Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

Posts Tagged ‘eSPT’

Pembetulan SPT Masa PPN Lebih Bayar

Posted by Faisal, S.Mn. pada 24 Januari 2018

Pembetulan SPT Masa PPN sebenarnya ada tiga kondisi, hal ini dilihat dari kondisi SPT Normalnya apakah Kurang Bayar, Lebih Bayar atau Nihil tetapi dari kondisi ketiga tersebut yang sedikit berbeda adalah ketika posisi awal SPT PPN-nya adalah lebih bayar. Hal ini karena menyangkut ada nilai lebih bayar yang sudah terlanjur dikompensasikan ke masa pajak berikutnya.  Lalu bagaimana ketentuan perpajakan mengatur menyangkut pembetulan SPT Masa PPN ini?

Ok, mari kita bahas. Pembetulan SPT Masa PPN Lebih Bayar punya juga 4(empat) kemungkinan, yaitu:

  1. Lebih Bayarnya menjadi lebih besar;
  2. Lebih Bayarnya menjadi lebih kecil;
  3. Lebih Bayarnya menjadi nihil;
  4. Lebih Bayarnya menjadi kurang bayar.

Lalu bagaimana perlakuannya?

  1. Lebih bayarnya menjadi lebih besar, jika masa pajak berikutnya belum dilaporkan maka nilai lebih bayar kompensasi ke masa pajak berikutnya sesuai kondisi yang terakhir namun jika masa pajak berikutnya sudah terlanjur dilaporkan maka selisih lebih bayar yang lebih besar tersebut nilai lebih bayarnya dikompensasikan ke masa pajak berjalan;
  2. Lebih bayarnya menjadi lebih kecil, jika masa pajak berikutnya belum dilaporkan maka nilai lebih bayar kompensasi ke masa pajak berikutnya sesuai kondisi yang terakhir namun jika masa pajak berikutnya sudah terlanjur dilaporkan maka ada dua pilihan yang dapat dilakukan Wajib Pajak.  Pilihan pertama, Wajib Pajak membayarkan kurang bayar yang diakibatkan lebih bayarnya menjadi lebih kecil sehingga tidak perlu melakukan pembetulan masa pajak berikutnya, sedangkan pilihan kedua, tidak perlu membayarkan kurang bayar yang diakibatkan lebih bayarnya menjadi lebih kecil tetapi harus melakukan pembetulan masa pajak berikutnya sampai masa pajak terakhir yang sudah dilaporkan;
  3. Lebih bayarnya menjadi nihil, jika masa pajak berikutnya belum dilaporkan maka tidak ada lagi lebih bayar yang dapat dikompensasikan namun jika masa pajak berikutnya sudah terlanjur dilaporkan maka kurang bayar yang diakibatkan lebih bayarnya menjadi tidak ada(nihil) harus dibayarkan oleh Wajib Pajak;
  4. Lebih Bayarnya menjadi kurang bayar, jika masa pajak berikutnya belum dilaporkan maka tidak ada lagi lebih bayar yang dapat dikompensasikan namun jika masa pajak berikutnya sudah terlanjur dilaporkan maka kurang bayar yang diakibatkan lebih bayarnya menjadi tidak ada(nihil) harus dibayarkan oleh Wajib Pajak sehingga kurang bayar Wajib Pajak adalah kurang bayar SPT ditambah kurang bayar yang diakibatkan lebih bayarnya menjadi tidak ada(nihil).

Dengan demikian kesimpulannya, option (pilihan) membayar atau membetulkan masa pajak berikutnya hanya ada di pembetulan SPT Masa PPN Lebih Bayar yang mengakibatkan Lebih Bayarnya menjadi lebih kecil dan masa pajak berikutnya sudah terlanjur dilaporkan, sedangkan kondisi lain tidak ada.

Nah sudah clear belum? Apakah perlu diberikan contohnya? ^_^

Iklan

Posted in eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration, PPN/PPnBM | Dengan kaitkata: , | 2 Comments »

SPT Masa PPN, Masa Penerbitan FP atau Masa PPN Terutang??

Posted by Faisal, S.Mn. pada 25 Juni 2014

SPT PPNAwalnya saya berpikir masa pelaporan dalam SPT Masa PPN (selain WAPU) adalah sesuai masa PPN/PPnBM terutang bukan masa penerbitan faktur pajak. Hal ini sebenarnya tidak masalah sih, sepanjang Pengusaha Kena Pajak(PKP) tepat waktu pada penerbitan faktur pajaknya yakni faktur pajak diterbitkan pada saat terutang.  Lalu apakah dimungkinkan faktur pajak diterbitkan tidak pada saat terutangnya?

Menurut Anda bagaimana? Jawabnya tentu saja mungkin, yaitu ketika PKP tidak menerbitkan faktur pajak pada saat terutangnya. Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi? Banyak kemungkinan hal itu terjadi, misalnya PKP lupa menerbitkan faktur pajak, PKP tidak tau bahwa atas penyerahan tersebut terutang PPN sehingga harus diterbitkan faktur pajak, PKP tidak menyadari atas transaksinya wajib dibuatkan faktur pajak, atau atas penyerahan tersebut tidak dilaporkan dalam SPT Masa PPN.

STOP.. sebelum dilanjut, sebenarnya perlu tidak sih atau penting ga sih membahas permasalahan ini? Menurut saya penting karena ada beberapa permasalahan di sana.  Pertama, UU PPN terakhir nomor 42 Tahun 2009 mengatur bahwa faktur pajak yang dilaporkan bukan pada masanya akan dikenakan sanksi denda 2% dari DPP sesuai Pasal 14 ayat (4) UU KUP.  Kedua, PKP yang menerbitkan faktur pajak tidak pada saat terutangnya akan dikenakan sanksi yang sama hal ini bisa dilihat indikasinya dari tidak equalnya PPN dengan PPh dan agar menghindarkan PKP menambah kesalahannya sehingga ketentuan faktur pajak yang saat ini berlaku (PER-24/PJ/2012 s.t.d. PER-08/PJ/2013) tidak lagi memungkinkan untuk membuat faktur pajak dengan tanggal mundur.

Ok, kita kembali ke topik di atas.. So, sebenarnya pelaporan SPT Masa PPN adalah sesuai masa penerbitan faktur pajak atau masa PPN terutang? Menurut saya adalah sesuai masa penerbitan faktur pajak, hal ini saya pahami setelah menerima masukan dan memahami kembali petunjuk pengisian spt bahwa, apa yang dilaporkan PKP dalam SPT Masa PPN sebagai Pajak Keluaran adalah sesuai dengan faktur pajak atau dokumen yang dipersamakan dengan faktur pajak yang diterbitkan dalam bulan/masa yang bersangkutan.   Dengan demikian apabila misalnya pelaporan SPT Masa PPN/PPnBM masa pajak April 2014 maka yang dilaporkan sebagai pajak keluarannya adalah faktur pajak atau dokumen yang dipersamakan dengan faktur pajak yang diterbitkan pada bulan April 2014. Namun demikian perlu diingat, hal ini tidak berlaku untuk pelaporan faktur pajak pengganti karena faktur pajak secara khusus diatur dilaporkan sesuai dengan masa pelaporan faktur pajak yang diganti.

Posted in PPN/PPnBM | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Install eSPT di OS Windows 8 dan Sistem 64Bit

Posted by Faisal, S.Mn. pada 13 September 2013

Bapak/Ibu mungkin ada yang bermasalah ketika melakukan installasi eSPT pada Windows 8  dan komputer yang menggunakan sistem 64. Pertama yang kita bahas adalah ketika sitem komputer kita menggunakan sistem 64 bit ketika melakukan installasi eSPT tidak bisa membuat setting ODBC secara otomatis hal itu dilakukan dengan cara melakukan setting ODBC secara manual. Kalau begitu bagaimana caranya ?

Aplikasi eSPT menurut saya dibangun dari sistem 32bit (sitem 64 bit lebih tinggi) maka agar eSPT kompatible dengan sistem 64 bit maka dilakukan penyesuaian ODBC diaplikasi 32bit, pada sistem 32 bit aplikasi odbc ada di folder C:/windows/system32/odbcad32.exe namun di komputer dengan system 64bit odbc ada di C:\Windows\SysWOW64\odbcad32.exe untuk menjalankan file ini ada dua cara, yaitu :

  1. Search file odbcad32.exe lalu klik kanan pilih open (atau klik dua kali), atau
  2. ketikan pada menu Run “C:\Windows\SysWOW64\odbcad32.exe” (ketikan tanpa tanda kutif)

lalu akan muncul kotak dialog seperti biasa seperti gambar dibawah, lalu lakukan setting ODBC secara manual..

ODBC

Lalu bagaimana apakah eSPT kompetibel dengan Windows 8, eSPT memerlukan Net Framework 3.5 sedangkan di Windows 8 feature ini belum diaktifkan, hal ini bisa dicek masuk ke menu control panel lalu pilih menu Program and Features seperti gambar dibawah lalu klik Turn Windows Features..

Control Panel

maka akan muncul kotak dialog seperti ini, terlihat Net Framework 3.5 belum diceklist..

Net Framework 35

Untuk itu untuk dapat melakukan installasi eSPT terutama untuk eSPT PPN 1111 maka langkah yang pertama lakukan dahulu proses aktivasi Net Framework 3.5, cara yang ditempuh ada dua cara, yaitu :

  1. Apabila kita mempunyai CD Windows 8 atas komputer kita entah itu PC atau laptop maka masukan CD tersebut ke CD Room lalu search file cdm.exe jalan dengan klik kanan pilih run as administrator kemudian akan muncul c prompt. Pada C Prompt ini ketikan “dism /online /Enable-Feature /FeatureName:NetFX3 /All /Source:E:\Sources\SxS /LimitAccess” (tanpa tanda kutip) tunggu sampai prosesnya selesai lalu exit. Asumsi jika CD Room berada di drive E
  2. Cara kedua jika kita tidak mempunyai CD Windows 8, kita dapat mengunjungi situs resmi microsoft lalu ke download centrenya cari file Net Framework 3.5 yang dilakukan installasi secara offline (kapasitas file sekitar 255 MB) atau klik di sini lalu download sampe selesai setelah selesai lakukan installasi.

setelah Net Framework 3.5 diaktifkan maka installasi eSPT PPN 1111 dapat dilakukan.

Silahkan mencoba, semoga berhasil…  ^_^

Posted in eSPT, e-Filing, eNPWP, dan e-Registration | Dengan kaitkata: , , , | 4 Comments »