka jika WAPU adalah bendaharawan pemerintah maka kodenya 02 dan jika ke WAPU selain bendaharawan pemerintah maka kodenya 03 bukan kode sebagaimana disebut di atas.

Dengan demikian yang membedakan faktur pajak-faktur pajak tersebut adalah fisik faktur pajaknya sendiri dalam hal penyerahan PPN-nya tidak dipungut atau dibebaskan maka ada stempel fasilitas tersebut dan jika penyerahan menggunakan DPP nilai lain terlihat dari uraian JKP yang diberikan.

4 Tanggapan to “Penyerahan ke WAPU”

  1. Ana said

    Trims infonya pak…


    =======Faisal======

    Sama-sama bu Ana..

    Terima Kasih.🙂

  2. eddy s said

    Yth. Pak Faisal
    Dh,
    terkait dengan peraturan no. 85/PMK.03/2012 tentang BUMN sebagai Pemungut PPN & PPnBM ada beberapa point yang kami belum jelas antara lain :
    1. Pasal 5 ayat 1: BUMN tidak mungut PPN & PPnBM
    a : Pembayaran yg jumlahnya paling banyak Rp 10 juta, yang terutang dan tidak merupakan pembayaran yang terpecah-pecah .
    Pertanyaan : Apakah transaksi kurang dari 10 jt, tapi nilainya terpecah-pecah perlu dilampiri ssp ?
    2. Pada lampiran 85/PMK.03/2012 point II.5
    Faktur pajak dibuat rangkap 3 antara lain untuk BUMN untuk Rekanan, lampiran SPT bagi pemungut Pertanyaan : Siapakah yang menandatangani faktur tersebut apakah rekanan ataukah BUMN karena terkait point II.7 ?
    3. Laporan SPT masa PPN untuk rekanan apakah berbeda formulirnya dan bagaimanakah pelaporannya karena normalnya rekanan membuat faktur dan ditandatangani masa itu juga disetor & dilapor tapi dengan adanya PMK ini pada lampiran II point 7 : BUMN yg melakukan pemungutan harus membubuhi cap ” Disetor Tanggal……” dan menandatangani faktur pajak, berarti rekanan melaporkannya menunggu dari BUMN bukannya begitu Pak Faisal ??

    Sekian terima kasih sebelumnya atas penjelasan dari pak Faisal

    ======Faisal=========

    Ketentuan ini untuk wajib pajak WAPU-nya pak eddy..
    1. Untuk PPn nilainya dibawah 10juta PPN-nya tidak dipungut oleh WAPU tetapi berlaku mekanisme PPN biasa yakni PPN dipungut oleh penjual atau pemberi jasa. Seperti penyerahan ke PKP biasa pak eddy, kan tidak perlu dilampirkan SSP pada penerbitan faktur pajaknya…
    2. Kondisi tersebut dalam hal PPN dipungut oleh WAPU maka Faktur Pajak yang dibuat dan ditandatangani oleh Penjual atau Pemberi Jasa dibuat rangkap 3 dengan kode transaksi pada nomor seri faktur pajak adalah 03
    3. Wajib Pajak WAPU mempunyai dua kewajiban SPT PPN yakni sebagai PKP biasa SPT PPN 1111 dan sebagai WAPU SPT PPN 1107 PUT sehingga tidak ada kaitannya dengan pelaporan SPT PPN 1111 rekanan WAPU(dalam kasus ini pak eddy)

    Terima Kasih.🙂

  3. gita said

    bedanya kode transaksi no 03 dengan no 06 itu apa yah pak? terimakasih

    =========Faisal=========

    Berbeda jauh ibu, 03 untuk transaksi ke WAPU selain bendharawan pemerintah sedangkan 06 untuk transaksi khusus antara lain seperti penyerahan JKP bidang pertambangan, penyerahan hasil tembakau, dan penyerahan ke turis asing..

    Terima Kasih.🙂

  4. hendra said

    Dear Pak Faisal,

    untuk kode faktur 030 ini berdasarkan nilai invoice atau nilai kontrak?
    Terima kasih

    =======Faisal========

    Berdasarkan invoice pak hendra dan bukan nilai yang sengaja dipecah-pecah..

    Terima Kasih.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: