Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Archive for the ‘PPN/PPnBM’ Category

Tulisan tentang PPN/PPnBM

Catatan Kecil Pesangon/Pensiun dan PPN Pasal 16D

Posted by Faisal, S.Mn. pada 29 November 2016

UANG PESANGON ATAU UANG PENSIUN SEKALIGUS?

Uang Pesangon bisa dibayarkan langsung oleh pemberi kerja atau pengelola dana pesangon tenaga kerja sedangkan uang pensiun tidak dapat dapat dibayarkan langsung oleh pemberi kerja tetapi oleh pengelola dana pensiun tenaga kerja atau dana pensiun lembaga keuangan karena keikutsertaan pegawai yang bersangkutan;

Pengelola dana pensiun tenaga kerja atau dana pensiun lembaga keuangan dalam pendiriannya harus disahkan oleh Menteri Keuangan.

Oleh karena jika dalam bukti pemotongan PPh Pasal 21 yang tercantum sebagai pemotong adalah nama pemberi kerja (perusahaan dimana pegawai yang bersangkutan bekerja)  maka yang dibayarkan adalah uang pesangon;

Ada perbedaan tarif bagi yang menerima uang pesangon dan/atau uang pensiun jika yang diterima pegawai yang bersangkutan lebih dari Rp 100juta yang dalam pembayarannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap namun tidak lebih dari 2(dua) tahun, untuk pesangon jika pembayarannya di atas 100juta namun tidak lebih dari 500juta tarif PPh Pasal 21 adalah 15%  dan jika di atas 500juta maka tarifnya adalah 25% sedangkan jika uang pensiun tarifnya tetap sama yakni 5%.

 

PPN ATAS AKTIVA YANG TUJUAN SEMULA TIDAK DIPERJUAL BELIKAN (PASAL 16D UU PPN) BAYAR SENDIRI (SEPERTI PPN KMS) ATAU PK DIPERHITUNGKAN DENGAN PM?

Pada awalnya PPN Pasal 16D mekanisme pelunasannya memang dengan cara penyetoran sendiri (self imposition method) seperti PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri dan PPN atas Pemanfaataan Jasa/BKP Tidak Berwujud dari Luar Daerah Pabean tetapi mulai 01 Januari 2007  menggunakan pengkreditan pajak masukan terhadap pajak keluaran(indirect subtraction method), jadi cukup dengan menerbitkan faktur pajak dengan kode transanksi pada nomor seri faktur pajaknya adalah 09.

Memang pada kode akun pajak dan kode jenis setoran pada SSP terdapat KAP 411211  dan KJS 104 yang uraian adalah untuk pembayaran PPN Pasal 16D atas penjualan aktiva yang tujuan semula tidak untuk diperjual belikan  yang mungkin belum disesuaikan dengan ketentuan yang sudah berubah namun kode pembayaran ini dapat juga digunakan untuk pembayaran PPN atas Pengalihan aktiva dalam rangka restrukturisasi usaha.

Posted in PPh Pasal 21/26, PPN/PPnBM, Xtra | Leave a Comment »

Update e-faktur versi 4.46

Posted by Faisal, S.Mn. pada 8 Maret 2016

e-fakturBagi Bapak/Ibu yang setelah menjalankan update aplikasi secara otomatis aplikasi tidak berjalan dapat menjalankan langkah update manual sebagai berikut:

  1. Download aplikasi e-faktur versi 46 sesuai Operating System komputer Bapak/Ibu masing-masing di website e-faktur atau mintakan softkopi dari KPP terdekat dari lokasi, aplikasi ini kapasitasnya cukup besar yaitu 100MB (kecepatan download tergantung dari kecepatan download dari koneksi internet Bapak/Ibu dan juga banyak atau tidaknya yang mendownload pada waktu bersamaan);
  2. Extract file tersebut (jika sudah diextract tentu tidak perlu lagi) kemudian kopikan folder database dan sertifikat dari folder e-faktur yang lama lalu pastekan posisinya sesuai dengan folder e-faktur yang lama ke folder e-faktur yang baru;
  3. Pertama jalankan aplikasi ETaxInvoiceUpd.exe (berfungsi untuk menyamakan versi database ke versi aplikasi e-faktur yang baru) setelah selesai baru jalankan aplikasinya..

Semoga berhasil… ^_^

Posted in PPN/PPnBM | 1 Comment »

Registrasi Cabang di eFaktur

Posted by Faisal, S.Mn. pada 27 Juli 2015

Permasalahan ini tidak muncul jika yang mencetak faktur adalah PKP Pusat, nah jika PKP Cabang ingin mencetak faktur sendiri maka diperlukan sertifikat cabang, kode aktivasi, password, dan passpharase cabang, untuk mendapatkan hal itu lakukan langkah berikut:

  1. PKP Pusat login di https://efaktur.pajak.go.id/login masuk ke menu Administrasi Cabang, tampilkan apabila data cabang telah diinput atau tambah jika data cabang belum diinput. Adm Cabang
  2. Penambahan data cabang dengan menginput NPWP Cabang, Nomor dan tanggal SK Pemusatan PPN, email cabang (boleh sama dengan email pusat), dan password (password baru sesuai keinginan cabang);Tambah CabangTambah Cabang 2
  3. Tampilkan data cabang maka akan muncul data seluruh cabang, yang tiap-tiap cabang berisi data NPWP Cabang, SK dan tanggal Pemusatan PPN, email, Kode Aktivasi Cabang, Status Aktivasi, Ubah, dan Sertifikat Digital Cabang;Data Cabang
  4. Klik Buat Kode Aktivasi pada pada kolom Kd Aktivasi eFaktur Desktop dari cabang yang ingin dibuatkan sertifikat digitalnya;
  5. Pada Kolom Sertifikat Digital klik Permohonan maka akan diminta memberikan passpharase cabang (sesuai keinginan cabang) maka kolom Sertifikat statusnya menjadi Dalam Proses, segera hubungi KPP untuk dimintakan approval secara sistem maka kolom sertifikat statusnya berubah menjadi Unduh;Sertifikat CommentDetail SertifikatSertifikat Selesai
  6. Untuk registrasi cabang sama seperti registrasi PKP Pusat, yaitu jalankan aplikasi eFaktur kemudian masukan NPWP Cabang, Sertifikat Cabang, dan Kode Aktivasi Cabang lalu ketikan passpharase cabang terakhir masukan captcha dan password PKP Cabang.

Posted in eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, PPN/PPnBM | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »